SRAGEN – Mayat pria ditemukan di tepi Jalan Raya Tanon-Sumberlawang, tepatnya depan cucian motor di Dukuh Waringinrejo, Desa Mojopuro, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Senin (8/6/2026) pagi. Korban dalam kondisi mengalami luka serius pada bagian kepala dan tubuh.
Polisi menduga korban merupakan korban tabrak lari kecelakaan lalu lintas. Identitas korban diketahui berinisial P (61), warga Desa Jati, Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen. Saat ditemukan, korban tergeletak dalam posisi tengkurap di pinggir jalan.
“Kami menerima laporan adanya warga yang ditemukan meninggal dunia di tepi Jalan Raya Tanon-Sumberlawang. Saat ini tim masih melakukan penyelidikan secara intensif untuk mengungkap penyebab pasti kejadian dan mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat,” kata Kapolres Sragen, AKBP Dewiana.
Usai menerima laporan dari masyarakat, lanjutnya, jajaran Polsek Sumberlawang bersama Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen dan Tim Inafis langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan barang bukti.
Peristiwa pertama kali diketahui sekitar pukul 05.30 WIB. Seorang warga yang sedang bekerja membantu menyeberangkan pengguna jalan mendapat informasi dari pengendara yang melintas bahwa ada seseorang tergeletak di pinggir jalan sekitar 300 meter dari lokasi dirinya berada.
Setelah mendatangi lokasi, saksi mendapati korban dalam kondisi tidak bergerak dan diduga telah meninggal dunia. Temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Sumberlawang yang segera mengirimkan petugas ke lokasi kejadian.
Dari hasil olah TKP awal, petugas menemukan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kecelakaan, yakni patahan spion kiri kendaraan bermotor dengan cover berwarna chrome serta sepasang sandal hitam yang diduga milik korban.
Sementara dari hasil pemeriksaan medis, menunjukkan korban mengalami sejumlah luka berat yang mengarah pada benturan keras, di antaranya terdapat lekukan pada kepala bagian kiri yang mengindikasikan fraktur, memar pada mata kiri, pendarahan dari hidung, luka lecet pada tangan kiri, hematoma pada kepala, dugaan patah tulang leher bagian belakang, serta luka lecet pada kaki kanan.
“Temuan barang bukti di lokasi dan kondisi korban mengarah pada dugaan kecelakaan lalu lintas. Namun demikian, seluruh kemungkinan masih kami dalami melalui proses penyelidikan,” lanjut Kapolres.
Hingga kini polisi masih melakukan penyisiran rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur Tanon-Sumberlawang guna mengidentifikasi kendaraan yang diduga menabrak korban sebelum melarikan diri.
Kasus ini kini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen. Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi terkait kejadian tersebut atau melihat kendaraan dengan kerusakan pada bagian spion kiri untuk segera melapor kepada kepolisian.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan serta tanggung jawab saat berkendara. Polisi menegaskan akan mengusut tuntas kasus tersebut guna memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.
SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai penyejuk (cooling…
SOLO - Di tengah derasnya arus tren beauty digital dan promosi kosmetik di media sosial,…
SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kabupaten/kota segera memetakan potensi ekonomi kreatif…
SOLO - Polri menghadirkan kemudahan dalam proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai upaya meningkatkan…
SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan East China Normal University…
SEMARANG — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah mempertemukan 111 produsen dan 99 offtaker…
This website uses cookies.