Minggu, 20 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

OJK dan UNS Kolaborasi Bekali Mahasiswa Pemahaman Investasi Digital yang Legal dan Logis

Indospektrum by Indospektrum
11 Mei 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter

SOLO – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menggelar kegiatan Digital Financial Literacy, Senin (11/5/2026). Acara yang berlangsung di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, bertajuk “Financial Glow Up: Kenalan Kripto, Tokenisasi, dan Masa Depan Investasi Digital”.

Kegiatan ini menjadi bentuk sinergi antara regulator dan perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi keuangan digital di kalangan generasi muda.

Hadir dalam kesempatan tersebut, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si.; Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital Dan Aset Kripto Merangkap Anggota Dewan Komisioner OJK RI, Dr. Adi Budiarso, FCPA; Kepala OJK Solo, Muhammad Mufid serta jajaran pimpinan OJK lainnya.

Hadir empat nara sumber dalam kesempatan tersebut, yaitu Sekretaris Jenderal Asosiasi Blockchain Indonesia, William Sutanto; Kepala Grup Inovasi Keuangan Digital, Ludy Arlianto; Certified Financial Planner, Melvin Mumpuni; dan Kepala Center For Fintech And Banking UNS, Putra Pamungkas.

Kepala OJK Solo, Muhammad Mufid menyampaikan apresiasi kepada UNS atas kolaborasi penyelenggaraan kegiatan Digital Financial Literacy. Kegiatan ini dinilai penting untuk meningkatkan pemahaman generasi muda terhadap perkembangan keuangan digital dan aset kripto.

Mufid menjelaskan, pertumbuhan investor aset digital di Indonesia juga meningkat sangat cepat. Mayoritas investor tersebut berasal dari generasi muda, khususnya Gen Z, yang kini menjadi kelompok dominan dalam penggunaan layanan keuangan digital. Hanya saja peningkatan inklusi keuangan belum sepenuhnya diimbangi dengan tingkat literasi masyarakat. Masih banyak masyarakat yang telah menggunakan layanan keuangan, tetapi belum memahami risiko dan pengelolaannya secara bijak.

“Kondisi ini menjadi perhatian serius karena banyak masyarakat terjebak investasi ilegal akibat kurangnya pemahaman. Bahkan kalangan terdidik pun masih ada yang menjadi korban penipuan investasi,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa literasi keuangan bukan sekadar memahami istilah finansial, tetapi mencakup pengetahuan, keyakinan, dan kemampuan mengambil keputusan keuangan yang tepat demi meningkatkan kesejahteraan finansial.

Terkait aset kripto dan investasi digital, ia mengingatkan mahasiswa agar memahami karakteristik, risiko, dan legalitas setiap instrumen investasi. Prinsip “2L”, yakni legal dan logis, disebut penting untuk menjadi dasar sebelum memutuskan berinvestasi.

“Jangan mudah tergiur keuntungan besar tanpa memahami risikonya. Pastikan legalitasnya jelas dan imbal hasil yang ditawarkan masuk akal,” pesannya.

Ia berharap mahasiswa tidak hanya menjadi pengguna layanan keuangan digital, tetapi juga mampu berperan sebagai agen perubahan yang menyebarkan pemahaman literasi keuangan kepada masyarakat luas.

Sementara itu, Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada OJK atas kepercayaan dan kerja sama yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Kolaborasi ini merupakan bentuk nyata sinergi antara regulator dan perguruan tinggi dalam membangun generasi muda yang tidak hanya melek teknologi, tetapi juga memiliki literasi dan tanggung jawab dalam pengelolaan keuangan digital.

Banyak anak muda tergoda untuk segera ikut berinvestasi hanya karena melihat tren di media sosial, testimoni influencer, atau euforia keuntungan instan, tanpa memahami secara utuh karakteristik produk, risiko, legalitas platform, maupun prinsip kehati-hatian dalam pengambilan keputusan keuangan.

Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan OJK tahun 2025 menunjukkan bahwa tingkat inklusi keuangan masyarakat sudah mencapai 80,51 persen, namun tingkat literasinya masih 66,46 persen. Artinya, masih banyak masyarakat yang sudah menggunakan layanan keuangan digital tetapi belum sepenuhnya memahami risiko dan cara penggunaannya secara bijak.

“Karena itu, literasi keuangan digital menjadi sangat penting. Mahasiswa tidak cukup hanya memahami cara membeli aset digital, tetapi juga harus memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami manajemen risiko, serta mampu membedakan antara peluang yang sehat dan spekulasi yang berbahaya,” terang Prof. Hartono.

UNS sendiri terus berupaya memperkuat pemahaman mahasiswa terkait pengelolaan keuangan yang bijak melalui pengembangan pembelajaran personal financial planning di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Upaya tersebut dilakukan untuk membangun kesadaran finansial sejak dini agar mahasiswa tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang dalam mengambil keputusan finansial.

Melalui forum Digital Financial Literacy ini, UNS berharap mahasiswa dapat menjadi generasi yang lebih bijak memanfaatkan teknologi finansial, lebih cerdas dalam mengambil keputusan investasi, serta mampu berkontribusi menciptakan ekosistem keuangan digital yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan di Indonesia.

Tags: OJKOtoritas Jasa KeuanganUniversitas Sebelas MaretUNS
Previous Post

Pemprov Jateng dan Danantara Teken MoU Pembangunan PSEL di Semarang Raya

Next Post

Kadin Sebut Iklim Investasi Jateng Positif, Puji Kebijakan Pro-Bisnis Ahmad Luthfi

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

by Indospektrum
19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

by Indospektrum
19 September 2026
Ribuan kafilah MTQ dan warga Jawa Tengah berkumpul di halaman Masjid Agung Semarang, Jumat malam, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

by Indospektrum
19 September 2026
Dosen Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

by Indospektrum
19 September 2026
Ribuan penonton menyaksikan malam final MTQ Tingkat Nasional ke-31 Cabang Seni Baca Al-Qur'an Golongan Dewasa digelar di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

by Indospektrum
19 September 2026
Next Post
Kadin memuji kebijakan pro-bisnis Gubernur Ahmad Luthfi, sehingga iklim investasi di Jawa Tengah sedang berada dalam tren positif. Foto: Ist.

Kadin Sebut Iklim Investasi Jateng Positif, Puji Kebijakan Pro-Bisnis Ahmad Luthfi

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Pameran MTQ Nasional XXXI  tahun 2026 di kawasan parkir eks Plaza Semarang, Simpang Lima, Kota Semarang. Foto: Ist.
Indeks

Pameran MTQ Nasional XXXI di Semarang Catat Transaksi Rp2,4 Miliar dan Kontrak Bisnis Rp7,5 Miliar

19 September 2026
Mendiktisaintek, Brian Yuliarto saat mengunjungi ISI Surakarta, Jumat (18/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Mendiktisaintek Kunjungi ISI Surakarta: Dorong Kampus Seni Perkuat Identitas dan Modal Budaya

19 September 2026
Tim YOGREEN UMS lolos seleksi kelompok usaha P2MW untuk mengikuti KMI Expo XVII Tahun 2026. Foto: Ist.
Uncategorized

Inovasi Yoghurt Daun Pakis, Tim YOGREEN UMS Lolos KMI Expo XVII 2026

19 September 2026
Ribuan kafilah MTQ dan warga Jawa Tengah berkumpul di halaman Masjid Agung Semarang, Jumat malam, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Malam Jelang Penutupan MTQ Nasional XXXI di Semarang: Ribuan Warga dan Kafilah Larut dalam Kebersamaan

19 September 2026
Dosen Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.
Gagasan

Hindari Pertikaian Harta Waris, Dosen UMS Tekankan Pentingnya Ilmu Faraidh

19 September 2026
Ribuan penonton menyaksikan malam final MTQ Tingkat Nasional ke-31 Cabang Seni Baca Al-Qur'an Golongan Dewasa digelar di Lapangan Simpang Lima Kota Semarang, Jumat, 18 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Ribuan Penonton Bertahan Hingga Malam, Final MTQ Nasional XXXI di Semarang Berlangsung Khidmat

19 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum