Senin, 15 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Dinilai Fokus pada Kerja Nyata, Gaya Kepemimpinan Ahmad Luthfi Dapat Apresiasi Lintas Fraksi DPRD Jateng

Indospektrum by Indospektrum
3 Februari 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Ilustrasi - Gubernur Ahmad Luthfi saat bertemu dengan pengungsi korban bencana di Jawa Tengah. Foto: Ist.
Ilustrasi – Gubernur Ahmad Luthfi saat bertemu dengan pengungsi korban bencana di Jawa Tengah. Foto: Ist.

SEMARANG – Gaya kepemimpinan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi jelang mendapat sorotan dari kalangan DPRD setempat. Ahmad Luthfi dinilai memiliki gaya kepemimpinan berbeda dibandingkan kepala daerah lain.

Ahmad Luthfi dinilai minim pencitraan dan fokus kerja substansial jadi ciri khas. Maka tak aneh jika ia jarang terlihat di masyarakat, apalagi demi menaikkan popularitas.

Gaya kepemimpinan Gubernur Ahmad Luthfi setidaknya mendapatkan apresiasi dari anggota Fraksi PKS, Golkar dan bahkan PDIP yang merupakan koalisi lawan di Pemilu 2024 lalu.

Sekretaris Fraksi PKS di DPRD Jawa tengah, Ida Nurul Farida mengatakan, untuk melihat kinerja Gubernur dan wakil Gubernur tak bisa sebatas melihat seberapa sering mereka turun ke masyarakat. Tolok ukur kinerja adalah keberhasilan program yang dicanangkan dengan realisasinya.

Ia mencontohkan seperti turunnya angka kemiskinan, pembangunan Rumah Tak layak Huni (RTLH) sangat dirasakan oleh masyarakat. Program lain yang sudah terealisasi seperti membuka lapangan kerja, pembangunan infrastruktur, insentif pada guru agama, pembangunan Ponpes juga sangat dirasakan manfaatnya.

“Pak Gubernur ini model kepemimpinannya bukan pencitraan. Beliau berdua (bersama wagub Taj Yasin) melakukan kerja-kerja substansial. Program itu tadi sepertinya tidak nampak dan tidak populer, tapi masyarakat merasakan langsung manfaatnya,” kata Farida yang duduk di Komisi E, Senin 2 februari 2026.

Saat ditanya perihal tanggapan negatif netizen di media sosial, ia menilai wajar-wajar saja. Karena pro dan kontra maupun penilaian positif negatif atas kinerja gubernur sudah pasti ada. Karena seorang pemimpin tidak akan bisa memuaskan semua pihak.

“Kalau menanggapi netizen tidak ada habisnya. Mungkin Pak Luthfi fokus ke substansi dan tidak ambil pusing komentar-komentar negatif itu. Ada yang puas dan tak puas itu pasti, tapi kan kewajiban pemerintah melaksanakan kerja sesuai rencana dan OPD-OPD sudah melaksanakannya 95% atau 97%,” ucapnya.

Di sisi lain, farida juga mengatakan saat ini Gubernur dan wakilnya pasti sibuk dengan penanganan bencana alam yang beruntun melanda Jateng. Sejak akhir tahun 2025, beragam bencana alam seperti banjir dan longsor terjadi di Banjarnegara, Cilacap, Kudus, Jepara, pati, Grobogan, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga.

Apresiasi kinerja Gubernur juga diberikan oleh anggota Fraksi PDI Perjuangan di DPRD Jawa Tengah, Messy Widiastuti. Legislator berlatar belakang dokter dari Dapil Kota tegal, Kabupaten Tegal dan Brebes ini menilai Ahmad Luthfi dan wakilnya sudah berbagi ideal tugas saat turun ke lokasi bencana. Komunikasi keduanya juga berjalan baik. Sebagaimana diperlihatkan saat bencana alam di wilayah Muria hingga Purbalingga.

“Semoga kinerja yang sudah bagus ini bisa terus dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainya,” kata Messy.

Perihal program kerja, Messy juga memberikan apresiasi atas pembangunan sekolah rakyat yang meringankan beban pendidikan. Lantaran makan, seragam hingga asrama sudah ditanggung pemerintah. Termasuk pelaksanaan pembangunan yang perlahan memperlihatkan hasil sebagaimana yang telah direncanakan.

Sementara itu, anggota Fraksi Partai Golkar, padmasari Mestikajati mengungkapkan hal senada. Ia mengapresiasi kinerja Gubernur dan wakilnya di tengah banyaknya bencana alam melanda Jawa Tengah. Di sisi lain, adanya pemotongan dana transfer dari pusat juga membuat ruang gerak menjadi terbatas. Meski demikian, Gubernur mampu melakukan akselerasi. Buktinya program kerja tetap berjalan baik.

Ia mengaku senang dengan adanya program perlindungan dan pemberdayaan bagi perempuan dan anak. Salah satunya adalah rumah perlindungan perempuan di tingkat bawah guna mencegah dan menangani tidak pelecehan dan kekerasan.

Terkait tanggapan negatif netizen soal gaya kepemimpinan, menurut Mesti, kinerja Gubernur tak bisa sebatas diukur dari kehadiran di masyarakat. Kinerja kepala daerah diukur dari realisasi program sebagaimana perencanaan awal bersama DPRD.

“Saya lihat, saat bencana kemarin, BPBD Provinsi turun dan Dinas juga turun. Kalau omong kehadiran, secara personal tidak bisa dong terus menerus. Karena cakupan wilayah Jawa Tengah ini kan luas ya,” kata Mesti.

Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur yang menggandeng akademisi untuk tindakan pencegahan bencana melalui riset dan penanggulangan. Sebagaimana yang dilakukan di wilayah Grobogan.

 

 

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa Tengah
Previous Post

Dosen UMS Jelaskan Perdebatan Hukum Emas Digital: Bolehkah Secara Kredit?

Next Post

Mahasiswa PBI UMS Terapkan Pembelajaran Fonetik Interaktif di Santi Witya Serong School Thailand

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Dosen FAI UMS, Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Batasan Budaya dalam Tradisi Malam Satu Suro

by Indospektrum
15 Juni 2026
UNS dan PT Sang Hyang Seri melaksanakan MoU di Ruang Sidang I Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (15/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

UNS dan PT Sang Hyang Seri Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

by Indospektrum
15 Juni 2026
Suasana registrasi mahasiswa baru UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pendaftar PMB UMS 2026 Tembus 20.830 Orang, Tren Registrasi Meningkat Signifikan

by Indospektrum
15 Juni 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengikuti proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS, Senin, 15 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Wagub Taj Yasin Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah

by Indospektrum
15 Juni 2026
UMS bersama BI, LPCRPM Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar program pemberdayaan ekonomi masjid yang berlangsung sepanjang Juni hingga November 2026. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Ekonomi Umat, UMS Kolaborasi dengan BI Berdayakan Ekonomi Berbasis Masjid

by Indospektrum
14 Juni 2026
Next Post
Mahasiswi PBI UMS, Nuha saat menerapkan pembelajaran fonetik di ruang kelas Santi Witya Serong School, Thailand. Foto: Ist.

Mahasiswa PBI UMS Terapkan Pembelajaran Fonetik Interaktif di Santi Witya Serong School Thailand

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Dosen FAI UMS, Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen FAI UMS Jelaskan Batasan Budaya dalam Tradisi Malam Satu Suro

15 Juni 2026
UNS dan PT Sang Hyang Seri melaksanakan MoU di Ruang Sidang I Gedung dr. Prakosa UNS, Senin (15/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

UNS dan PT Sang Hyang Seri Jalin Kerja Sama Strategis Perkuat Ketahanan Pangan Nasional

15 Juni 2026
Suasana registrasi mahasiswa baru UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pendaftar PMB UMS 2026 Tembus 20.830 Orang, Tren Registrasi Meningkat Signifikan

15 Juni 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengikuti proses pendataan Sensus Ekonomi 2026 oleh BPS, Senin, 15 Juni 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Wagub Taj Yasin Jadi Responden Pertama Sensus Ekonomi 2026 di Jawa Tengah

15 Juni 2026
UMS bersama BI, LPCRPM Muhammadiyah Jawa Tengah menggelar program pemberdayaan ekonomi masjid yang berlangsung sepanjang Juni hingga November 2026. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Ekonomi Umat, UMS Kolaborasi dengan BI Berdayakan Ekonomi Berbasis Masjid

14 Juni 2026
Tim P2M UMS menyelenggarakan kegiatan parenting pendidikan di MIM Sempulur dan MIM 2 Manyaran, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Foto: Ist.
Indeks

Tim P2M UMS Gelar Parenting di Boyolali: Perkuat Pengasuhan Positif di Era Digital

14 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum