Sabtu, 20 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

FKIP UMS Gelar Seminar Nasional Hardiknas 2026, Tekankan Pentingnya Pendidikan Bermartabat

Indospektrum by Indospektrum
2 Mei 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Foto: Ist.

SOLO – Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar seminar nasional secara daring, Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting. Seminar ini menghadirkan pengamat pendidikan dari berbagai universitas serta pemangku kebijakan, termasuk Direktur Pendidikan Profesi Guru.

Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., menyampaikan bahwa peringatan hari seperti ini menunjukkan rasa hormat dan kepedulian kepada para pendahulu di bidang pendidikan yang dimotori oleh Ki Hajar Dewantara. Menurutnya, kemajuan kualitas pendidikan akan menentukan kemajuan Indonesia.

“Saya menyampaikan hakikatnya pendidikan maju. Kalau pendidikannya maju, Indonesia akan maju. Kalau pendidikannya hebat, Indonesia akan kuat. Kalau pendidikannya maju dan kuat, kira-kira harapannya bangsa dan masyarakatnya menjadi bermartabat,” kata Harun.

Ia menjelaskan bahwa pendidikan yang bermartabat bukan hanya mencerdaskan, tetapi juga mencerahkan. Di dalamnya terdapat nilai, kemanfaatan, serta prinsip khairunnas anfa’uhum linnas. Selain itu, pendidikan bermartabat juga mengandung unsur keberlanjutan.

Lebih lanjut, Harun menyinggung pesan dari pendiri Muhammadiyah, KH. Ahmad Dahlan, tentang pentingnya menjadi pembelajar sepanjang hayat.

“Teruslah belajar, teruslah sekolah. Tuntutlah ilmu pengetahuan di mana pun, dari mana pun, dan kapan pun. Jadilah guru, jadilah insinyur, jadilah master. Ketika itu kan belum menyebut jadilah dokter, belum ada; jadilah profesor, belum ada. Di-closing dengan kalimat, ‘Kembalilah ke rumah besar pendidikan’, dalam hal ini rumah besar Muhammadiyah,” ujar Harun mengutip perkataan pendiri Muhammadiyah itu.

Dalam konteks tersebut, ia menegaskan bahwa guru yang telah tersertifikasi tetap harus terus belajar. Begitu pula dosen, meskipun telah menyandang gelar profesor, harus terus berinovasi dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.

Sementara itu, Ferry Maulana Putra, S.Pd., M.Ed., selaku direktur, menyampaikan bahwa pemerintah berkomitmen meningkatkan kesejahteraan guru, baik di sekolah negeri maupun swasta. Upaya tersebut dilakukan melalui pemberian tunjangan profesi serta sertifikasi melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Ia menjelaskan bahwa guru profesional setidaknya memiliki tiga kriteria utama, yaitu berpendidikan minimal S1, memiliki kompetensi, dan memiliki sertifikat pendidik.

“PPG sebagai bagian integral dari kerangka tata kelola guru nasional,” ujar Ferry.

Ferry juga sependapat dengan Rektor UMS bahwa sertifikasi bukanlah akhir dari proses peningkatan kompetensi guru.

“Betul sekali apa yang dikatakan Pak Rektor, guru yang bersertifikat itu baru awal sebagai guru, karena dia harus mengembangkan kompetensinya terus, terus mengembangkan kinerjanya. Karena di situlah mulai guru yang bersertifikat itu untuk segera meningkatkan kualitas, melakukan pengembangan kompetensi, kinerja, yang secara berkelanjutan,” kata dia.

Selanjutnya, Dekan FKIP, Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menekankan bahwa aspek digital tidak boleh ditinggalkan dalam membahas kompetensi guru profesional.

“Oleh karena itu, transformasi peran guru itu menjadi penting dan guru sebagai aktivator, guru sebagai kolaborator, sebagai pengembang budaya belajar, itu menjadi perhatian tersendiri. Sehingga guru sebagai aktivator itu menstimulasi peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran dan kriteria kesuksesan dengan strategi yang beragam, termasuk pendekatan berbasis digital,” ungkap Anam.

Menurutnya, guru profesional di era digital bukanlah yang paling mahir teknologi, melainkan yang adaptif, konektif, kreatif, dan reflektif, serta mau terus belajar menggunakan berbagai alat dan platform baru.

Ia juga mengungkapkan bahwa data menunjukkan sebanyak 43% guru belum mahir digital, sehingga cenderung menjadi penonton dan kurang adaptif terhadap teknologi. Selain itu, beban administrasi yang mencapai 60% juga menjadi persoalan nasional.

“Jadi saya kira beban guru terkait dengan administrasi ini harus betul-betul menjadi perhatian dan perhatian yang besar. Ada miskonsepsi, bukan siswa dan salah gurui, sistemnya yang harus kita akselerasi,” tegas Anam.

Dalam seminar ini, hadir juga para pembicara dari berbagai kampus, yaitu Prof. Dr. Andi Sukri Syamsuri, M.Hum., (FKIP Unismuh), Prof. Dr. Chandra Anugrah Putra (FKIP UMPR), dan Dr. Muhammad Nizaar, S.Pd., M.Pd. (FKIP UMMAT).

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Peringati Hardiknas 2026, UMS Pertegas Komitmen Bangun Pendidikan Unggul dan Berkelanjutan

Next Post

Wujudkan Kampus Ramah Lingkungan, FT UMS Resmikan Fasilitas Water Station

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Para pesepeda menikmati ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

by Indospektrum
20 Juni 2026
Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.
Indeks

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

by Indospektrum
20 Juni 2026
Yudisium dan pembekalan calon wisudawan Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

by Indospektrum
20 Juni 2026
Panashe Ndlovu, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Kelas Internasional asal Zimbabwe. Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode IV 2025/2026, UMS Luluskan 1.217 Wisudawan dan Kukuhkan 10 Mahasiswa Internasional

by Indospektrum
20 Juni 2026
Prosesi Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 UMS yang memakai gelang barcode berbasis AI, Sabtu (20/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Inovasi Wisuda UMS: Gunakan Gelang Barcode Berbasis AI untuk Efisiensi Prosesi

by Indospektrum
20 Juni 2026
Next Post
Fakultas Teknik UMS meluncurkan fasilitas Water Station di Hall Gedung H. Foto: Ist.

Wujudkan Kampus Ramah Lingkungan, FT UMS Resmikan Fasilitas Water Station

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Para pesepeda menikmati ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

20 Juni 2026
Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.
Indeks

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

20 Juni 2026
Yudisium dan pembekalan calon wisudawan Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

20 Juni 2026
Panashe Ndlovu, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Kelas Internasional asal Zimbabwe. Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode IV 2025/2026, UMS Luluskan 1.217 Wisudawan dan Kukuhkan 10 Mahasiswa Internasional

20 Juni 2026
Prosesi Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 UMS yang memakai gelang barcode berbasis AI, Sabtu (20/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Inovasi Wisuda UMS: Gunakan Gelang Barcode Berbasis AI untuk Efisiensi Prosesi

20 Juni 2026
Kepala DPUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro bersama Bupati Sragen, Sigit Pamungkas meninjau kondisi Jalan Sukowati dan ruas Galeh-Ngrampal, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Siapkan Rp38,2 Miliar

20 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum