Sabtu, 20 Juni 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

Indospektrum by Indospektrum
20 Juni 2026
in Gaya Hidup, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Para pesepeda menikmati ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Di sepenggal pagi pada Sabtu 20 Juni 2026, matahari baru beranjak dari peraduannya, menyiramkan semburat keemasan yang hangat di atas pelataran Kantor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah.

Di bawah langit Kota Semarang yang masih bersih, riuh rendah suara kayuhan pedal dan tawa hangat mulai memecah keheningan. Puluhan pesepeda bersiap, bukan sekadar untuk menantang aspal dan jarak, melainkan untuk memulai sebuah perjalanan melintasi lorong waktu.

Perjalanan dengan sepeda Ini bukan tentang adu kecepatan, melainkan sebuah ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Sebuah ajang di mana setiap kayuhan roda adalah langkah untuk menyusuri kembali jejak-jejak sejarah yang adiluhung, sekaligus menyingkap pesona wisata Jawa Tengah yang bersahaja nan memukau.

Tepat pukul 06.10 WIB, keheningan pagi itu sepenuhnya pecah oleh kibaran bendera flag off dari Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno. Di balik kayuhan pertama para peserta, ada napas olahraga yang berpadu mesra dengan denyut promosi wisata. Mereka bergerak, meninggalkan detak kota Semarang yang mulai terbangun, mengarah ke selatan demi merajut kembali kisah-kisah masa lalu yang berserak di sepanjang jalan, hingga melabuhkan lelah di bawah bayang-bayang megah sang saksi bisu abad ke-8: kawasan Borobudur, Kabupaten Magelang.

Rute yang mereka lalui bukanlah sekadar bentangan aspal panjang yang menjemukan, melainkan untaian benang merah cerita masa lalu yang melekat erat di setiap sudut bumi Jawa Tengah.

Peserta melewati Kota Lama Semarang, Lawang Sewu, Benteng Willem II Ungaran, Benteng Fort Willem I Ambarawa, Museum KAI Ambarawa, hingga sejumlah destinasi wisata di Magelang seperti Museum Diponegoro, Candi Mendut, Candi Pawon, dan kawasan Candi Borobudur.

Sumarno turut mengikuti perjalanan dengan bersepeda dari titik awal hingga Benteng Fort Willem I Ambarawa. Baginya, kegiatan ini menjadi gambaran bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia dapat menghadirkan cara baru dalam mengenalkan potensi Jawa Tengah.

“Terima kasih kepada teman-teman BI yang selalu konsisten membantu dan berkolaborasi dengan program-program yang ada di Jawa Tengah. Salah satunya kegiatan hari ini yang mendukung pengembangan spot tourism (pariwisata olahraga),” ujar Sumarno.

Menurutnya, pengembangan pariwisata memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah. Jawa Tengah, kata dia, memiliki banyak potensi wisata yang dapat menjadi pintu masuk untuk menarik lebih banyak kunjungan masyarakat dari luar daerah.

“Pertumbuhan ekonomi kita banyak ditopang sektor konsumsi, sehingga mendatangkan masyarakat dari luar Jawa Tengah menjadi penting, dan salah satunya melalui pariwisata,” katanya.

Ia berharap sinergi antara Pemprov Jateng dan BI dapat terus berlanjut, terlebih pengembangan pariwisata menjadi salah satu fokus pembangunan Jawa Tengah ke depan.

Sementara itu, Kepala KPw BI Provinsi Jateng, Mohamad Noor Nugroho, mengatakan konsep Jasirah Heritage Cycling dihadirkan untuk memperkenalkan wisata sejarah Jawa Tengah dengan cara yang lebih menarik.

“Kali ini kita bersepeda untuk melewati beberapa tempat wisata bersejarah. Makanya tahun ini kita menamakannya Jasirah Heritage Cycling,” jelasnya.

Ia menyebut, jalur yang dipilih sengaja menghubungkan berbagai destinasi bersejarah agar masyarakat dapat mengenal lebih dekat kekayaan wisata Jawa Tengah.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya membawa pesan olahraga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong ekonomi daerah, terutama pelaku UMKM yang berada di sekitar destinasi wisata.

“Harapannya ini memberi manfaat buat masyarakat sekitar untuk mengembangkan perekonomian daerah, UMKM, dan ekonomi secara keseluruhan,” katanya.

Mohamad Noor menjelaskan, Jasirah juga merupakan platform digital yang dikembangkan bersama untuk mempromosikan wisata sejarah Jawa Tengah. Melalui platform tersebut, masyarakat dari berbagai daerah dapat mengenal destinasi wisata dan terdorong untuk berkunjung langsung.

“Ini platform digital yang kita bangun bersama untuk mempromosikan wisata sejarah yang ada di Jawa Tengah. Dari mana pun bisa mengakses dan mengetahui tempat-tempat wisata tersebut,” ujarnya.

Tak berhenti pada kegiatan bersepeda, rangkaian Jasirah Heritage Cycling 2026 juga akan dilanjutkan dengan kegiatan peningkatan kapasitas pengelolaan media sosial bagi peserta dari pemerintah daerah. Kegiatan tersebut diharapkan memperkuat kemampuan promosi digital, khususnya dalam mengenalkan potensi wisata dan ekonomi lokal.

Dengan menggabungkan olahraga, sejarah, dan pariwisata, Jasirah Heritage Cycling 2026 menjadi cara berbeda untuk melihat Jawa Tengah, bukan hanya sebagai jalur yang dilalui, tetapi sebagai ruang yang menyimpan cerita, budaya, dan peluang ekonomi.

Tags: Jasirah Heritage Cycling 2026.ziarah budaya
Previous Post

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.
Indeks

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

by Indospektrum
20 Juni 2026
Yudisium dan pembekalan calon wisudawan Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

by Indospektrum
20 Juni 2026
Panashe Ndlovu, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Kelas Internasional asal Zimbabwe. Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode IV 2025/2026, UMS Luluskan 1.217 Wisudawan dan Kukuhkan 10 Mahasiswa Internasional

by Indospektrum
20 Juni 2026
Prosesi Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 UMS yang memakai gelang barcode berbasis AI, Sabtu (20/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Inovasi Wisuda UMS: Gunakan Gelang Barcode Berbasis AI untuk Efisiensi Prosesi

by Indospektrum
20 Juni 2026
Kepala DPUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro bersama Bupati Sragen, Sigit Pamungkas meninjau kondisi Jalan Sukowati dan ruas Galeh-Ngrampal, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Siapkan Rp38,2 Miliar

by Indospektrum
20 Juni 2026

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Para pesepeda menikmati ziarah budaya bertajuk Jasirah Heritage Cycling 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Menyusuri Jejak Masa Lalu: Jasirah Heritage Cycling 2026 Rajut Sejarah dan Pariwisata Jawa Tengah

20 Juni 2026
Perum BULOG Kantor Cabang Surakarta terus melakukan penyerapan gabah/beras di Solo Raya. Foto: Ist.
Indeks

Jelang Panen Gadu, BULOG Surakarta Perluas Penyerapan Gabah di Wilayah Solo Raya

20 Juni 2026
Yudisium dan pembekalan calon wisudawan Pendidikan Jasmani FKIP UMS. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kaderisasi, Prodi Penjas UMS Pastikan Lulusan Miliki KTAM

20 Juni 2026
Panashe Ndlovu, lulusan Program Studi Ilmu Komunikasi Kelas Internasional asal Zimbabwe. Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode IV 2025/2026, UMS Luluskan 1.217 Wisudawan dan Kukuhkan 10 Mahasiswa Internasional

20 Juni 2026
Prosesi Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 UMS yang memakai gelang barcode berbasis AI, Sabtu (20/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Inovasi Wisuda UMS: Gunakan Gelang Barcode Berbasis AI untuk Efisiensi Prosesi

20 Juni 2026
Kepala DPUPR Jateng, Henggar Budi Anggoro bersama Bupati Sragen, Sigit Pamungkas meninjau kondisi Jalan Sukowati dan ruas Galeh-Ngrampal, Kamis (18/6/2026). Foto: Ist.
Indeks

Jalan Sukowati dan Galeh-Ngrampal Sragen Segera Mulus, Pemprov Jateng Siapkan Rp38,2 Miliar

20 Juni 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum