Kamis, 24 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Bisnis

Perkuat Infrastruktur Digital Nasional, Telkom Resmikan Spin-Off Tahap 2 ke InfraNexia Rp49,9 Triliun

Indospektrum by Indospektrum
9 Agustus 2026
in Bisnis, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
InfraNexia menjadi pilar utama bisnis Wholesale Connectivity TelkomGroup. Foto: Ist.

JAKARTA – Pasca penyelesaian Spin-Off InfraCo Tahap 1 yang secara efektif berlaku sejak Januari 2026, PT Telkom Infrastruktur Indonesia (InfraNexia) yang merupakan operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom), terus memperkuat posisinya sebagai penyedia infrastruktur digital wholesale yang netral, andal, dan berorientasi pada kebutuhan pelanggan.

Seiring dengan transformasi tersebut, InfraNexia terus mencatatkan pertumbuhan bisnis yang positif, memperluas kolaborasi dengan pelanggan eksternal, serta terus meningkatkan operational excellence melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas layanan, dan eksekusi model operasi yang semakin efektif. Capaian yang telah dibangun pada tahap pertama tersebut menjadi landasan yang kuat bagi Telkom untuk melanjutkan perjalanan transformasi melalui Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi mencapai Rp49,9 triliun.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyampaikan bahwa pelaksanaan Spin-Off InfraCo Tahap 2 menjadi tonggak penting dalam mempercepat transformasi bisnis TelkomGroup, serta selaras dengan inisiatif Danantara Asset Management dalam mengonsolidasikan aset BUMN. Melalui langkah ini, Telkom berupaya mempertajam fokus pengelolaan aset infrastruktur digital agar lebih lincah dalam menangkap peluang pasar, memperluas kolaborasi, serta menciptakan nilai jangka panjang. Di sisi lain, TelkomGroup juga mendorong akselerasi strategi TLKM 30, khususnya pilar unlock value melalui percepatan monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi, seperti data center, tower, dan jaringan fiber, sehingga mampu menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi perusahaan ke depan.

“Spin-Off InfraCo Tahap 2 sebagai langkah strategis dalam perjalanan transformasi TLKM 30 untuk memperkuat InfraNexia sebagai mesin pertumbuhan baru, yang akan meningkatkan kapabilitas layanan infrastruktur, mengoptimalkan efisiensi bisnis, serta membuka peluang kemitraan strategis guna mendukung percepatan konektivitas digital nasional,” ujar Dian.

Setelah rampungnya proses pengalihan portofolio bisnis dan aset, InfraNexia akan memiliki lebih dari 90% total aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya dimiliki oleh Telkom. Aset tersebut mencakup jaringan akses ke pelanggan hingga core backbone serta infrastruktur pendukung lainnya. Secara keseluruhan, atas kepemilikan tersebut InfraNexia akan mengelola sekitar 112.000 kilometer jaringan fiber optik termasuk 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang terbentang di seluruh Indonesia atau hampir setara 3 kali keliling bumi. Dengan kepemilikan aset ini, InfraNexia akan memperkuat perannya sebagai penyedia layanan wholesale connectivity yang berfokus pada pengembangan infrastruktur konektivitas digital nasional.

Lebih lanjut, Dian juga menekankan bahwa Spin-Off InfraCo Tahap 2 juga memiliki fokus utama untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, “Spin-Off InfraCo Tahap 2 merupakan strategic initiative dari TelkomGroup yang tidak hanya bertujuan untuk menghadirkan bisnis infrastruktur yang lebih fokus, agile, dan berdaya saing. Dengan kehadiran InfraNexia kami optimistis dapat menghadirkan layanan yang lebih cepat, andal, dan berkualitas sehingga mampu memberikan customer experience yang terbaik bagi pelanggan.”

Langkah ini merupakan bagian dari implementasi strategi transformasi TLKM 30 sebagai upaya penguatan bisnis infrastruktur digital dengan mengoptimalkan pemanfaatan aset strategis, meningkatkan efisiensi operasional dan investasi, serta pengembangan bisnis melalui kemitraan strategis. Inisiatif ini sekaligus mendukung transisi Telkom menuju strategic holding dengan penguatan struktur organisasi yang lebih fokus pada penciptaan nilai dan sinergi antarentitas. Melalui pemisahan ini, TelkomGroup diharapkan mampu menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan, pemegang saham, dan seluruh pemangku kepentingan.

Direktur Strategic Business Development & Portfolio Telkom Seno Soemadji menambahkan, Spin-Off InfraCo Tahap 2 merupakan implementasi nyata dari strategi penataan portofolio TelkomGroup untuk membangun bisnis digital infrastruktur yang memiliki proposisi nilai lebih kuat. Melalui pembentukan InfraNexia, Telkom tidak hanya mengoptimalkan pemanfaatan aset dan meningkatkan fleksibilitas dalam mengembangkan peluang kemitraan, tetapi juga menciptakan fondasi pertumbuhan yang berkelanjutan bagi seluruh portofolio bisnis TelkomGroup.

“Langkah ini sekaligus memperkuat posisi TelkomGroup dalam mendukung pengembangan ekosistem infrastruktur digital Indonesia yang lebih terbuka, kompetitif, dan berdaya saing global,” kata Seno.

Meskipun kepemilikan saham mayoritas dipegang oleh Telkom sebesar lebih dari 99%, InfraNexia akan tetap beroperasi secara profesional dalam melayani seluruh pelanggan. Langkah ini diharapkan dapat menghadirkan layanan konektivitas yang lebih andal, berkualitas tinggi, dan mendukung upaya TelkomGroup dalam memperluas penetrasi fixed broadband guna mendukung percepatan pemerataan konektivitas digital di Indonesia.

Transformasi ini sejalan dengan praktik yang telah diterapkan oleh berbagai operator telekomunikasi global dalam memperkuat bisnis infrastruktur digital. Melalui pembentukan entitas infrastruktur yang lebih fokus, perusahaan dapat mengoptimalkan pengelolaan aset, meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat kemitraan strategis, serta menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan. Pendekatan serupa telah diterapkan oleh sejumlah operator internasional, seperti Telstra, Telecom Italia (TIM), CETIN, Telenor, Telefónica, dan KPN, dalam mengembangkan bisnis wholesale connectivity yang lebih kompetitif dan berkelanjutan.

Sejalan dengan visi tersebut, Direktur Utama InfraNexia Lukman Hakim Abd. Rauf, menegaskan penyelesaian spin-off ini menjadi fondasi krusial bagi perusahaan.

“Kami optimistis penyelesaian spin-off ini semakin memperkokoh InfraNexia sebagai penyedia infrastruktur konektivitas wholesale yang netral dan andal. Dengan integrasi aset yang semakin matang, kami akan memperkuat layanan utama kami—mulai dari 5G backhaul, wholesale network dan FTTx, hingga passive infrastructure sharing. Lebih jauh, kami sudah melakukan akselerasi program network modernization dan mendorong implementasi autonomous network guna menghadirkan infrastruktur konektivitas yang lebih cerdas, efisien, dan adaptif. Upaya strategis ini akan memperkuat kesiapan kami dalam pengembangan konektivitas mendukung pertumbuhan AI, cloud, dan data center di Indonesia. Semua ini kami jalankan dengan fokus utama kepada pertumbuhan bisnis dan kepuasan pelanggan,” tambah Lukman.

Spin-Off InfraCo Tahap 2 merupakan wujud nyata TelkomGroup dalam upaya memberikan nilai tambah tidak hanya bagi pelanggan wholesale, namun juga bagi ekosistem digital nasional secara keseluruhan. Proses transaksi akan berlangsung secara seamless sehingga tidak berdampak pada layanan pelanggan. TelkomGroup juga memastikan seluruh proses transaksi dilakukan secara transparan dengan mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (Good Corporate Governance/GCG) serta memenuhi ketentuan hukum dan regulasi yang berlaku, termasuk termasuk peraturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Tags: InfraNexiaTelkomTelkom IndonesiaTelkom Infrastruktur Indonesia
Previous Post

Sukseskan Muktamar ke-15 Nasyiatul ‘Aisyiyah, PG-PAUD UMS Hadirkan Layanan Educare Ramah Anak

Next Post

Resmi Jadi Guru Besar, Ketum Senkom Mitra PolrI Katno Hadi Siap Kembangkan Integrated Tourism di Soloraya

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Menteri Kebudayaan RI, Prof. (Hon.) Dr. Fadli Zon, M.Sc hadir secara daring saat jumpa pers di Kota Solo Kamis (24/9/2026) terkait penyelenggaraan FMTI 2026. Foto: Ist.
Indeks

FMTI 2026 Jangkau 10 Kota di Indonesia: Upaya Merawat dan Mengembangkan Ekosistem Musik Tradisi

by Indospektrum
24 September 2026
Mantan Presiden Jokowi memberikan keterangan pers di Solo, Kamis (24/9/2026). Foto: Indospektrum.com
Indeks

Jokowi Soal Gugatan Keabsahan Pencalonan Wapres Gibran, Beberkan Riwayat Pendidikan Sang Putra

by Indospektrum
24 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menyerahkan apresiasi dan hadiah kepada kafilah Jawa Tengah yang berlaga dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Borong 36 Gelar di MTQ Nasional XXXI, Kafilah Jateng Terima Bonus Uang hingga Hadiah Umrah

by Indospektrum
24 September 2026
Pelepasan calon wisudawan dari Prodi Akuntansi FEB UMS. Foto : Ist.
Indeks

FEB UMS Lepas 270 Calon Alumni, Lulusan Dimotivasi agar Terus Berkarya

by Indospektrum
23 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen secara simbolik menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat program. Foto : Ist.
Indeks

Pemprov Kejar Penurunan Angka Kemiskinan Jateng jadi 8,70 Persen Sampai Akhir 2026

by Indospektrum
23 September 2026
Next Post
Ketum Senkom Mitra Polri, Prof Dr H Katno Hadi SE, MM, MH memberikan keterangan pers di Bandara Adi Soemarmo, Solo, Minggu (9/8/2026) usai dikukuhkan sebagai guru besar di Asean University International, Malaysia. Foto: Ist.

Resmi Jadi Guru Besar, Ketum Senkom Mitra PolrI Katno Hadi Siap Kembangkan Integrated Tourism di Soloraya

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Menteri Kebudayaan RI, Prof. (Hon.) Dr. Fadli Zon, M.Sc hadir secara daring saat jumpa pers di Kota Solo Kamis (24/9/2026) terkait penyelenggaraan FMTI 2026. Foto: Ist.
Indeks

FMTI 2026 Jangkau 10 Kota di Indonesia: Upaya Merawat dan Mengembangkan Ekosistem Musik Tradisi

24 September 2026
Mantan Presiden Jokowi memberikan keterangan pers di Solo, Kamis (24/9/2026). Foto: Indospektrum.com
Indeks

Jokowi Soal Gugatan Keabsahan Pencalonan Wapres Gibran, Beberkan Riwayat Pendidikan Sang Putra

24 September 2026
Gubernur Ahmad Luthfi menyerahkan apresiasi dan hadiah kepada kafilah Jawa Tengah yang berlaga dalam MTQ Nasional XXXI Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Borong 36 Gelar di MTQ Nasional XXXI, Kafilah Jateng Terima Bonus Uang hingga Hadiah Umrah

24 September 2026
Pelepasan calon wisudawan dari Prodi Akuntansi FEB UMS. Foto : Ist.
Indeks

FEB UMS Lepas 270 Calon Alumni, Lulusan Dimotivasi agar Terus Berkarya

23 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen secara simbolik menyerahkan bantuan kepada warga penerima manfaat program. Foto : Ist.
Indeks

Pemprov Kejar Penurunan Angka Kemiskinan Jateng jadi 8,70 Persen Sampai Akhir 2026

23 September 2026
Pemprov Jateng sebarkan flyer undangan nonton bareng FIFA ASEAN Cup 2026 di Halaman Kantor Gubernur untuk warganya. Nobar bola gratis ini difasilitasi pemprov. Foto : Ist.
Indeks

Dukung Timnas, Pemprov Jateng Ajak Warganya Nobar FIFA ASEAN Cup 2026 di Halaman Kantor Gubernur

23 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum