Categories: BisnisIndeks

Ahmad Luthfi Minta Perbankan Daerah Jadi Benteng UMKM dari Jeratan Pinjol

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menghadiri acara Musyawarah Nasional FKDK BPDSI di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Rabu 3 Juni 2026. Foto: Ist.

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong Bank Pembangunan Daerah (BPD) memperkuat peran dalam menggerakkan ekonomi daerah. Salah satunya lewat kemudahan akses permodalan untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Hal itu disampaikan dalam acara Musyawarah Nasional Forum Komunikasi Dewan Komisaris Bank Pembangunan Daerah Seluruh Indonesia (FKDK BPDSI) di Gedung Gradhika Bhakti Praja Semarang, Rabu 3 Juni 2026.

Menurut dia, BPD memiliki peran penting dalam mendukung tumbuh kembang UMKM. Di Jawa Tengah, terdapat sekitar 4,2 juta pelaku UMKM. Dari jumlah itu, sekitar 3,2 juta merupakan usaha mikro yang tersebar di kabupaten/kota.

Karenanya, perbankan daerah harus hadir untuk membantu permodalan agar mereka tidak terjerat pinjaman online maupun rentenir. Salah satunya melalui akses kredit usaha rakyat (KUR) dengan bunga terjangkau. Sebab, sektor tersebut dinilai memiliki daya tahan kuat dan menjadi penopang ekonomi masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Luthfi juga mendorong kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) lain turut ikut berkontribusi terhadap perekonomian daerah. Termasuk dalam menjaga ketersediaan serta keterjangkauan harga komoditas pangan.

Ia mencontohkan komoditas bawang merah Brebes dan cabai di sejumlah daerah yang kerap menghadapi persoalan distribusi serta lonjakan harga. Dalam kondisi itu, pemerintah daerah, BUMD, perbankan, OJK, dan BI perlu bergerak bersama.

Luthfi menambahkan, penguatan ekonomi daerah harus dilakukan secara kolaboratif. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan perlu menggandeng kampus, dunia usaha, media massa, BUMD, hingga perbankan.

“Seluruh potensi masyarakat harus kita rangkul untuk ikut menyelesaikan masalah di wilayah kita,” ujarnya.

Plt Ketua Umum FKDK BPDSI, Mas’ud Said, mengapresiasi Pemprov Jateng dan Bank Jateng sebagai tuan rumah kegiatan nasional tersebut. Ia juga menyinggung peran Bank Jateng sebagai salah satu BPD yang memberi kontribusi besar bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Menurutnya, BPD memiliki potensi besar dalam struktur perbankan nasional. Total aset BPD disebut mencapai sekitar 10 persen dari aset perbankan nasional atau sekitar Rp1.100 triliun.

Karena itu, BPD perlu terus memperkuat diri agar semakin memiliki daya tahan, kompetitif, dan kontributif terhadap ekonomi daerah

Komisaris Utama Bank Jateng, Adnas mengatakan, BPD memiliki peran strategis sebagai pilar penggerak ekonomi daerah. Karena itu, penguatan tata kelola, manajemen risiko, kolaborasi, dan inovasi menjadi kunci, agar BPD tetap mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah.

Indospektrum

Recent Posts

Jadikan Solo Raya Percontohan Ekonomi Aglomerasi, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Regional Leadership

KARANGANYAR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional…

48 menit ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

11 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

12 jam ago

Pemprov Jateng Gulirkan 19 Program Intervensi di Sragen, Genjot Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan 19 bentuk intervensi di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan,…

15 jam ago

BEI Resmi Gelar CMSE 2026, Dorong Literasi dan Inklusi Pasar Modal Indonesia

JAKARTA – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Self-Regulatory Organization (SRO) lainnya, yaitu PT Kliring…

16 jam ago

Perkuat Swasembada Pangan, Pemprov Jateng Genjot Elektrifikasi Penggilingan Padi Skala Kecil

MAGELANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat upaya swasembada pangan melalui modernisasi sektor pertanian…

17 jam ago

This website uses cookies.