Senin, 20 Juli 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Antara Rindu dan Harapan: Cerita Pemudik Jateng Kembali Menjemput Rezeki di Ibu Kota

Indospektrum by Indospektrum
27 Maret 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memberangkatkan peserta program balik rantau gratis dari Stasiun Tawang, Semarang, Jumat 27 Maret 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Siang itu, Jumat (27/3/2026), suasana di Stasiun Tawang tak sekadar ramai oleh lalu lalang penumpang. Ada rasa haru yang menggantung di antara koper, tas jinjing, dan pelukan perpisahan.

Ratusan pemudik bersiap kembali ke Jakarta, menutup jeda Lebaran dan kembali menjemput penghidupan. Kereta Api Tawang Jaya Premium dijadwalkan berangkat pukul 14.15 WIB menuju Stasiun Pasar Senen.

Empat rangkaian kereta ekonomi premium dengan total 320 kursi disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui program Balik Rantau Gratis, sebuah ikhtiar untuk meringankan langkah para perantau kembali ke kota besar.

Di salah satu gerbong, Ngatmono (51) duduk dengan wajah sumringah. Pedagang minuman asal Jepara itu tampak tenang. Pria berkemeja warna krem ini menunjukkan rona kegembiraan. Sedari tadi ia bercengkerama dengan istri tersayang. Ketika ditanya tentang program Pemprov Jateng itu, ia sontak mengacungi jempol.

“Alhamdulillah sangat membantu. Sekarang cari tiket susah dan mahal. Kalau tidak ada program ini, bisa Rp500 ribu per orang. Saya berempat, ya bisa lebih dari Rp 1 juta,” ujarnya sembari menggenggam tiket yang kini tak perlu ia bayar.

Bagi Ngatmono, perjalanan kali ini bukan sekadar kembali ke Jakarta. Ia mengingat betul bagaimana Lebaran tahun lalu harus dilalui dengan kegelisahan karena tak mendapatkan tiket balik.

“Sekarang sangat bersyukur. Terima kasih untuk pemerintah, semoga bisa terus ada. Semoga saya dan keluarga bisa ikut terus,” katanya.

Di kursi lain, Devia Yolanda (23) menatap keluar jendela. Pandangannya seolah masih tertinggal di kampung halaman. Perempuan asal Karanganyar itu tengah menjalani program magang di Jakarta.

“Alhamdulillah kemarin bisa mudik gratis, sekarang balik juga gratis. Saya bisa hemat sampai Rp1 juta untuk pulang pergi,” ucapnya.

Sementara itu, Ana Yulistanti (50) merasakan pengalaman berbeda tahun ini. Meski sudah empat kali mengikuti program mudik gratis, baru kali ini ia mencoba layanan balik rantau menggunakan kereta api.

“Senang dan terbantu sekali. Kalau tidak ada ini, mungkin saya tidak balik karena mahal,” ujarnya sembari tersenyum lega karena bisa kembali bersama keluarganya.

Program Balik Rantau Gratis ini memang menyasar kelompok pekerja informal yang penghasilannya tidak tetap. Setelah merayakan Lebaran di kampung dan membelanjakan uang untuk kebutuhan keluarga, biaya kembali ke kota sering kali menjadi beban tersendiri.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, yang hadir langsung melepas keberangkatan para pemudik menegaskan, program ini dirancang untuk menjawab persoalan tersebut.

“Setelah mudik, biasanya uang sudah banyak terpakai. Dengan balik gratis ini, mereka bisa kembali bekerja tanpa terbebani biaya tiket transportasi,” katanya.

Lebih dari sekadar fasilitas transportasi, Ahmad Luthfi juga menitipkan pesan kepada para perantau. Ia mengingatkan pentingnya menjaga semangat kerja, mematuhi aturan, dan tetap mengingat kampung halaman sebagai tempat pulang.

“Di kampung, ada keluarga yang menunggu. Kita ini masyarakat yang guyub, rukun, dan senang bekerja,” ujarnya.

Kereta pun perlahan bergerak meninggalkan Stasiun Tawang. Di dalamnya, tersimpan cerita tentang rindu yang ditinggalkan, sekaligus harapan yang kembali dibawa ke ibu kota. Bagi para penumpang, perjalanan ini bukan hanya soal jarak, tetapi tentang melanjutkan hidup dengan sedikit beban yang berhasil diringankan.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa Tengah
Previous Post

Ahmad Luthfi Lepas Ratusan Peserta Balik Rantau Gratis dengan Kereta Api di Stasiun Tawang

Next Post

Tanggul Sungai Tuntang Retak, Pemprov Jateng Minta BBWS Segera Lakukan Penguatan

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama putranya, Mohammad Alif Daffa mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu pagi (19/7/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Momen Hangat Ahmad Luthfi Dorong Kursi Roda Putranya di Sukoharjo Spektakuler Run 2026

by Indospektrum
19 Juli 2026
Suasana Sukoharjo Spektakuler Run 2026 di Sentra Niaga The Park Mall Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Demam Lari di Jawa Tengah: Saat Olahraga Berubah Menjadi Budaya dan Gaya Hidup

by Indospektrum
19 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi mengikuti acara Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sukoharjo Spektakuler Run 2026: Diikuti 2.000 Pelari Bersama Ahmad Luthfi, Sukses Dongkrak Hotel dan UMKM

by Indospektrum
19 Juli 2026
PBSI FKIP UMS menggelar Review dan FGD Kurikulum Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Siapkan Lulusan Unggul di Dunia Kerja, PBSI FKIP UMS Gelar Review dan FGD Kurikulum 2026

by Indospektrum
18 Juli 2026
Suasana PMB UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Tembus 25 Ribu Pendaftar, Ini Deretan Prodi Paling Ketat di PMB UMS 2026

by Indospektrum
18 Juli 2026
Next Post
Ilustrasi - Tanggul Sungai Tuntang yang mengalami keretakan. Foto: Ist.

Tanggul Sungai Tuntang Retak, Pemprov Jateng Minta BBWS Segera Lakukan Penguatan

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama putranya, Mohammad Alif Daffa mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu pagi (19/7/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Momen Hangat Ahmad Luthfi Dorong Kursi Roda Putranya di Sukoharjo Spektakuler Run 2026

19 Juli 2026
Suasana Sukoharjo Spektakuler Run 2026 di Sentra Niaga The Park Mall Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Demam Lari di Jawa Tengah: Saat Olahraga Berubah Menjadi Budaya dan Gaya Hidup

19 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi mengikuti acara Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sukoharjo Spektakuler Run 2026: Diikuti 2.000 Pelari Bersama Ahmad Luthfi, Sukses Dongkrak Hotel dan UMKM

19 Juli 2026
PBSI FKIP UMS menggelar Review dan FGD Kurikulum Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Siapkan Lulusan Unggul di Dunia Kerja, PBSI FKIP UMS Gelar Review dan FGD Kurikulum 2026

18 Juli 2026
Suasana PMB UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Tembus 25 Ribu Pendaftar, Ini Deretan Prodi Paling Ketat di PMB UMS 2026

18 Juli 2026
Grand Closing Peksimida Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat malam (17/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Sukses Gelar Peksimida 2026, Jateng Bidik Hattrick Juara Umum Peksiminas

18 Juli 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum