Sabtu, 10 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Baznas Jateng Salurkan Bantuan Modal Usaha Rp5,25 Miliar untuk 1.750 Mustahik

Indospektrum by Indospektrum
9 Oktober 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Wakil Gubernur Taj Yasin secara simbolis menyerahkan bantuan modal produktif senilai total Rp5,25 miliar kepada 1.750 mustahik Baznas Jawa Tengah, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Sebanyak 1.750 mustahik (penerima zakat) binaan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Tengah menerima bantuan modal produktif senilai total Rp5,25 miliar. Masing-masing penerima memperoleh Rp3 juta untuk mengembangkan usaha yang dijalankan.

Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin di Hotel Wujil, Ungaran, Kabupaten Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026.

Menurut Taj Yasin, bantuan modal usaha tersebut tidak cukup hanya disalurkan. Penggunaannya perlu dikawal agar benar-benar membantu penerima mengembangkan usaha dan meningkatkan kemandirian ekonomi.

Tokoh yang akrab disapa Gus Yasin itu mengapresiasi pola Baznas yang tidak berhenti pada pemberian modal, tetapi juga menyediakan pendampingan untuk memantau perkembangan usaha penerima manfaat. Menurutnya, pola tersebut dapat menjadi contoh bagi pemerintah dalam mengelola program bantuan modal.

Ia berharap, bantuan yang diberikan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, juga disertai pengawasan dan pendampingan. Dengan demikian, dana yang disalurkan dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan usaha dan memberikan dampak nyata bagi penerimanya.

“Ini menjadi role model buat kita seharusnya. Jadi kalau memang ada yang dibantu itu harus ada yang mendampingi, menjadi pengawas, supaya bisa berkembang,” kata Taj Yasin.

Menurutnya, keberhasilan program bantuan tidak semata-mata diukur dari jumlah dana yang tersalurkan, tetapi juga dari perkembangan usaha penerima. Bahkan, ia mengapresiasi penerima bantuan Baznas yang kini telah mampu beralih status dari mustahik menjadi muzaki atau orang yang menunaikan zakat.

Ketua Baznas Jateng, Ahmad Darodji, mengatakan, program bantuan modal usaha produktif tahun ini menyasar 3.500 mustahik dengan total alokasi Rp10,5 miliar. Penyalurannya dilakukan secara bertahap, dengan setiap penerima memperoleh bantuan Rp3 juta.

Untuk memastikan bantuan digunakan secara produktif, Baznas melibatkan penyuluh agama di kecamatan masing-masing sebagai pendamping. Kedekatan mereka dengan penerima manfaat diharapkan memudahkan pemantauan sekaligus membantu penerima mengembangkan usahanya.

Setiap empat bulan, para pendamping diminta menyampaikan laporan perkembangan usaha yang mereka dampingi. Dari laporan tersebut, Baznas dapat melihat perubahan yang terjadi, mulai dari penambahan fasilitas usaha hingga peningkatan jumlah pekerja.

Darodji mencontohkan, ada penerima yang sebelumnya memiliki dua bangku usaha, kemudian berkembang menjadi empat. Ada pula pelaku usaha yang mampu menambah jumlah pekerja dari tiga menjadi lima orang.

Bahkan, dari hasil kunjungan langsung, Baznas menemukan penerima bantuan yang mampu memperoleh keuntungan hingga Rp300 ribu per hari.

“Kalau kita ingin membuat orang mandiri dan bebas dari kemiskinan, bagi kami ada dua cara, yaitu dilatih punya keterampilan dan diberi modal. Kalau bantuan konsumtif, mungkin beberapa hari sudah habis. Tetapi, kalau produktif, kita beri kail agar mereka berkembang,” jelas Darodji.

Manfaat bantuan tersebut dirasakan Slamet Rahardjo, pelaku usaha sol sepatu asal Kabupaten Batang. Ia telah menjalankan usahanya selama sekitar 15 tahun. Setelah mengalami kecelakaan, Slamet kini harus menggunakan kursi roda untuk menjalani aktivitas sehari-hari.

Bantuan dari Baznas akan dimanfaatkan untuk membeli perlengkapan baru, seperti benang, lem, dan cutter, guna menunjang pekerjaannya. Ia berharap, tambahan modal tersebut dapat membuat usahanya semakin berkembang.

“Alhamdulillah, dengan adanya bantuan dari Baznas, saya bisa lebih mengembangkan usaha dengan membeli peralatan sol sepatu yang baru,” kata Slamet.

Penerima lainnya, Emyatun, pedagang nasi Padang Ampera asal Kota Semarang, juga berencana menggunakan bantuan tersebut untuk menambah modal dan memperbarui peralatan usaha, termasuk kompor dan perlengkapan penyajian.

Ia menjalankan usaha bersama suaminya. Dalam beberapa bulan terakhir, penjualannya mulai meningkat setelah bekerja sama dengan sejumlah layanan pesan-antar makanan, seperti ShopeeFood, GoFood, dan GrabFood.

Emyatun berharap tambahan modal tersebut dapat membantu mengembangkan usahanya sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga. Ke depan, ia ingin bisa mandiri secara ekonomi dan membantu orang lain yang membutuhkan.

“Semoga tidak hanya menjadi mustahik, tetapi akhirnya bisa menjadi muzaki dan membantu yang lainnya,” ujarnya.

Tags: Taj YasinWakil Gubernur Jawa Tengah
Previous Post

Pemprov Jateng Kucurkan Rp374,2 Juta Bantuan Kos Gratis untuk 224 Mahasiswa NTT

Next Post

Dorong Akselerasi AI Nasional, Telkom Solution Perkuat Ekosistem Digital di DTIIF 2026

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Mantan Ketua Komisi Yudisial sekaligus pakar hukum tata negara UMS, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, M.Hum. Foto: Ist.
Gagasan

Pakar UMS Buka Suara Soal Ijazah Wapres Gibran: “Tidak Menemukan Bukti Itu Bukan Berarti Terbukti”

by Indospektrum
10 Oktober 2026
Peristiwa perundungan menjadi salah satu perhatian saat kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Lawan Perundungan Anak, DP3AKB Jateng Dorong Edukasi dan Pengawasan Berbasis Keluarga

by Indospektrum
10 Oktober 2026
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, saat pembukaan FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Buka FTBI 2026, Wagub Taj Yasin Dorong Pelestarian Bahasa Jawa di Lingkungan Keluarga dan Instansi

by Indospektrum
9 Oktober 2026
Kehadiran layanan ini berawal dari pertanyaan yang disampaikan dalam program DSDMO Menyapa mengenai tempat untuk memperoleh bantuan ketika dosen dan tendik membutuhkan konseling. Foto : Ist.
Indeks

UMS Sediakan Dukungan Fasilitas Kesehatan Mental bagi Dosen dan Tendik

by Indospektrum
9 Oktober 2026
Pembukaan FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Balai Bahasa Jawa Tengah, Kabupaten Semarang pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pembukaan FTBI Jateng 2026 Berlangsung Meriah, Wagub Taj Yasin Tekankan Pelestarian Bahasa Jawa

by Indospektrum
9 Oktober 2026
Next Post
Direktur Enterprise & Business Service Telkom Veranita Yosephine menyampaikan paparan dalam sesi panel “The Future of AI in Indonesia” pada rangkaian Road to DTIIF 2026 di Auditorium Wisma Danantara Indonesia, Jakarta, Kamis (8/10/2026). Foto: Ist.

Dorong Akselerasi AI Nasional, Telkom Solution Perkuat Ekosistem Digital di DTIIF 2026

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Mantan Ketua Komisi Yudisial sekaligus pakar hukum tata negara UMS, Prof. Dr. Aidul Fitriciada Azhari, M.Hum. Foto: Ist.
Gagasan

Pakar UMS Buka Suara Soal Ijazah Wapres Gibran: “Tidak Menemukan Bukti Itu Bukan Berarti Terbukti”

10 Oktober 2026
Peristiwa perundungan menjadi salah satu perhatian saat kunjungan kerja Komisi VIII DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Lawan Perundungan Anak, DP3AKB Jateng Dorong Edukasi dan Pengawasan Berbasis Keluarga

10 Oktober 2026
Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen, saat pembukaan FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026, Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Buka FTBI 2026, Wagub Taj Yasin Dorong Pelestarian Bahasa Jawa di Lingkungan Keluarga dan Instansi

9 Oktober 2026
Kehadiran layanan ini berawal dari pertanyaan yang disampaikan dalam program DSDMO Menyapa mengenai tempat untuk memperoleh bantuan ketika dosen dan tendik membutuhkan konseling. Foto : Ist.
Indeks

UMS Sediakan Dukungan Fasilitas Kesehatan Mental bagi Dosen dan Tendik

9 Oktober 2026
Pembukaan FTBI Tingkat Provinsi Jawa Tengah 2026 di Balai Bahasa Jawa Tengah, Kabupaten Semarang pada Jumat, 9 Oktober 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pembukaan FTBI Jateng 2026 Berlangsung Meriah, Wagub Taj Yasin Tekankan Pelestarian Bahasa Jawa

9 Oktober 2026
Pelatihan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi Satuan Tugas Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (Satgas K3L) dan Satuan Pengamanan (Satpam). Foto : Ist.
Indeks

UMS Pastikan Tim Pengamanan Internal Tanggap Tangani Kondisi Darurat Kebakaran

9 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum