
SEMARANG – PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) terus memperkuat komitmennya dalam pengembangan ekosistem keuangan syariah melalui kolaborasi strategis dengan Muslimat Nahdlatul Ulama.
Hal ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dalam rangkaian kegiatan Halal Bihalal dan peringatan Harlah ke-80 Muslimat NU yang berlangsung di Semarang.
Penandatanganan MoU dilakukan oleh Kemas Erwan Husainy, selaku Direktur Retail Banking BSI, dengan Ibu Arifah sebagai ketua PP Muslimat NU disaksikan oleh Ibu Khofifah Indar Parawangsa sebagai Ketua Umum Dewan Pembina, dan dari BSI didampingi oleh ibu Rima Dwi Permatasari selaku SVP Islamic Ecosystem Group Head, serta Bapak Ficko Hardowiseto selaku RCEO 7 Semarang.
Pada kesempatan ini, Muslimat NU juga mendapatkan Rekor Muri yaitu Organisasi Masyarakat Perempuan dgn Jumlah Profesor Terbanyak.
Momentum ini menjadi langkah strategis bagi BSI dalam memperluas jangkauan layanan kepada ekosistem Muslimat NU yang memiliki basis anggota sebanyak 32 juta di seluruh Indonesia.
Sebagai bagian dari penguatan sinergi, BSI juga memperoleh dukungan kuat dari para tokoh, termasuk endorsement terhadap dua produk unggulan, yaitu layanan Tabungan Haji & Umroh serta produk Emas, yang relevan dengan kebutuhan perencanaan ibadah dan investasi syariah.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis sebagai bentuk sinergi yang terjalin dengan Muslimat NU, sekaligus memperkuat kontribusi nyata dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.
Komitmen Berkelanjutan
Melalui kolaborasi ini, BSI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis dalam mendukung fokus SDG 5 yg mencakup akses perempuan, juga dalam kolaborasi pemberdayaan ekonomi umat berbasis prinsip syariah. Sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak luas dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.











