Categories: IndeksPendidikan

Bukan Sekadar Mahasiswa Biasa, Penerima Beasiswa Kader UMS Diminta Jadi Pelopor Berkemajuan

Pembinaan mahasiswa penerima Beasiswa Kader yang digelar di Auditorium Mohammad Djazman Kampus I UMS. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa penerima Beasiswa Kader Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) diingatkan untuk tidak sekadar menjadi mahasiswa biasa. Mereka diminta tampil sebagai kader unggul yang membawa nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan akademik maupun sosial.

Pesan tersebut disampaikan Ketua Lembaga Pengembangan Persyarikatan, Pengkaderan, dan Alumni (LP3A) UMS, Dr. Bambang Sukoco, S.H., M.H., dalam kegiatan pembinaan mahasiswa penerima Beasiswa Kader yang digelar di Auditorium Mohammad Djazman Kampus I UMS.

Dalam sambutannya, Bambang menegaskan bahwa mahasiswa penerima beasiswa kader merupakan individu terpilih dari ribuan pendaftar. Oleh karena itu, mereka harus menyadari statusnya sebagai kader Muhammadiyah yang memiliki tanggung jawab lebih.

“Adik-adik semua adalah kader Muhammadiyah. Bahkan kader pilihan. Maka ini perlu disyukuri dan disadari,” ujarnya Jumat (10/4/2026).

Ia juga menekankan bahwa beasiswa yang diterima bukan sekadar bantuan finansial, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan. Bentuk pertanggungjawaban tersebut diwujudkan melalui karakter dan perilaku yang mencerminkan nilai-nilai Muhammadiyah. Mahasiswa kader harus mampu menjadi pembaharu, pelopor, sekaligus pembeda di tengah masyarakat.

“Mahasiswa penerima beasiswa kader harus unggul dalam akademik, ibadah, dan kepedulian sosial. Itu yang mencerminkan kader Muhammadiyah berkemajuan,” tambahnya.

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya keseimbangan antara prestasi akademik, aktivitas organisasi, dan gerakan dakwah. Ia bahkan menyinggung evaluasi akademik sebagai bentuk komitmen menjaga kualitas mahasiswa kader.

“Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pembinaan karakter mahasiswa kader UMS agar mampu menjadi generasi penerus Muhammadiyah yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga kuat dalam nilai keislaman dan kepedulian sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, H. Dodok Sartono, S.E., M.M., turut memberikan motivasi kepada para mahasiswa. Ia menegaskan bahwa keberadaan mahasiswa di forum tersebut bukan sekadar sebagai peserta, tetapi sebagai bagian dari kader persyarikatan yang memiliki tanggung jawab besar.

“Beasiswa yang Anda terima adalah amanah. Muhammadiyah tidak meminta pengembalian dalam bentuk materi, tetapi dalam bentuk kontribusi nyata,” tegasnya.

Dodok juga mendorong mahasiswa untuk aktif dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), memakmurkan masjid kampus, serta menunjukkan keunggulan akademik.

“Jangan sampai mahasiswa kader Muhammadiyah tertinggal secara akademik. Kalian harus unggul, baik intelektual maupun spiritual,” ucapnya.

Indospektrum

Recent Posts

KAI Daop 6 Gelar Safety Rangers Goes to School di SDN Kabangan Solo

SOLO - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menggelar kegiatan Safety…

6 jam ago

Keikutsertaan Indonesia Gabung BoP Digugat ke MK, Persetujuan DPR Jadi Sorotan

SOLO - Langkah Presiden RI, Prabowo Subianto yang membawa Indonesia bergabung ke Board of Peace…

7 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Kadin “Keroyok” Kemiskinan Ekstrem di Jawa Tengah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengajak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) berkolaborasi dalam…

8 jam ago

FHIP UMS Gelar ICRTLAW ke-5: Soroti Tantangan Keamanan Siber dan Perlindungan HAM di Era Digital

SOLO - Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) http://ums.ac.id menyelenggarakan International…

8 jam ago

Brebes Bakal Jadi Lokasi Mega Farm Terbesar di Indonesia, Kapasitas 30 Ribu Ekor Sapi

SEMARANG – Peternakan sapi perah terpadu (mega farm) berskala besar dengan kapasitas mencapai 30 ribu…

8 jam ago

Pemprov Jateng Dorong Percepatan Raperda Garis Sempadan demi Ketertiban Ruang

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendorong percepatan pembahasan Rencana Peraturan Daerah (Raperda) tentang Garis…

11 jam ago

This website uses cookies.