Rabu, 26 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Bisnis

Dari Abon Pepaya hingga Kopi Luwak Liberica, Ramaikan Pameran Produk Hari Desa Nasional di Boyolali

Indospektrum by Indospektrum
14 Januari 2026
in Bisnis, Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Wagub Jateng tinjau Pameran Produk Unggulan Desa, dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Mojosongo, Boyolali, Rabu, (14/1/2026). Foto : Ist.

BOYOLALI — Aneka olahan hasil budidaya petani dari berbagai daerah meramaikan Pameran Produk Unggulan Desa, dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 di Lapangan Desa Butuh, Mojosongo, Boyolali, Rabu, (14/1/2026). Mulai dari olahan pangan lokal seperti abon pepaya, aneka olahan sapi, hingga kopi luwak Liberica yang dikenal langka.

Sekretaris TP PKK Boyolali, Mindaryati menyebut, puncak peringatan Hari Desa Nasional di Boyolali menjadi momentum untuk mendorong desa-desa semakin berkembang dan inovatif, sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM.

“Luar biasa sekali menyambut Hari Desa di Kabupaten Boyolali secara nasional. Kami berharap melalui puncak peringatan Hari Desa ini memberikan motivasi untuk desa-desa berkembang secara optimal, lebih inovatif lagi,” ungkap Mindaryati.

Dia mengatakan, pameran tersebut menjadi ruang promosi produk UMKM sekaligus memperlihatkan hasil pembinaan yang dilakukan Tim Penggerak PKK melalui Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga (UP2K) Terpadu (UP2KT) dari tingkat kecamatan hingga desa.

“Kita kan sebagai pembina dari UP2K, UP2KT, usaha-usaha peningkatan kesejahteraan keluarga. Jadi kita membina di kecamatan sampai di desa,” katanya.

Menurutnya, sejumlah produk lokal Boyolali yang ditampilkan juga memanfaatkan potensi bahan baku yang selama ini melimpah namun belum dimaksimalkan. Salah satunya abon pepaya. “Ada beberapa produk yang melimpah dan belum difungsikan dengan maksimal. Contohnya ada yang namanya abon pepaya,” ucapnya.

Selain itu, Boyolali juga menampilkan berbagai produk olahan sapi yang menjadi ciri khas daerah. Seperti abon manis, abon pedas, dendeng, hingga olahan paru.

Tak hanya produk Boyolali, pameran juga diikuti pelaku UMKM dari luar Jawa Tengah. Salah satunya Fitriyati, Kepala Desa Prangat Baru, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dia membawa produk kopi KAPAK PRABU (Kampung Kopi Luwak Desa Prangat Baru).

“Kopi kita ini kopi langka di Indonesia, cuma ada tiga titik: di Riau, Jawa Barat, dan Kalimantan Timur di Desa Prangat Baru. Jenisnya Liberica,” kata Fitriyati.

Fitriyati menyebut kopi Liberica dari desanya memiliki cita rasa khas dan diminati hingga mancanegara. Ia mengatakan, desanya pernah dikunjungi pembeli dari berbagai negara seperti Jepang, China, Italia, Spanyol, hingga Malaysia. “Alhamdulillah peminatnya banyak sampai dari mancanegara, karena memang langka dan rasanya yang unik,” ujarnya.

Ia menambahkan, kopi luwak yang diproduksi berasal dari luwak liar sehingga kualitas biji kopi dinilai lebih terjaga. “Kopi luwak ini kita pakai kopi luwak liar, jadi luwaknya tidak diternak. Kelebihannya, kopinya sangat berkualitas karena kopi yang dimakan hanya kopi-kopi yang berkualitas,” katanya.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jateng Ahmad Luthfi menilai, pameran produk unggulan desa dalam rangka Hari Desa Nasional 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat perputaran ekonomi daerah, khususnya Boyolali dan wilayah sekitar.

“Luar biasa ini Hari Desa Nasional acaranya. Saya yakin pertumbuhan ekonomi ini akan mengungkit daerah Kabupaten Boyolali dan sekitarnya,” ujar Taj Yasin.

Ia menambahkan, keterlibatan pelaku UMKM dan BUMDes dari berbagai daerah dalam pameran tersebut menjadi kesempatan untuk memperluas promosi produk desa sekaligus mendorong pelaku usaha naik kelas melalui penguatan kelembagaan ekonomi di desa.

Sementara itu, Dirjen Pembangunan Ekonomi dan Investasi Desa Kemendes, Tabrani menyampaikan, pameran produk unggulan desa di Boyolali diikuti lebih dari 90 pelaku usaha dari berbagai provinsi, termasuk perwakilan BUMDes dan UMKM lokal.

“Hari ini lebih dari 90 pelaku usaha, baik yang datang dari provinsi yang ada di Indonesia, perwakilan BUMDes, serta banyak menampilkan UKM-UKM lokal Boyolali dan Jawa Tengah,” ucapnya.

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, dalam sambutannya menegaskan pameran menjadi salah satu cara konkret mendorong ekonomi desa dengan mengangkat pelaku usaha di tingkat desa agar naik kelas.

“Dengan pameran produk unggulan desa ini, kita ingin memastikan desa bukan lagi pemain pinggiran, tapi desa menjadi pemain utama ekonomi di Indonesia,” ujarnya.

Tags: Budidaya PertanianHari Desa NasionalProduk Unggulan DesaWagub Jateng Taj Yasin Maimoen
Previous Post

Peringati Hari Desa Nasional, Taj Yasin Sebut 97,25 Persen Desa di Jateng Sudah Punya BUMDes

Next Post

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Paparkan Potensi Desa dalam Lokakarya Peringatan Hari Desa

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Study visit tim manajemen UMS ke Malaysia. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Internasionalisasi, Prodi Manajemen UMS Jelajahi Program Double Degree Bersama MSU Malaysia

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd., melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen periode 2026–2030. Foto: Ist.
Indeks

Nasrul Harahab Dilantik Jadi Kepala SD UMS Global Citizen Lab School Periode 2026–2030

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Ilustrasi - FAS sebagai entitas anak Blibli hadir tak hanya sebagai penyedia operasional, tetapi juga mitra strategis yang mendorong pertumbuhan brand. Foto: Ist.
Bisnis

Bantu Brand Scaling Up Tanpa Modal Raksasa, FAS Hadirkan Solusi All-in-One Enabler

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menghadiri seremoni Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur (25/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Investasi Rp1,6 Triliun, Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur Resmi Dimulai

by Indospektrum
25 Agustus 2026
Ilustrasi - Kekeringan di musim kemarau. Foto: Google Gemini
Indeks

Pemprov Jateng Dorong Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan Panjang

by Indospektrum
25 Agustus 2026
Next Post
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dan Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda Laos dalam lokakarya Hari Desa di Boyolali. Foto : Ist.

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi Paparkan Potensi Desa dalam Lokakarya Peringatan Hari Desa

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Study visit tim manajemen UMS ke Malaysia. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Internasionalisasi, Prodi Manajemen UMS Jelajahi Program Double Degree Bersama MSU Malaysia

26 Agustus 2026
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd., melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen periode 2026–2030. Foto: Ist.
Indeks

Nasrul Harahab Dilantik Jadi Kepala SD UMS Global Citizen Lab School Periode 2026–2030

26 Agustus 2026
Ilustrasi - FAS sebagai entitas anak Blibli hadir tak hanya sebagai penyedia operasional, tetapi juga mitra strategis yang mendorong pertumbuhan brand. Foto: Ist.
Bisnis

Bantu Brand Scaling Up Tanpa Modal Raksasa, FAS Hadirkan Solusi All-in-One Enabler

26 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menghadiri seremoni Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur (25/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Investasi Rp1,6 Triliun, Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur Resmi Dimulai

25 Agustus 2026
Ilustrasi - Kekeringan di musim kemarau. Foto: Google Gemini
Indeks

Pemprov Jateng Dorong Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan Panjang

25 Agustus 2026
Lokasi kebakaran di Kampung Tunggulsari, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Selasa (25/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Kebakaran Rumah Produksi Kursi Busa di Solo, Dua Anak Alami Luka Bakar

25 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum