Categories: IndeksPendidikan

Darul Arqam UMS: Dr. Tafsir Tekankan Pentingnya Fikih Prioritas dalam Gerakan Muhammadiyah

Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. H. Tafsir, M.Ag., memberikan materi Materi Fiqih Prioritas dalam agenda Darul Arqam Pimpinan UMS, Kamis (8/1/2026). Foto: Ist. 

KLATEN – Materi Fiqih Prioritas dari ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr. H. Tafsir, M.Ag., dalam rangkaian Darul Arqam Pimpinan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menegaskan pentingnya memahami perbedaan antara syariah dan fikih sebagai dasar pengambilan sikap keagamaan dan keputusan Persyarikatan. Pemahaman ini dinilai krusial dalam menjaga nalar Islam berkemajuan di tengah dinamika masyarakat.

Dalam pemaparannya, pemateri menjelaskan bahwa syariah bersifat tunggal, mutlak, dan final, karena bersumber langsung dari Al-Qur’an dan Sunah. Namun, ketika syariah telah disentuh oleh tafsir, pemikiran, dan ijtihad manusia, maka hasilnya bukan lagi syariah, melainkan fikih, yang bersifat beragam, tidak tunggal, dan sangat dipengaruhi ruang dan waktu.

“Syariah itu satu dan mutlak benar, tetapi ketika sudah disentuh oleh akal manusia, itu bukan syariah lagi, melainkan fikih. Fikih tidak pernah final, tidak mutlak, dan selalu berkembang,” tegasnya, Kamis (8/1/2026).

Ia mencontohkan persoalan hukum rokok yang tidak memiliki penyebutan eksplisit dalam Al-Qur’an maupun hadis. Perbedaan pandangan antara Muhammadiyah, NU, dan kelompok lain muncul bukan karena perbedaan syariah, melainkan karena perbedaan fikih. Oleh karena itu, fatwa tidak bersifat memaksa seperti undang-undang, melainkan menjadi rujukan bagi mereka yang membutuhkan.

“Fatwa itu bukan undang-undang. Ia tidak memaksa dan tidak mengikat. Fatwa hanya dipakai oleh orang yang membutuhkan fatwa,” jelasnya.

Ia juga mengulas persoalan penentuan awal Ramadan dan Idulfitri sebagai contoh nyata perbedaan fikih. Menurutnya, satu Ramadan dan satu Syawal adalah syariah, tetapi perbedaan penetapan tanggal terjadi karena perbedaan metode dan ijtihad manusia. Dalam konteks ini, warga Muhammadiyah didorong untuk berpegang pada keputusan Persyarikatan sebagai bentuk disiplin organisasi.

“Berbuat salah karena ijtihad itu tetap berpahala. Salah satu pahala, benar dua pahala. Yang tidak dibenarkan adalah tidak memilih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya fikih prioritas dalam gerakan Muhammadiyah. Keputusan mendirikan sekolah, rumah sakit, dan panti asuhan dipahami sebagai strategi dakwah dan tajdid yang kontekstual, terutama dalam merespons tantangan sosial, kemiskinan, dan misi keagamaan di masa kolonial.

Menurutnya, meskipun Nabi Muhammad dikenal sebagai pedagang, Muhammadiyah mengambil jalan fikih prioritas dengan membangun amal usaha di bidang pendidikan, kesehatan, dan sosial sebagai sarana dakwah yang efektif dan berkelanjutan.

“Ini bukan penyimpangan dari syariah, tetapi hasil ijtihad fikih yang mempertimbangkan kebutuhan umat dan tantangan zamannya,” paparnya.

Pemaparan tersebut menegaskan bahwa Islam Berkemajuan menuntut kemampuan membedakan antara ajaran yang bersifat prinsipil dan produk pemikiran manusia. Dengan pemahaman ini, warga Muhammadiyah diharapkan mampu bersikap bijak, terbuka, dan progresif dalam mengelola amal usaha serta menjalankan peran keumatan.

Materi Fiqih Prioritas menjadi salah satu fondasi ideologis dalam Darul Arqam Pimpinan UMS untuk memperkuat kepemimpinan yang berlandaskan Manhaj Tarjih, nalar kritis, dan semangat tajdid, sejalan dengan misi UMS sebagai bagian dari gerakan Islam berkemajuan. 

Indospektrum

Recent Posts

Penggeledahan di Sukoharjo, Gubernur Ahmad Luthfi Minta Masyarakat Jaga Kondusivitas

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat agar tidak gegabah oleh informasi yang…

9 menit ago

Blibli Histeria 11.11 Hadir 3–13 November 2026, Tawarkan Best Deal dan Promo Tiap Hari

Tanggal transaksi: 3–13 November 2026 Selamat! Transaksi Berhasil Barang incaran: Dapat. Harga impian: Dapat. Diskon…

4 jam ago

Inovasi Mahasiswa UMS Kembangkan ‘REVIVEE’, Platform AI dan Blockchain untuk Solusi Limbah Pangan di Solo Raya

SOLO - Limbah pangan dan sampah organik maupun anorganik yang terus meningkat menjadi tantangan bagi…

8 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi: Jateng Kantongi Komitmen Investasi Rp9,7 Triliun dari Hasil Promosi di Vietnam

SEMARANG - Jawa Tengah bersiap menerima gelombang investasi sekitar Rp9,7 triliun dari sejumlah perusahaan asing.…

21 jam ago

Inovasi Mahasiswa UMS, MoveWall-AI Sabet Medali Perunggu di ISIF 2026 Berkat Terapi Bahu Berbasis Game Interaktif

SOLO - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengembangkan inovasi rehabilitasi bahu berbasis kecerdasan buatan…

22 jam ago

Persiapan Dhaup Ageng Mangkunegaran: Rangkaian Prosesi Adat Siap Digelar 3–8 November 2026

SOLO - Suasana Pura Mangkunegaran di Kota Solo tampak mulai sibuk menjelang acara Dhaup Ageng…

23 jam ago

This website uses cookies.