Kamis, 14 Mei 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Dosen FAI UMS: Berbakti kepada Orang Tua adalah Kewajiban Setelah Tauhid

Indospektrum by Indospektrum
7 Mei 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.

SOLO – Di tengah kehidupan yang semakin sibuk, hubungan anak dan orang tua kerap berubah tanpa disadari. Nada bicara mulai meninggi, waktu bersama semakin sedikit, hingga perhatian kepada orang tua perlahan tergeser oleh urusan dunia yang tidak ada habisnya.

Padahal dalam ajaran Islam, kedudukan orang tua ditempatkan begitu tinggi, bahkan ridho Allah SWT disebut bergantung pada ridho kedua orang tua seperti yang diriwayatkan dalam hadis.

Pesan itulah yang menjadi titik awal pembahasan Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A., Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, saat mengupas kandungan Q.S Al-Isra ayat 23-24. Dalam penjelasannya, ia menghadirkan sembilan poin reflektif mengenai birrul walidain atau berbakti kepada orang tua.

Menurut Hakimuddin, berbakti kepada orang tua bukan sekadar anjuran, melainkan kewajiban setiap anak sebagai bentuk balasan atas kasih sayang yang telah diberikan sejak kecil. Bahkan di dalam Al-Qur’an, perintah berbakti kepada orang tua disandingkan langsung dengan perintah mentauhidkan Allah SWT.

“Perintah berbakti kepada kedua orang tua dan perintah mentauhidkan Allah ditulis bersamaan dalam ayat ini,” jelasnya, Kamis (7/5/2026).

Penyandingan itu menunjukkan betapa besar kedudukan orang tua dalam Islam. Karena itu pula, durhaka kepada orang tua menjadi dosa besar setelah syirik kepada Allah SWT.

“Jika dosa terbesar pertama adalah syirik dari Allah SWT, maka durhaka kepada orang tua menduduki urutan kedua dosa terbesar yang dilarang oleh Allah SWT,” kata dia.

Hakimuddin kemudian mengajak untuk melihat hubungan anak dan orang tua dalam realitas kehidupan sehari-hari. Dalam sebuah keluarga, menurutnya, setiap individu bukan hanya menjadi sumber kasih sayang, tetapi juga ujian satu sama lain. Ketika orang tua memasuki usia lanjut, anak akan diuji kesabarannya.

“Orang tua akan menjadi ujian bagi anak-anaknya ketika berumur lanjut. Perilaku dan sifatnya akan kembali seperti anak kecil (ardzalil umur),” tuturnya.

Karena itu, Islam memberikan perhatian yang sangat rinci terhadap adab seorang anak kepada orang tuanya. Bahkan ucapan sederhana seperti “ah” saja dilarang dalam Al-Qur’an karena dianggap dapat menyakiti hati orang tua.

“Kasih sayang orang tua sangat diperhatikan oleh Allah SWT. Perkataan “ah” saja yang kelihatan sepele dilarang oleh Allah, apalagi dengan sikap kasar berupa fisik,” tegasnya.

Di sisi lain, perlakuan seorang anak kepada orang tuanya juga akan menjadi pelajaran hidup bagi generasi berikutnya. Hakimuddin menyebut bahwa sikap hormat dan kasih sayang kepada orang tua merupakan bentuk keteladanan nyata yang direkam oleh anak-anak.

Ia mengisahkan seorang anak kecil di Riyadh yang mewakafkan mesin penyuling air di sebuah masjid dekat rumahnya. Tindakan itu ternyata terinspirasi dari orang tuanya yang pernah melakukan hal serupa ketika dirinya masih kecil.

“Anak akan merekam dan meniru segala aktivitas yang dilakukan oleh orang tuanya,” ungkapnya.

Menurut Hakimuddin, memprioritaskan urusan orang tua seharusnya menjadi bagian penting dalam kehidupan seorang anak. Sekecil apa pun permintaan orang tua tidak boleh dianggap remeh di tengah kesibukan duniawi.

Ia juga mengingatkan tentang hukum sunnatullah atau hukum resiprositas dalam kehidupan manusia. Bagaimana seseorang memperlakukan orang tuanya hari ini, bisa menjadi cerminan bagaimana ia akan diperlakukan oleh anak-anaknya kelak.

Hakimuddin mengutip hadis yang diriwayatkan Abu Qilabah. “Kebajikan itu tidak akan pernah lengkang, dosa tidak akan pernah terlupakan, sedangkan Allah yang Maha Kuasa tidak akan pernah mati. Maka, lakukan sesukamu, karena sebagaimana engkau lakukan, maka demikianlah engkau akan diperlakukan,” kutipnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan pandangan Ibnu Qayyim bahwa balasan suatu amalan akan sesuai dengan jenis amal yang dilakukan. Hal itu sejalan dengan surat Ar-Rahman ayat 60, “Dan adakah balasan kebajikan selain kebajikan pula.”

Tak hanya itu, Hakimuddin juga mengingatkan bahwa durhaka kepada orang tua termasuk dosa yang sebagian balasannya dapat disegerakan di dunia. Ia mengutip sabda Rasulullah SAW, “Setiap dosa, Allah akan mengakhirkan balasannya, sebagaimana yang ia kehendaki hingga akhir kiamat, kecuali durhaka kepada orang tua, sesungguhnya Allah menyegerakan balasannya bagi pelakunya saat hidup di dunia sebelum wafat, hadis riwayat Thabrani”

“Balasan atas kedurhakaan seorang anak kepada orang tuanya bisa jadi akan ditimpakan di dunia, sesuai dengan apa yang dijelaskan pada hadis tersebut. Wallahu a’lam,” jelasnya.

Di akhir penjelasannya, Hakimuddin mengingatkan bahwa berbakti kepada orang tua tidak berhenti ketika mereka meninggal dunia. Seorang anak tetap memiliki kewajiban mendoakan kedua orang tuanya sebagai bentuk kasih sayang dan keberbakatan yang terus hidup.

Pada doa yang tertulis dalam ayat 24, menurutnya, terdapat manifestasi rahmat Allah SWT kepada hambanya. Rahmat itu akan diberikan sesuai dengan kadar pengabdian seorang hamba kepada Allah, termasuk dalam memperlakukan kedua orang tuanya.

“Jika kita ingin mendapat rahmat dengan kadar maksimal, tidak ada jalan kecuali dengan memaksimalkan tarbiyah kepada mereka,” tegasnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Perkuat Langkah Internasional, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMS Ikuti Leadership Program di USIM Malaysia

Next Post

Abimanyu Bintang dan Resky Yusuf Amankan Podium di Idemitsu Honda Thailand Talent Cup 2026

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FKI UMS melakukan kegiatan Visiting Lecture di Universiti Sains Islam Malaysia pada 4-5 Mei 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gelar Visiting Lecture di Malaysia, Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perkuat Jejaring Student Mobility

by Indospektrum
13 Mei 2026
Suasana kegiatan P2M kolaborasi antara UMS dengan PCM Kartasura. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kompetensi Guru PAI, MPAI UMS Jalin Kolaborasi P2M dengan PCM Kartasura

by Indospektrum
13 Mei 2026
Tim PkM KI UMS memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa CLC Tunas Harapan Bangsa, Sabah, Senin (11/5/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Berikan Pelatihan Literasi Keuangan dan Komputer bagi Siswa CLC di Sabah

by Indospektrum
13 Mei 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyerahkan bantuan program perbaikan RTLH. Foto: Ist.
Indeks

Taj Yasin: Perbaikan RTLH Bukan Sekadar Fisik, tapi Menghadirkan Martabat dan Harapan

by Indospektrum
13 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melakukan penanaman pohon dalam rangka konservasi dan reklamasi tambang batu andesit di Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu, 13 Mei 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Pulihkan Ekosistem, Reklamasi Pascatambang di Desa Kandangan Jadi Model Kelestarian Lingkungan

by Indospektrum
13 Mei 2026
Next Post
Abimanyu Bintang Fermadi (tengah) berhasil meraih podium pada race kedua ajang IHTTC 2026 di Sepang International Circuit, Malaysia, 3 Mei 2026. Foto: Ist.

Abimanyu Bintang dan Resky Yusuf Amankan Podium di Idemitsu Honda Thailand Talent Cup 2026

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi FKI UMS melakukan kegiatan Visiting Lecture di Universiti Sains Islam Malaysia pada 4-5 Mei 2026. Foto: Ist.
Indeks

Gelar Visiting Lecture di Malaysia, Prodi Ilmu Komunikasi UMS Perkuat Jejaring Student Mobility

13 Mei 2026
Suasana kegiatan P2M kolaborasi antara UMS dengan PCM Kartasura. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Kompetensi Guru PAI, MPAI UMS Jalin Kolaborasi P2M dengan PCM Kartasura

13 Mei 2026
Tim PkM KI UMS memberikan penguatan literasi keuangan dan pelatihan dasar komputer bagi siswa CLC Tunas Harapan Bangsa, Sabah, Senin (11/5/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Berikan Pelatihan Literasi Keuangan dan Komputer bagi Siswa CLC di Sabah

13 Mei 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menyerahkan bantuan program perbaikan RTLH. Foto: Ist.
Indeks

Taj Yasin: Perbaikan RTLH Bukan Sekadar Fisik, tapi Menghadirkan Martabat dan Harapan

13 Mei 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi melakukan penanaman pohon dalam rangka konservasi dan reklamasi tambang batu andesit di Desa Kandangan, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu, 13 Mei 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Pulihkan Ekosistem, Reklamasi Pascatambang di Desa Kandangan Jadi Model Kelestarian Lingkungan

13 Mei 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menghadiri Peringatan Hari Bumi Tahun 2026 tingkat Provinsi Jawa Tengah di Bale Agung Horison Resort Tlogo, Tuntang, Kabupaten Semarang, Rabu, 13 Mei 2026. Foto: Ist.
Indeks

Peringati Hari Bumi 2026, Pemprov Jateng Tekankan Percepatan Transisi Energi Bersih

13 Mei 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum