Minggu, 13 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Dosen FAI UMS Kupas Tuntas Perbedaan Makna Infak dan Sedekah dalam Islam

Indospektrum by Indospektrum
17 April 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen FAI UMS, Yayuli, S.Ag., M.P.I. Foto: Ist.

SOLO – Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan penguatan pada aspek sosial. Terbukti bahwa Islam mengajarkan pada umatnya untuk saling tolong menolong dan saling memberi kepada saudaranya yang kesusahan.

Infak dan sedekah merupakan implementasi dari adanya anjuran saling membantu dan memberi kepada yang membutuhkan. Namun, banyak di kalangan masyarakat yang bingung akan makna dan tasaruf atau pembagian dari tiga amalan tersebut.

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Yayuli, S.Ag., M.P.I., http://ums.ac.id mengupas tuntas makna dan penyaluran daripada dua amalan tersebut. Yayuli mengawali dengan menjelaskan definisi infak.

Secara bahasa, infak berasal dari kata أنفق – ينفق yang berarti mengeluarkan, membelanjakan, dan menafkahkan. Secara istilah, infak berarti perbuatan atau pemberian yang diberikan oleh seseorang untuk menutupi kebutuhan orang lain.

Yayuli menyimpulkan bahwa infak merupakan pengeluaran atau pemberian sesuatu yang secara nilai relatif terbilang lebih tinggi dan harus bersifat material.

“Infak lebih sering terkait dengan pengeluaran sesuatu yang bersifat material untuk tujuan tertentu, seperti infak pembangunan umum atau infak kepada korban bencana,” terangnya Jumat (17/4/2026).

Yayuli mempertegas bahwa perintah berinfak telah dijelaskan Allah SWT pada QS Al-Baqarah ayat 267:

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْفِقُوْا مِنْ طَيِّبٰتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّآ اَخْرَجْنَا لَكُمْ مِّنَ الْاَرْضِۗ وَلَا تَيَمَّمُوا الْخَبِيْثَ مِنْهُ تُنْفِقُوْنَ وَلَسْتُمْ بِاٰخِذِيْهِ اِلَّآ اَنْ تُغْمِضُوْا فِيْهِۗ وَاعْلَمُوْٓا اَنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ حَمِيْدٌ ۝٢٦٧

Artinya:
Wahai orang-orang yang beriman, infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu. Janganlah kamu memilih yang buruk untuk kamu infakkan, padahal kamu tidak mau mengambilnya, kecuali dengan memicingkan mata (enggan) terhadapnya. Ketahuilah bahwa Allah Maha Kaya lagi Maha Terpuji

Selanjutnya, Yayuli menjelaskan definisi dari sedekah. Secara bahasa sedekah berasal dari bahasa arab Shodaqoh yang berarti benar atau pemberian yang dilakukan dengan penuh keikhlasan dan disertai niat untuk mengharap pahala dari Allah SWT.

Jika ditinjau secara hukum, sedekah merupakan amalan sunnah. Namun dalam surah At-Taubah ayat 60 tertulis bahwa sedekah itu hukumnya wajib. Menurut Yayuli, yang dimaksud pada ayat tersebut merupakan kewajiban berzakat dengan menggunakan redaksi sedekah.

“Pada surat At-Taubah ayat 60 tentang kewajiban sedekah itu maksudnya adalah wajib memberikan zakat, yang secara tulisan menggunakan lafadz sedekah,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa sedekah secara makna luas bukan amalan yang menitikberatkan pada pemberian yang bersifat material, tapi pemberian non material juga termasuk dalam kategori sedekah. https://www.ums.ac.id/berita/mimbar/meraih-empat-keutamaan-sedekah-subuh

“Dalam konteks Islam, sedekah maknanya lebih luas, tidak hanya yang bersifat material, non material juga dapat disebut sebagai sedekah,” tambahnya.

Yayuli menekankan banyak amalan-amalan sederhana yang masuk dalam kategori sedekah. Seperti hadis Rasulullah yang diriwayatkan oleh Abu Dzar. Bahkan sebuah senyuman sederhana kepada saudara muslim termasuk dalam kategori sedekah.

“Senyummu di hadapan saudaramu adalah sedekah,” kata Yayuli mengutip hadis yang diriwayatkan Abu Dzar.

Kemudian, ia menjelaskan tasaruf atau pendistribusian infak dan sedekah tidak terikat oleh waktu, berbeda dengan zakat yang memiliki waktu pelaksanaan khusus. Ia juga merekomendasikan untuk menyalurkan infak maupun zakat melalui badan atau lembaga amil zakat.

“Hendaknya infak dan zakat itu disalurkan melalui lembaga zakat, seperti Lazismu dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yayuli menegaskan ulang esensi infak dan sedekah. Menurutnya, infak itu diberikan dalam bentuk yang bernilai ekonomis, sedangkan sedekah tidak terbatas pada yang bersifat materi, yang keduanya ditujukan kepada Allah SWT sebagai bentuk syukur atas nikmat-nikmatnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Pastikan Pasokan Aman, BULOG Surakarta Rutin Dropping Minyakita di Soloraya

Next Post

Ahmad Luthfi Dorong Sertifikasi Halal bagi 17.500 Pedagang Bakso di Jawa Tengah

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Suasana MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto: Ist.
Indeks

Kesan Hangat Kafilah MTQ Nasional XXXI di Semarang: Puji Keramahan Warga dan Kemeriahan Acara

by Indospektrum
13 September 2026
Wakil Rektor I UMS bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembagan Talenta-Inovasi, Prof Ihwan Susila S.E M.Si P.h.D dalam memaparkan kuliah umum. Foto : Ist.
Indeks

Mahasiswa Baru Pascasarjana UMS Harus Punya Tanggung Jawab Intelektual

by Indospektrum
12 September 2026
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen mengunjungi stand UMKM dalam Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto : Ist.
Ekonomi

MTQ Nasional di Jateng, Panitia Sediakan Stan Pasar UMKM Lintas Daerah

by Indospektrum
12 September 2026
Pawai Ta'aruf MTQN XXXI yang digelar di sejumlah jalan protokol Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) mendapat sambutan meriah dari warga masyarakat Jawa Tengah. Foto : Ist.
Indeks

Sambutan Ramah Warga Jawa Tengah Mengesankan bagi Kafilah MTQ Nasional di Semarang

by Indospektrum
12 September 2026
Suasana kemeriahan Pawai Ta'aruf MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 12 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang Tampilkan Keragaman Budaya Nusantara

by Indospektrum
12 September 2026
Next Post
Gubernur Ahmad Luthfi menghadiri silaturahmi dan halal bihalal Apmiso Jawa Tengah di Wisma Perdamaian Semarang pada Jumat, 17 April 2026. Foto: Ist.

Ahmad Luthfi Dorong Sertifikasi Halal bagi 17.500 Pedagang Bakso di Jawa Tengah

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Suasana MTQ Nasional XXXI tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto: Ist.
Indeks

Kesan Hangat Kafilah MTQ Nasional XXXI di Semarang: Puji Keramahan Warga dan Kemeriahan Acara

13 September 2026
Wakil Rektor I UMS bidang Pendidikan, Kemahasiswaan, dan Pengembagan Talenta-Inovasi, Prof Ihwan Susila S.E M.Si P.h.D dalam memaparkan kuliah umum. Foto : Ist.
Indeks

Mahasiswa Baru Pascasarjana UMS Harus Punya Tanggung Jawab Intelektual

12 September 2026
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jawa Tengah, Taj Yasin Maemoen mengunjungi stand UMKM dalam Rangkaian kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah. Foto : Ist.
Ekonomi

MTQ Nasional di Jateng, Panitia Sediakan Stan Pasar UMKM Lintas Daerah

12 September 2026
Pawai Ta'aruf MTQN XXXI yang digelar di sejumlah jalan protokol Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026) mendapat sambutan meriah dari warga masyarakat Jawa Tengah. Foto : Ist.
Indeks

Sambutan Ramah Warga Jawa Tengah Mengesankan bagi Kafilah MTQ Nasional di Semarang

12 September 2026
Suasana kemeriahan Pawai Ta'aruf MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah pada Sabtu, 12 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Semarang Tampilkan Keragaman Budaya Nusantara

12 September 2026
Mahasiswa UMS mengembangkan CITROGUARD 3in1, produk berbahan alami sebagai alternatif pengusir nyamuk. Foto: Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS Ciptakan CITROGUARD 3in1, Pengusir Nyamuk Berbahan Alami

12 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum