Categories: IndeksPendidikan

Dosen Geografi UMS Perkuat Kapasitas Guru Gunung Kidul melalui Geo Safari 2026

Foto bersama setelah kegiatan Geo Safari 2026 di SMAN 1 Wonosari Yogyakarta. Foto: Ist.

SOLO – Komitmen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) http://ums.ac.id dalam mendorong transformasi pendidikan berbasis teknologi kembali ditunjukkan melalui keterlibatan akademisinya dalam kegiatan Geo Safari 2026.

Kegiatan ini menjadi ruang penguatan kapasitas guru geografi dalam memanfaatkan teknologi geospasial untuk pembelajaran. Agenda tersebut digelar di SMA Negeri 1 Wonosari, Gunung Kidul.

Dua dosen Fakultas Geografi UMS, Danardono, S.Si., M.Sc., dan Basyar Ihsan Arijuddin, S.Si., M.Sc., hadir sebagai narasumber utama. Keduanya membagikan keilmuan sekaligus praktik terbaik dalam pemanfaatan teknologi geospasial. Materi yang disampaikan berorientasi pada kebutuhan pembelajaran masa kini.

“Melalui kolaborasi dengan MGMP Geografi Gunung Kidul, UMS menghadirkan kontribusi nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di tingkat sekolah,” kata Danardono yang juga sebagai Kaprodi Program Studi Geografi Senin (4/5/2026).

Kegiatan ini diikuti oleh guru-guru geografi dari berbagai sekolah yang antusias memperdalam kompetensi digital mereka. Sinergi ini mempertegas peran UMS sebagai mitra strategis dunia pendidikan.

Danardono menekankan bahwa teknologi geospasial merupakan instrumen penting dalam pembelajaran geografi modern. Ia mendorong guru untuk mengintegrasikan teknologi dalam proses belajar mengajar. Hal ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pemahaman siswa.

Menurutnya, penggunaan drone dalam pembelajaran dapat menghadirkan kondisi nyata ke dalam kelas. Pendekatan ini memungkinkan siswa melihat langsung fenomena geografis secara visual. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih aplikatif.

“Teknologi geospasial, termasuk drone, bisa membantu membawa kondisi nyata ke dalam kelas, jadi siswa tidak hanya memahami teori, tapi juga melihat langsung penerapannya,” ujarnya.

Selain itu, Danardono juga mengenalkan pemanfaatan Google Earth Engine (GEE) sebagai platform pengolahan data spasial. Teknologi ini memungkinkan analisis data dilakukan secara lebih cepat dan efisien. Hal ini membuka peluang bagi guru untuk menghadirkan pembelajaran berbasis data.

Ia menjelaskan bahwa GEE mampu menyederhanakan proses analisis yang kompleks. Dengan dukungan teknologi ini, guru dapat lebih fokus pada pengembangan materi ajar. Pembelajaran pun menjadi lebih relevan dengan perkembangan zaman.

Lewat GEE, proses analisis data yang biasanya cukup kompleks bisa jadi lebih cepat dan praktis, sehingga lebih mudah dimanfaatkan dalam pembelajaran. Inovasi ini mendapat respons positif dari para peserta. Mereka menilai materi yang diberikan sangat aplikatif.

Sementara itu, Basyar Ihsan Arijuddin menyoroti pentingnya integrasi teknologi dalam kurikulum geografi. Ia menegaskan bahwa pembelajaran harus adaptif terhadap perkembangan teknologi. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi guru.

Menurutnya, teknologi geospasial dapat membuat pembelajaran lebih kontekstual dan interaktif. Siswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu mengaitkannya dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar. Pendekatan ini dinilai efektif meningkatkan minat belajar.

“Teknologi geospasial bisa membantu membuat pembelajaran lebih kontekstual dan interaktif, sehingga siswa lebih mudah memahami materi,” jelasnya.

Melalui keterlibatan aktif dalam kegiatan yang telah sukses terlaksana pada Rabu, (29/4) itu, UMS menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi dalam pengembangan pendidikan. Upaya ini sekaligus memperkuat citra UMS sebagai kampus yang adaptif terhadap kemajuan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Indospektrum

Recent Posts

Pemprov Jateng Bergerak Cepat Revitalisasi SD Roboh di Grobogan dan Semarang

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bergerak cepat menyikapi robohnya dua bangunan sekolah dasar (SD)…

3 jam ago

Anak Muda Jateng Gunakan Smart Farming dan Drone Sulap Lahan Tidur Jadi Produktif

SEMARANG - Sektor pertanian di Jawa Tengah kian modern. Lewat program Revolusi Lahan (Revola) Jawa…

5 jam ago

Rakornas Fosma 2026 di UMS, Wamendiktisaintek Dorong Pengembangan Ekosistem Riset di PTMA

SOLO - Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd., menegaskan ekosistem…

8 jam ago

Tanggapi OTT Bupati Pemalang, Ahmad Luthfi: Saya Sangat Prihatin dan Menyesal

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Luthfi menanggapi kabar soal Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro…

8 jam ago

Rakornas Fosma PTMA 2026 di UMS, Dorong Akselerasi Prestasi dan Inovasi Mahasiswa

SOLO - Komitmen untuk menjadi perguruan tinggi unggul terus dilakukan Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah…

9 jam ago

Siswa SD asal Boyolali Temukan Celah Keamanan Sistem NASA, Gubernur Ahmad Luthfi Beri Apresiasi Laptop

SEMARANG - Siswa SD Negeri 3 Genengsari, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali, Ibrahim Al Abrar mendapat…

10 jam ago

This website uses cookies.