Jumat, 30 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Dosen UMS: AI Ubah Peta Industri Komunikasi, Manusia Tetap Pegang Kendali Eksekusi

Indospektrum by Indospektrum
30 Oktober 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen Ilmu Komunikasi bidang komunikasi digital UMS, Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd. Foto: Ist.

SOLO – Kecerdasan buatan atau AI mengubah peta industri komunikasi digital. Pekerjaan yang sebelumnya membutuhkan tim dengan beragam keahlian kini berpotensi dilakukan oleh satu orang dengan bantuan AI.

Perubahan ini bukan semata ancaman bagi tenaga profesional, melainkan momentum untuk memperkuat kompetensi yang tidak berhenti pada kemampuan memproduksi konten, tetapi juga mencakup strategi komunikasi, literasi data, kreativitas, dan etika.

Dosen Ilmu Komunikasi bidang komunikasi digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd., menilai penggunaan AI tidak dapat dihindari seiring kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. Kemudahan akses membuka peluang bagi pelaku industri untuk mengolah data dalam jumlah besar, termasuk membaca pola komunikasi masyarakat sebagai dasar menyusun strategi kampanye digital. Namun, potensi tersebut baru memberikan manfaat apabila pengguna memiliki literasi yang memadai.

Dalam pembentukan opini publik, kemampuan AI mengolah data dapat membantu pengguna memahami pola komunikasi digital. Akan tetapi, teknologi yang sama juga dapat digunakan untuk tujuan manipulatif. Menurut Ahmada, dampak AI sangat bergantung pada tujuan dan cara manusia menggunakannya. Kemampuan teknis perlu disertai pemahaman norma dan etika agar kecanggihan teknologi tidak justru memperbesar risiko penyalahgunaan informasi.

“Kebermanfaatan penggunaan AI tentu tergantung dengan siapa yang memberikan perintah kepada AI melalui prompt yang diberikan,” ujarnya, Jumat (30/10/2026).

Ia mengibaratkan AI seperti pisau yang dapat menghasilkan manfaat ataupun bahaya, bergantung pada penggunanya. Karena itu, kecakapan menggunakan teknologi perlu berjalan seiring dengan tanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.

Perubahan cara kerja tersebut turut menantang pola kebutuhan tenaga profesional di industri komunikasi. Jika sebelumnya sebuah proyek komunikasi digital membutuhkan tim dengan kemampuan yang beragam, AI kini memungkinkan sebagian pekerjaan dilakukan oleh satu orang dengan bantuan teknologi. Pergeseran ini membuat kemampuan yang hanya bertumpu pada produksi teknis berpotensi menghadapi persaingan lebih besar. Pada saat yang sama, kondisi tersebut mendorong tenaga profesional untuk memperkuat kemampuan analisis, perencanaan, dan pengambilan keputusan.

Tantangan lain muncul ketika konten berbasis AI semakin menyerupai produk asli. Ahmada mengingatkan bahwa masyarakat digital perlu terus belajar membedakan konten yang dihasilkan AI dan konten asli. Meski pencantuman keterangan penggunaan AI telah dikenal, ia menilai masih ada konten yang tidak menyertakan label tersebut. Situasi ini memperkuat pentingnya literasi digital agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menilai informasi secara kritis.

Bagi Ahmada, jalan keluarnya bukan menolak AI, melainkan menempatkannya sebagai alat bantu dengan manusia tetap memegang kendali atas hasil akhir.

“Menggunakan AI bukanlah hal yang salah, selama AI sebatas digunakan sebagai asisten saja bukan sebagai eksekutor. Sehingga dalam berbagai jenis industri komunikasi digital, manusia tetap harus yang melakukan eksekusi akhir produk yang dihasilkan,” katanya.

Prinsip tersebut menegaskan bahwa kemudahan produksi tidak menghapus tanggung jawab manusia terhadap kualitas dan dampak pesan yang disampaikan kepada publik.

Perubahan ini juga menjadi tantangan bagi mahasiswa dan lulusan Ilmu Komunikasi. Menurutnya, penguasaan AI perlu dibarengi pendalaman keilmuannya agar mereka tidak sekadar mampu menggunakan perangkat, tetapi juga memahami tujuan, konteks, dan konsekuensi dari pesan yang dibuat. Kreativitas, strategi komunikasi, literasi data, dan etika profesional menjadi bekal penting untuk beradaptasi dengan kebutuhan industri yang terus berubah.

“Dalam menghadapi gempuran AI saat ini mahasiswa harus semakin meningkatkan pengetahuan dan kemampuan mengenai keilmuan yang digelutinya,” ujar Ahmada.

Ia mendorong mahasiswa menjadikan AI sebagai asisten untuk menghasilkan karya yang lebih bermanfaat. Dengan pendekatan tersebut, kemajuan teknologi dapat menjadi peluang untuk meningkatkan kualitas kerja komunikasi, sementara manusia tetap berperan menentukan arah, nilai, dan tanggung jawab dari setiap pesan yang diproduksi.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Kemdiktisaintek dan UMS Gelar Workshop PASTI-Q1 2026, Dorong Dosen Indonesia Tembus Jurnal Internasional Bereputasi

Next Post

Pemprov Jateng Perkuat Kompetensi Bendahara KDKMP untuk Gerakkan Ekonomi Desa

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Muhammad Saleh Mustafa saat kunjungan kerja di Sentra Sapi Perah Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Dukung Swasembada Susu Nasional, Pemprov Jateng Siapkan Magelang Jadi Sentra Sapi Perah Baru

by Indospektrum
30 Oktober 2026
Para pemenang PENA 8.0 tahun 2026 yang diselenggarakan UKM PRISMA UMS. Foto: Ist.
Indeks

Diikuti Puluhan Perguruan Tinggi, Ini Daftar Pemenang BPC dan Esai PENA 8.0 UMS

by Indospektrum
30 Oktober 2026
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP di Karanganyar, Kamis, 29 Oktober 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Pemprov Jateng Perkuat Kompetensi Bendahara KDKMP untuk Gerakkan Ekonomi Desa

by Indospektrum
30 Oktober 2026
Ditjen Risbang Kemdiktisaintek bekerja sama UMS menyelenggarakan Workshop PASTI-Q1 Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Kemdiktisaintek dan UMS Gelar Workshop PASTI-Q1 2026, Dorong Dosen Indonesia Tembus Jurnal Internasional Bereputasi

by Indospektrum
29 Oktober 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah Jawa Tengah di Wahid Bandungan Hotel dan Resort, Kamis (29/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Sekda Pemprov Jateng Tekankan Pentingnya Pencermatan Kebijakan dalam Menyusun APBD 2027

by Indospektrum
29 Oktober 2026
Next Post
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP di Karanganyar, Kamis, 29 Oktober 2026. Foto: Ist.

Pemprov Jateng Perkuat Kompetensi Bendahara KDKMP untuk Gerakkan Ekonomi Desa

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen mendampingi Wakil Menteri Pertanian, Muhammad Saleh Mustafa saat kunjungan kerja di Sentra Sapi Perah Desa Sumberejo, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jumat, 30 Oktober 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Dukung Swasembada Susu Nasional, Pemprov Jateng Siapkan Magelang Jadi Sentra Sapi Perah Baru

30 Oktober 2026
Para pemenang PENA 8.0 tahun 2026 yang diselenggarakan UKM PRISMA UMS. Foto: Ist.
Indeks

Diikuti Puluhan Perguruan Tinggi, Ini Daftar Pemenang BPC dan Esai PENA 8.0 UMS

30 Oktober 2026
Sekda Provinsi Jawa Tengah Sumarno membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Kompetensi melalui Pelatihan dan Sertifikasi Kompetensi Bendahara KDKMP di Karanganyar, Kamis, 29 Oktober 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Pemprov Jateng Perkuat Kompetensi Bendahara KDKMP untuk Gerakkan Ekonomi Desa

30 Oktober 2026
Dosen Ilmu Komunikasi bidang komunikasi digital UMS, Ahmada Auliya Rahman, S.I.Kom., M.Pd. Foto: Ist.
Indeks

Dosen UMS: AI Ubah Peta Industri Komunikasi, Manusia Tetap Pegang Kendali Eksekusi

30 Oktober 2026
Ditjen Risbang Kemdiktisaintek bekerja sama UMS menyelenggarakan Workshop PASTI-Q1 Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Kemdiktisaintek dan UMS Gelar Workshop PASTI-Q1 2026, Dorong Dosen Indonesia Tembus Jurnal Internasional Bereputasi

29 Oktober 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah Sumarno saat Rapat Koordinasi Forum Sekretaris Daerah Seluruh Indonesia (Forsesdasi) Komisariat Wilayah Jawa Tengah di Wahid Bandungan Hotel dan Resort, Kamis (29/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Sekda Pemprov Jateng Tekankan Pentingnya Pencermatan Kebijakan dalam Menyusun APBD 2027

29 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum