Categories: IndeksPendidikan

Dosen UMS Implementasikan Teknologi VR dalam Program Edukasi Tanaman Obat di Boyolali

Para siswa antusias mengikuti simulasi operasi menanam TOGA. Foto: Ist.

SOLO – Dosen Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar program pengabdian kepada masyarakat bertajuk TEMAN TOGA 2.0 (Edukasi Tanaman Obat Keluarga). Program ini menghadirkan inovasi pembelajaran kesehatan berbasis Virtual Reality (VR) sebagai upaya mendukung terwujudnya sekolah yang sehat dan berkelanjutan.

Kegiatan pengabdian dilaksanakan di MIM PK Kenteng, Nogosari, Boyolali, dimulai 2 Juni hingga 2 September 2026. Program ini merupakan Pengabdian kepada Masyarakat oleh Mahasiswa (PKMM) yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) Republik Indonesia (RI) berdasarkan SK Nomor 251.6/DRPPS/A3.9/IV/2026.

Program tersebut dipimpin oleh Dr. Haryoto, M.Sc., selaku ketua tim, bersama apt. Ahmad Fauzi, M.Farm., dan Ns. Ady Irawan AM, S.Kep., M.M., M.Kep. Kegiatan ini juga melibatkan 20 mahasiswa dari Program Studi Farmasi dan Keperawatan UMS.

“Melalui TEMAN TOGA 2.0, kami ingin menghadirkan pembelajaran tanaman obat keluarga yang tidak hanya informatif, tetapi juga menarik dan mudah dipahami oleh peserta didik. Pemanfaatan teknologi Virtual Reality memungkinkan siswa belajar secara imersif, sehingga literasi kesehatan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat ditanamkan sejak dini,” kata Haryoto, Senin (29/6/2026).

Kegiatan TEMAN TOGA 2.0 dikemas melalui rangkaian sosialisasi, edukasi interaktif, praktik penanaman TOGA, serta pemanfaatan teknologi VR sehingga pembelajaran kesehatan menjadi lebih kontekstual dan menyenangkan.

Melalui pendekatan edukasi interaktif, TEMAN TOGA 2.0 memperkenalkan berbagai tanaman obat keluarga (TOGA), seperti jahe, kunyit, temulawak, daun sirih, lidah buaya, dan berbagai tanaman herbal lainnya. Peserta tidak hanya mengenal jenis tanaman, tetapi juga memahami manfaatnya bagi kesehatan melalui pengalaman belajar imersif menggunakan teknologi VR.

Selain edukasi berbasis VR, siswa juga mengikuti praktik langsung atau simulasi operasi penanaman TOGA. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan wadah bekas air mineral sebagai media tanam yang memiliki fungsi serupa dengan polybag.

Sebanyak 76 siswa kelas 5 MIM PK Kenteng mengikuti kegiatan ini dengan antusias. Bagi sebagian besar siswa, kegiatan tersebut menjadi pengalaman pertama mengenal tanaman obat keluarga secara lebih mendalam.

Program ini diharapkan mampu meningkatkan literasi kesehatan, menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, sekaligus memperkenalkan pemanfaatan teknologi dalam pendidikan kesehatan sejak dini. Dengan menggabungkan kearifan lokal berupa pemanfaatan TOGA dan teknologi modern, TEMAN TOGA 2.0 diharapkan dapat berkontribusi dalam mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan peduli lingkungan.

Indospektrum

Recent Posts

Hadirkan Ustadz Das’ad Latif, Tabligh Akbar Warnai Puncak Milad ke-68 UMS

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat komitmen dalam membangun generasi berlandaskan nilai-nilai Islam…

22 menit ago

Semarak AHY Run 2026 di Semarang: Diikuti 5.500 Pelari hingga Dorong Sport Tourism Jawa Tengah

SEMARANG — Sebanyak 5.500 pelari dari berbagai kalangan meramaikan gelaran AHY Run Semarang 2026, di…

39 menit ago

KSPN Jateng Minta Serikat Buruh Tetap Kritis Hadapi Potensi Gejolak Kenaikan Upah Minimum

SEMARANG - Potensi gejolak kenaikan upah minimum kembali membayangi dunia ketenagakerjaan. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja…

2 jam ago

Sambut Milad ke-68 UMS, Tabligh Akbar Ustaz Das’ad Latif Digelar di Edutorium Ahmad Dahlan

SOLO - Menjelang Tabligh Akbar Milad ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ panitia kegiatan mulai…

14 jam ago

Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Mahanni Yulindha Ditunjuk Jadi Plt Bupati

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menunjuk Wakil Bupati Klaten Mahanni Yulindha Pratiwi sebagai…

15 jam ago

Pemprov Jateng Kembangkan Aglomerasi Wisata ‘Bokor’ Lewat Rawapening Run Heritage

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai mengembangkan konsep aglomerasi wisata Borobudur-Kopeng-Rawa Pening (Bokor) untuk…

15 jam ago

This website uses cookies.