Kamis, 5 November 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

DRPPS UMS Gelar Workshop Optimalisasi Luaran Pengabdian Masyarakat untuk Dosen dan Tendik

Indospektrum by Indospektrum
16 Juli 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
DRPPS UMS menggelar Workshop Optimalisasi Luaran Pengabdian kepada Masyarakat di The Alana Hotel & Conventuon Center, Solo, Kamis (16/7/2026). Foto: Ist.

SOLO – Direktorat Riset, Pengabdian kepada Masyarakat, Publikasi, dan Sentra Kekayaan Intelektual (DRPPS) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Workshop Optimalisasi Luaran Pengabdian kepada Masyarakat di The Alana Hotel & Conventuon Center, Solo, Kamis (16/7/2026). Kegiatan sebagai upaya memperkuat kualitas luaran program pengabdian dosen dan tenaga kependidikan (tendik).

Kegiatan ini menekankan bahwa pengabdian kepada masyarakat tidak hanya berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga menghasilkan publikasi dan dampak yang berkelanjutan. Dalam workshop, Deputi Bidang Pengabdian dan Hilirisasi Prof. Dr. Muhtadi, M.Si., menegaskan bahwa praktik baik yang diselenggarakan oleh dosen dan karyawan diharapkan tidak hanya berhenti sebatas sebagai luaran administratif.

Ia menjelaskan bahwa setiap tahun UMS melaksanakan berbagai program pemberdayaan masyarakat, mulai dari pendampingan UMKM, pemberdayaan desa, edukasi kesehatan, hingga inovasi teknologi tepat guna yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Namun, menurutnya, masih terdapat tantangan dalam mendokumentasikan dan mempublikasikan hasil-hasil pengabdian tersebut.

“Akibatnya, pengalaman berharga tersebut, praktik baik tersebut, hanya berhenti sebagai laporan kegiatan pengabdian. Padahal di dalamnya banyak pengetahuan, inovasi, dan praktik baik yang sangat layak dibagikan kepada masyarakat, baik masyarakat akademik, perguruan tinggi yang lain, maupun masyarakat yang lebih luas,” ujarnya.

Menurutnya, semangat “Dari Kegiatan Menjadi Publikasi Berdampak” lahir dari perubahan paradigma pengabdian kepada masyarakat yang kini tidak lagi hanya berorientasi pada jumlah kegiatan.

“Keberhasilan pengabdian tidak lagi diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi luaran, publikasi, serta dampak yang ditimbulkan itu juga hal yang penting,” tambahnya.

Ia menjelaskan bahwa luaran pengabdian masyarakat dapat berupa artikel ilmiah di jurnal, publikasi di media massa, publikasi melalui YouTube, buku panduan atau buku saku, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), teknologi tepat guna, modul pelatihan, hingga model-model pemberdayaan yang dapat diaplikasikan dan direplikasi di daerah lain.

Muhtadi berharap workshop tersebut menjadi momentum untuk memperkuat budaya pengabdian yang tidak berhenti pada pelaksanaan program, tetapi juga menghasilkan luaran berkualitas yang terdokumentasi dengan baik, dipublikasikan secara luas, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Direktur DRPPS Prof. Ir. Sarjito, M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa tema “Optimalisasi Luaran Pengabdian kepada Masyarakat” merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengabdian di lingkungan UMS.

Ia menerangkan bahwa pengabdian kepada masyarakat memiliki karakter yang berbeda dengan penelitian. Jika penelitian berangkat dari kajian pustaka dan menemukan kesenjangan ilmiah (research gap), maka pengabdian kepada masyarakat berangkat dari analisis persoalan yang dihadapi mitra.

Sarjito menyampaikan bahwa partisipasi dosen dalam kegiatan pengabdian mengalami peningkatan signifikan. Jika pada 2021 hanya sekitar 7 persen dari 820 dosen yang terlibat, kini angkanya telah mencapai lebih dari 80 persen. Meski demikian, menurutnya peningkatan kuantitas saja belum cukup.

“Nah, PKM itu berbasis pada masalah. Setelah kita menangani masalah di satu tempat dengan topik kesehatan, mungkin kita bergeser pada topik-topik yang lain. Hanya yang ingin kami titipkan pada kesempatan optimalisasi kali ini, tadi sudah disampaikan bahwa luaran dari pengabdian masyarakat itu adalah ya, selain laporan wajibnya, adalah apa, publikasi,” paparnya.

Selain publikasi, ia menambahkan bahwa video dokumentasi dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI) juga menjadi luaran penting dari program pengabdian.

Ia juga menyampaikan bahwa setelah berhasil meningkatkan partisipasi dosen dalam pengabdian masyarakat pada periode sebelumnya, UMS kini membuka ruang yang lebih besar bagi tenaga kependidikan untuk ikut berkontribusi. Pada batch pertama, tercatat telah masuk sebanyak 34 proposal pengabdian.

“Jadi monggo dari rekan-rekan tendik menggandeng dosen, kemudian kita memberikan kontribusi nyatalah kepada masyarakat, kepada desa binaan, dan seterusnya,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, tiga narasumber hadir untuk memaparkan materinya yaitu Dr. Fajar Junaedi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Dr. Budi Santoso dosen Ilmu Komunikasi UMS, juga Asef Dwi Nugroho, S.I.Kom., dari Humas UMS.

Fajar Junaedi dalam kesempatan tersebut mendorong para dosen dan karyawan agar luaran pengabdian dapat dilakukan dengan menyebarkan kegiatan di media sosial. Menurutnya, media sosial mampu menjangkau masyarakat secara luas dengan cepat dan biaya yang relatif rendah, sehingga menjadi sarana efektif untuk menyebarluaskan hasil-hasil pengabdian.

“Meskipun pengabdian masyarakat itu berdasarkan masalah, tetapi penting untuk menambah narasi positif dengan solusi dan harapan,” sarannya.

Sementara Budi Santoso menyampaikan pentingnya untuk mempublikasikan kegiatan pengabdian melalui media massa berupa berita.

“Tetapi selain berita sebenarnya juga bisa untuk berupa esai atau opini,” kata Budi.

Selain berupa teks di media massa, Asef Dwi Nugroho juga memandang untuk luaran pengabdian masyarakat dapat dimaksimalkan berupa video sebab video dapat melampaui teks.

Laporan pengabdian tertulis tebal sering kali hanya berakhir di arsip perpustakaan. Video mampu memvisualisasikan dedikasi, emosi, dan dampak nyata kerja dosen di lapangan secara instan,” kata Asef.

Asef juga memberikan tips pengambilan gambar yang dapat dilakukan oleh dosen dan karyawan dalam membangun storytelling pengabdian.

“Wujudkan pengabdian yang mencerahkan dan memajukan masyarakat melalui kemasan visual yang menginspirasi,” tutupnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Dukung Budaya Cari Aman, Astra Motor Resmikan Safety Riding Center Jawa Tengah di Semarang

Next Post

Resep Anti-Zonk: Rayakan 15 Tahun Blibli, Ubah ‘Sad Boy’ Belanja Online Jadi ‘Happy Boy’

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Indeks

Pemulihan Ekologi Gunung Muria, Wagub Taj Yasin Siapkan Langkah Pembuatan Rorak

by Indospektrum
5 November 2026
Kalangan ibu-ibu Forum Jakarta Nahdliyin memberikan dukungan moral kepada mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dengan menyampaikan Amicus Curiae (Sahabat Pengadilan) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026) dan meminta Gus Yaqut dibebaskan dari segala dakwaan. Foto: Ist.
Indeks

Forum Jakarta Nahdliyin Ajukan Amicus Curiae, Minta Gus Yaqut Dibebaskan

by Indospektrum
5 November 2026
UMS memperluas jejaring internasional melalui pengembangan kerja sama pendidikan tinggi dengan Republik Rakyat Tiongkok. Foto: Ist.
Indeks

Perluas Jejaring Global, UMS Gandeng KBRI Beijing Pertajam Kerja Sama Akademik dan Industri di Tiongkok

by Indospektrum
5 November 2026
UNS Solo meraih penghargaan QS Recognition Award for Performance Improvement dari QS Quacquarelli Symonds atas peningkatan signifikan dalam QS World University Rankings (WUR): Asia selama lima tahun terakhir. Foto: Ist.
Indeks

Raih QS Performance Improvement Dua Tahun Berturut-turut, UNS Tembus Peringkat 158 Asia

by Indospektrum
4 November 2026
Prosesi Pemasangan Bleketepe

SIJ. KGPAA Mangkoenagoro X (kiri) menyaksikan prosesi pemasangan Bleketepe oleh KPH. Hariadhi Anggoro Kadarisman dalam rangkaian acara Dhaup Ageng Mangkunegaran di Bangsal Tosan, Pura Mangkunegaran, Rabu (4/11/2026). Pemasangan Bleketepe merupakan rangkaian acara sebagai penanda dimulainya adat prosesi pernikahan.
Indeks

Pura Mangkunegaran Gelar Bleketepe dan Adang Sepisan, Tandai Dimulainya Dhaup Ageng Gusti Sura

by Indospektrum
4 November 2026
Next Post

Resep Anti-Zonk: Rayakan 15 Tahun Blibli, Ubah 'Sad Boy' Belanja Online Jadi 'Happy Boy'

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Indeks

Pemulihan Ekologi Gunung Muria, Wagub Taj Yasin Siapkan Langkah Pembuatan Rorak

5 November 2026
Kalangan ibu-ibu Forum Jakarta Nahdliyin memberikan dukungan moral kepada mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut) dengan menyampaikan Amicus Curiae (Sahabat Pengadilan) di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (4/11/2026) dan meminta Gus Yaqut dibebaskan dari segala dakwaan. Foto: Ist.
Indeks

Forum Jakarta Nahdliyin Ajukan Amicus Curiae, Minta Gus Yaqut Dibebaskan

5 November 2026
UMS memperluas jejaring internasional melalui pengembangan kerja sama pendidikan tinggi dengan Republik Rakyat Tiongkok. Foto: Ist.
Indeks

Perluas Jejaring Global, UMS Gandeng KBRI Beijing Pertajam Kerja Sama Akademik dan Industri di Tiongkok

5 November 2026
UNS Solo meraih penghargaan QS Recognition Award for Performance Improvement dari QS Quacquarelli Symonds atas peningkatan signifikan dalam QS World University Rankings (WUR): Asia selama lima tahun terakhir. Foto: Ist.
Indeks

Raih QS Performance Improvement Dua Tahun Berturut-turut, UNS Tembus Peringkat 158 Asia

4 November 2026
Prosesi Pemasangan Bleketepe

SIJ. KGPAA Mangkoenagoro X (kiri) menyaksikan prosesi pemasangan Bleketepe oleh KPH. Hariadhi Anggoro Kadarisman dalam rangkaian acara Dhaup Ageng Mangkunegaran di Bangsal Tosan, Pura Mangkunegaran, Rabu (4/11/2026). Pemasangan Bleketepe merupakan rangkaian acara sebagai penanda dimulainya adat prosesi pernikahan.
Indeks

Pura Mangkunegaran Gelar Bleketepe dan Adang Sepisan, Tandai Dimulainya Dhaup Ageng Gusti Sura

4 November 2026
Dosen Program Studi PGSD UMS,  Muhammad Taufik Hidayat, S.Pd., M.Pd meraih Exceptional PhD Award dari School of Education and Culture, Monash University, Australia. Foto: Ist.
Indeks

Dosen PGSD UMS Raih Exceptional PhD Award dari Monash University Australia

4 November 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum