Categories: IndeksPendidikan

Dua Guru Besar Baru UMS Resmi Dikukuhkan, Ini Harapan Haedar Nashir

Pengukuhan dua guru besar UMS, Rabu (29/4/2026) di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS.

SOLO – Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id resmi mengukuhkan dua guru besar, Rabu (29/4/2026) di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS. Saat ini, UMS telah memiliki sebanyak 72 guru besar.

Dua guru besar yang dikukuhkan adalah Prof. Kussudyarsana, S.E., M.Si., Ph.D., yang dikukuhkan sebagai guru besar bidang kepakaran manajemen strategi kewirausahaan dan tata kelola perusahaan keluarga Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB). Lalu Prof. Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., Ph.D., yang dikukuhkan sebagai guru besar bidang kepakaran ilmu keperawatan jiwa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK).

Ketua Umum Muhammadiyah Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., mengucapkan selamat atas dikukuhkannya dua guru besar baru di UMS. Menurutnya, pengukuhan dua guru besar ini kian meningkatkan keunggulan dan kualitas UMS sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (PTMA) yang terakreditasi Unggul dan memperoleh banyak prestasi di tingkat nasional maupun internasional.

“Kami berharap bahwa dengan penambahan guru besar di seluruh PTMA, lebih khusus di UMS, semakin meningkatkan kualitas catur dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah,” ungkap Haedar.

Ia berpesan agar dalam menjadi bagian dari PTMA itu tidak sekadar untuk aktualisasi dalam bidang keilmuan, tetapi berkiprah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, mendidik anak bangsa, membangun karakter mereka, sehingga menjadi orang-orang yang religius, tetapi sekaligus taat beribadah sesuai dengan agamanya, begitu juga bagi mereka yang di luar agama Islam.

Selain itu, dalam konteks akhlak, diharapkan akan memiliki akhlak yang mulia, dan lebih jauh lagi memiliki kecerdasan yang terus terasah, sekaligus mahir dalam berilmu, menguasai teknologi, berkeahlian, sehingga menjadi insan-insan yang memberi manfaat yang besar bagi masyarakat luas.

“Di sinilah pentingnya para dosen, termasuk para guru besar yang memperoleh kepangkatan akademik tertinggi, terus meningkatkan pengabdian, khidmatnya, peran, dan tanggung jawabnya untuk mendidik anak-anak umat, anak-anak bangsa ini menjadi insan-insan yang berkualitas utuh, menjadi insan kamil,” kata Haedar.

Sementara itu, Dewan Pakar Majelis Diktilitbang Muhammadiyah Prof. Dr. Chairil Anwar, menyampaikan bahwa secara keseluruhan, jumlah guru besar di Indonesia kurang lebih sebanyak 12.000 orang. Sedangkan guru besar di lingkungan PTMA itu 478 orang.

Sementara itu, ketika diperinci lagi, jumlah guru besar PTMA di Jawa Tengah sebanyak 96 orang, 63 di antaranya berasal dari UMS. Angka 63 merupakan jumlah guru besar UMS yang belum purna tugas.

“Jadi kurang lebih guru besar PTMA yang ada di Jawa Tengah itu berasal dari UMS sebesar 66%,” sebutnya.

Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., mengungkapkan bahwa penambahan dua guru besar UMS ini semakin memperkuat transformasi dari UMS. Ia berpesan agar para guru besar tidak sebatas melakukan riset, tetapi riset yang berdampak.

“Tetap selalu melakukan inovasi tiada henti, selalu melakukan riset-riset. Bukan hanya bermanfaat, tapi riset yang berkontribusi, riset yang berkelanjutan,” ungkap Harun.

Artinya, lanjutnya, setelah jadi guru besar tidak mandek risetnya, bukan hanya paper-based, tapi langsung berkontribusi mendekat dan membumi kepada masyarakat dan umat.

Indospektrum

Recent Posts

Ajang GAIA 2026 UMS: Tampilkan Inovasi Penanganan Karhutla hingga Siaga Rob Karya Mahasiswa Geografi

SOLO - Dua belas ide dan inovasi mahasiswa Fakultas Geografi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id…

11 jam ago

Kisah Azlan Khoirur Rozikin, Dosen UMS Sekaligus Pelatih Timnas yang Bawa Pulang Medali Asian Para Games

SOLO - Dosen Pendidikan Jasmani Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)…

11 jam ago

Ekonomi Stagnan di Angka 5 Persen, Guru Besar FEB UMS Soroti Hambatan Investasi dan Perizinan

SOLO - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,29 persen secara tahunan…

17 jam ago

Pemprov dan DPRD Jateng Sepakati Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama DPRD setempat menyepakati perubahan atas Peraturan Daerah (Perda)…

17 jam ago

Wapres Gibran dan Sekda Jateng Dialog Bareng Nelayan Cilacap, Bahas Kuota BBM hingga Pendangkalan

CILACAP – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka…

18 jam ago

Muncul Titik Api Baru di Gondosuli, Ahmad Luthfi Siapkan Water Bombing Lanjutan di Gunung Lawu

KARANGANYAR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Gunung Lawu belum sepenuhnya tuntas. Satu titik…

19 jam ago

This website uses cookies.