Sabtu, 19 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Dugderan 2026: Dentuman Meriam Kolontoko dan Gema Bedug Tandai Awal Ramadan di Semarang

Indospektrum by Indospektrum
16 Februari 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Kirab Dugderan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada Senin, 16 Februari 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Dentuman bedug dan gelegar meriam Kolontoko kembali menandai hadirnya Ramadan di Kota Semarang. Pada akhir Sya’ban 1447 Hijriah, tradisi menyongsong bulan suci ini kembali digelar meriah melalui Kirab Dugderan di Masjid Agung Jawa Tengah (MAJT) pada Senin, 16 Februari 2026.

Tradisi yang telah ada sejak 1881 ini kembali menghadirkan nuansa khas budaya Semarang. Dalam kirab dugderan ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, berperan sebagai Kanjeng Adipati Raden Mas Tumenggung Prawirapradja. Sementara Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng Pramestuti, tampil sebagai Kanjeng Mas Ayu Tumenggung Purbadiningrum.

Sesaat sebelum bedug ditabuh, Suhuf Halaqah dibacakan oleh Sumarno setelah diterima secara simbolis dari Wali Kota Semarang. Bedug Ijo Mangunsari sepanjang 3,1 meter dengan diameter 2,2 meter pun ditabuh, diiringi bunyi meriam Kolontoko yang memecah langit Semarang.

Tak ayal, tradisi Dugderan ini menyedot perhatian masyarakat. Sepanjang perjalanan kirab, banyak warga antusias menyaksikan acara tersebut.

Sumarno menegaskan, Dugderan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan tradisi sarat makna spiritual dan sosial.

“Ini adalah tradisi yang mempunyai nilai yang perlu kita lestarikan. Dugderan menjadi bagian dari kesiapan kita menghadapi bulan Ramadan. Harapannya, kita semua bisa menjalankan ibadah Ramadan dengan sebaik-baiknya, meningkatkan ketakwaan kepada Allah,” ujarnya disela acara.

Ia juga menyampaikan harapan agar Ramadan membawa keberkahan bagi Jawa Tengah.

“Kami berharap Jawa Tengah terhindar dari bencana dan kesejahteraan masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Sementara itu, Agustina Wilujeng Pramestuti menyebut Dugderan tahun ini terasa lebih semarak. Ia menekankan filosofi unik yang selalu menjadi daya tarik tradisi tersebut.

“Yang unik hari ini, semua warak wajib ngendok. Kalau warak tidak ngendok nanti bisa congkrah, bisa bertengkar, tidak ada rezeki yang dibagi,” tuturnya.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda menjadi kunci keberlanjutan tradisi. “Saya senang tadi anak-anak kecil mulai ikut menari. Ini menjadi transfer pengetahuan dan tradisi. Mereka adalah generasi penerus kita,” katanya.

Menariknya, Dugderan tahun ini bertepatan dengan perayaan Imlek serta masa puasa Paskah bagi umat Kristen. Momentum ini dinilai semakin memperkuat harmoni keberagaman di Semarang.

“Harmoni ini akan terjalin lebih erat. Kalau Semarang damai, wisatawan akan lebih banyak berkunjung dan investasi pun meningkat,” pungkas Agustina.

Tags: Kirab DugderanMAJTMasjid Agung Jawa TengahRamadan
Previous Post

Sekda Jateng Ingatkan Pentingnya Olahraga dan Pola Makan Sehat untuk Cegah Kanker

Next Post

Warga Jateng-DIY Tak Perlu Khawatir, Pertamina Tambah 75 Persen Pasokan Elpiji 3 Kg Menjelang Ramadan

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Solo Red Cross Festival 2026  resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

by Indospektrum
18 September 2026
Cinta Laura Kiehl sebagai Changemaker Partner LMM 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

by Indospektrum
18 September 2026
MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara lain. Foto : Ist.
Indeks

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

by Indospektrum
18 September 2026
Penandatangan kerja sama antara Communication USIM dan Ilmu Komunikasi UMS. Foto : Ist.
Indeks

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

by Indospektrum
18 September 2026
Benchmarking UNAMIN ke UMS di ruang sidang rektorat lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026). Foto : Ist.
Indeks

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

by Indospektrum
18 September 2026
Next Post
Ilustrasi - Pertamina menyalurkan tambahan pasokan elpiji 3 kg  1,1 juta tabung untuk Jateng dan DIY menjelang Ramadan. Foto: Ist.

Warga Jateng-DIY Tak Perlu Khawatir, Pertamina Tambah 75 Persen Pasokan Elpiji 3 Kg Menjelang Ramadan

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Solo Red Cross Festival 2026  resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

18 September 2026
Cinta Laura Kiehl sebagai Changemaker Partner LMM 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

18 September 2026
MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara lain. Foto : Ist.
Indeks

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

18 September 2026
Penandatangan kerja sama antara Communication USIM dan Ilmu Komunikasi UMS. Foto : Ist.
Indeks

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

18 September 2026
Benchmarking UNAMIN ke UMS di ruang sidang rektorat lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026). Foto : Ist.
Indeks

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

18 September 2026
Dalang cilik, Aditya Ghandi, siswa MI Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) Kartasura mementaskan wayang kulit bertajuk Srikandi Krida. Foto : Ist.
Indeks

Wayang Kulit Berlakon “Srikandi Krida” Dipertunjukkan dalam Milad 68 Tahun FKIP UMS

18 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum