Categories: BisnisIndeks

Dukung Ekosistem Haji dan Umrah, BSI Bagikan Hadiah Umrah untuk 50 Nasabah

SEVP Funding and Transaction BSI, Ida Triana Widowati; perwakilan Kementerian Sosial RI, Sunniyah; Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta, Rudy Syahrul; SVP Retail Deposit Group, Dien Lukita Purnamasari di Kantor Pusat BSI Jakarta. Foto: Ist.

JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) didukung Danantara Indonesia terus memperkuat ekosistem haji dan umrah, sekaligus mendorong masyarakat mempersiapkan dana ibadah haji sejak dini.

Komitmen salah satunya diwujudkan melalui Program Tabungan Haji Berhadiah Umrah yang memberikan apresiasi kepada nasabah yang konsisten menabung dan mempersiapkan kebutuhan ibadahnya. Dalam program tersebut, BSI mengumumkan 50 pemenang yang berhak mendapatkan hadiah umrah yang bisa diunduh di https://www.bankbsi.co.id/promo/penarikan-pemenang-program-nabung-haji-berhadiah.

Perseroan mengimbau para pemenang untuk selalu melakukan verifikasi melalui kanal resmi perseroan dan mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan BSI. Informasi pemenang dan program dapat diperoleh melalui kanal resmi BSI, termasuk website, kantor cabang dan layanan BSI Call 14040.

Direktur Sales & Distribution BSI Anton Sukarna mengatakan, Tingginya minat masyarakat terhadap layanan haji dan umrah menjadi salah satu keunikan BSI sebagai bank syariah.“Melalui program ini kami ingin memberikan apresiasi kepada nasabah yang konsisten mempersiapkan ibadah haji melalui Tabungan Haji BSI. Kami mendorong masyarakat mempersiapkan dana haji sejak dini agar memiliki kesiapan finansial saat pelunasan ibadah haji beberapa tahun mendatang,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Selasa (4/8/2026).

Hingga Mei 2026, Tabungan Haji BSI mencapai Rp16,25 triliun, tumbuh 17,15% secara tahunan. Pertumbuhan tersebut menjadi salah satu kontributor positif terhadap kinerja dana pihak ketiga (DPK) BSI yang mencapai Rp372 triliun, tumbuh 16,74% YoY.

Saat ini, jumlah daftar tunggu haji Indonesia mencapai sekitar 5,5 juta orang, dengan sekitar 62,34% atau 3,4 juta di antaranya merupakan nasabah Tabungan Haji BSI. Dari sekitar 221 ribu jemaah yang diberangkatkan setiap tahun sesuai kuota, rata-rata sekitar 172 ribu jemaah atau 84,7% merupakan nasabah Tabungan Haji BSI.

“Masa tunggu haji yang panjang perlu dipersiapkan secara matang. Masyarakat perlu terus menabung untuk memenuhi kebutuhan biaya pelunasan haji, mengingat dalam 15–25 tahun ke depan biaya perjalanan ibadah haji berpotensi meningkat seiring inflasi dan dinamika nilai tukar,” katanya.

Pemenang Tabungan Haji Berhadiah Umrah yang diumumkan hari ini (4/9) adalah nasabah yang berlangsung mulai Februari-Juni 2026. Dalam program ini, setiap top-up Rp1 juta memperoleh satu poin, dengan ketentuan menjaga saldo akhir bulan dan rata-rata saldo bulanan minimal Rp5 juta.

Dalam membantu nasabah mempersiapkan ibadah haji, BSI menyediakan berbagai alternatif menabung yakni autodebet Tabungan Haji mulai Rp100 ribu per bulan, program blokir dana Mabrur Extra Rezeki (MAXI), serta berbagai program apresiasi Tabungan Haji.

“Ekosistem haji dan umrah merupakan salah satu kekuatan utama BSI dalam menghadirkan layanan keuangan syariah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya memiliki akses untuk mendaftar haji, tetapi juga memiliki kesiapan finansial yang baik selama masa tunggu,” tutup Anton.

Indospektrum

Recent Posts

Prestasi Internasional, Ketua Umum Senkom Mitra Polri Resmi Menjadi Profesor ASEAN University International

KUALA LUMPUR – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Ketua Umum Senkom Mitra Polri, Dr. K.P. H.…

4 jam ago

Siti Rahmawati Raih Gelar Doktor di UMS, Gagas Model Bi-Rahmah untuk Cegah Bullying

SOLO – Siti Rahmawati resmi meraih gelar Doktor Pendidikan Agama Islam usai mempertahankan disertasi pada…

4 jam ago

Hadir di Dies Natalis Ke-60 UIN Sunan Kudus, Taj Yasin Ajak Perguruan Tinggi Atasi Bencana

KUDUS – Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen mengajak perguruan tinggi terlibat untuk…

6 jam ago

Perkuat Jejaring Internasional, Perpustakaan UMS Ikuti Studi Banding FPPTI Jawa Tengah ke Malaysia

SOLO - UPT Perpustakaan dan Layanan Digital Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id mengikuti studi banding…

10 jam ago

Tingkatkan Kesehatan Lansia Sukoharjo, Mahasiswa Profesi Fisioterapi UMS Gelar Edukasi Osteoarthritis Lutut

SOLO – Mahasiswa Program Profesi Fisioterapis Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/…

10 jam ago

Ahmad Luthfi Ultimatum BUMD Jawa Tengah untuk Tingkatkan Kinerja dan PAD

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi memberi ultimatum kepada seluruh direksi dan dewan komisaris…

22 jam ago

This website uses cookies.