Categories: IndeksPendidikan

Eksplorasi Arsitektur Vietnam: Mahasiswa Arsitektur UMS Bedah Filosofi Bat Trang Pottery Museum

Mahasiswa UMS melakukan KKL di Vietnam dan mengamati Bat Trang Pottery Museum. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada 5–11 Februari 2026 di Vietnam. Kegiatan mengusung tema Tracing The Life Arsitektur sebagai Representasi Cara Hidup, sebagai langkah eksplorasi arsitektur melalui budaya suatu masyarakat.

Tim mahasiswa yang tergabung dalam kelompok Pala didampingi oleh Ar. Erwin Herlian, S.T., M.Ars., IAI., mengamati Bat Trang Pottery yang menjadi salah satu objek representasi budaya melalui ekspresi bentuk dan komposisi ruang pamer.

Bangunan tersebut menampilkan komposisi massa bertingkat dan melingkar yang membentuk siluet dinamis menyerupai gerak spiral, sebuah referensi visual secara langsung yang mengingatkan pada proses pembentukan keramik tradisional.

“Bentuk tersebut menjadi identitas sekaligus penanda keterkaitan antara Arsitektur dan konteks budaya setempat. Susunan tidak berhenti sebagai elemen fasad semata, melainkan berlanjut ke dalam sebagai undakan-undakan ruang yang dimanfaatkan untuk menata koleksi museum,” ujar Erwin, Kamis (26/2/2026).

Visualisasi bangunan Bat Trang Museum Pottery menyajikan konsistensi antara eksterior dan interior, hal ini menunjukan bahwa gagasan bentuk tidak hanya hadir secara visual di permukaan bangunan, melainkan mampu menyatukan keseluruhan budaya menjadi suatu desain Arsitektur yang saling memperkuat.

“Di lantai dua sirkulasi menggunakan alur melingkar dari kiri ke kanan. Tata pameran disusun secara terstruktur seperti ini memungkinkan pemahaman pengunjung terhadap susunan proses perkembangan karya keramik dari berbagai periode,” tuturnya.

Penataan display yang terbuka dan komunikatif mampu menghadirkan ruang bagi para pengunjung untuk mengamati detail bentuk, tekstur, serta serta perkembangan desain keramik satu persatu secara leluasa.

Bat Trang Museum Pottery memperlihatkan bagaimana arsitektur dapat berperan sebagai medium penyampaian nilai dan memori budaya. Melalui perpaduan bentuk, sirkulasi, dan tata pamer yang saling melengkapi, bangunan ini mempresentasikan upaya pelestarian budaya lokal ke dalam konteks arsitektur modern.

Indospektrum

Recent Posts

Hadir Format Baru 1 Hari 4 Panggung, Projek-D Vol.5 Siap Digelar September 2026 di De Tjolomadoe

SOLO - Festival musik Projek-D Vol.5 akan kembali hadir pada 5 September 2026 di De…

54 menit ago

Flow Before Flight: Sensasi Relaksasi Yoga dengan Latar Pemandangan Pesawat di Bandara Adi Soemarmo

BOYOLALI - Bandara Adi Soemarmo sukses menggelar acara olahraga inovatif yang mengusung tema "Yin Yoga…

3 jam ago

15 Santri Jateng Tembus Beasiswa Luar Negeri, Puluhan Calon Mahasiswa S1-S3 Jalani Tes Akhir Wawancara

SEMARANG - Seleksi calon penerima beasiswa santri dan pengasuh pesantren Pemprov Jateng tahun 2026 memasuki…

22 jam ago

Momen Hari Anak Nasional, DPD PP PAUD Jateng Dorong Pendidikan Karakter dan Pengasuhan Komprehensif

SEMARANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) harus menjadi momentum bagi seluruh orang tua, pendidik,…

23 jam ago

Perkuat Sinergi Pendidikan, BIM University Sambangi SMA Santo Yoseph Denpasar

DENPASAR - BIM University kembali melaksanakan kunjungan ke sekolah menengah atas di Bali sebagai bagian…

1 hari ago

Debut Manis di Vietnam, Atlet Tapak Suci UMS Kirana Tias Raih Emas Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026

SOLO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id di kancah internasional.…

1 hari ago

This website uses cookies.