Categories: IndeksPendidikan

FKIP UMS Sambut 368 Mahasiswa PPG Prajabatan 2026, Tekankan Profesionalisme dan Adaptasi AI

Mahasiswa PPG FKIP UMS saat mengikuti orientasi. Foto: Ist.

SOLO – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menggelar kegiatan penyambutan dan orientasi bagi mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Tahun 2026. Kegiatan bertujuan untuk memberikan pengenalan awal terkait sistem pembelajaran, akademik, serta budaya akademik yang diterapkan di UMS.

Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., menyambut para mahasiswa dengan hangat. Ia menyampaikan bahwa FKIP UMS menjadi fakultas penyumbang prestasi terbanyak untuk kampus.

Tidak hanya itu, beberapa kali UMS juga menjadi penyelenggara PPG dengan peserta terbanyak. Sebanyak 368 mahasiswa PPG hadir mengikuti orientasi.

“Untuk yang ini jelas yang terbanyak, setahun ini masuk 10 besar. Minimal tiga tahun terakhir ini masuk terus, dipercaya, dalam artian, dari sisi kuantitas maupun kualitas,” ujar Anam, Jumat (30/1/2026).

Akreditasi yang telah unggul dan persentase pengajar FKIP UMS dengan gelar doktor lebih dari 50% sekaligus didukung oleh beberapa guru besar menjadi nilai tambah kepercayaan penyelenggaraan program profesi.

“Ini alasan mengapa kita memiliki kepercayaan yang tinggi,” tutur Anam.

Anam berharap, mahasiswa bisa memperkuat FKIP, terlebih saat ini guru sedang menghadapi banyak tantangan. Anam mendorong agar mahasiswa profesi akan terus kreatif dan adaptif.

“Oleh karena itu, ini menjadi bagian dari yang harus kita matangkan. Harapan saya mereka menjadi guru yang profesional, modern, memahami AI, dan tentu mengupdate kurikulum yang terakhir yang berbasis pada pembelajaran mendalam dan dinamika-dinamika yang lain,” ucap Anam.

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa PPG mendapatkan berbagai materi penting sebagai bekal mengikuti proses pendidikan selama program berlangsung. Salah satu materi utama yang disampaikan adalah pengenalan Learning Management System (LMS) UMS yang akan digunakan sebagai sarana pembelajaran daring. Selain itu mahasiswa juga diperkenalkan dengan jajaran pimpinan kampus.

Selain itu, mahasiswa juga diperkenalkan dengan model dan metode pembelajaran yang diterapkan di UMS, salah satunya adalah metode pembelajaran berbasis kasus (case method). Metode ini dirancang untuk melatih mahasiswa agar mampu berpikir kritis, menganalisis permasalahan nyata di dunia pendidikan, serta merumuskan solusi yang aplikatif dan profesional.

Indospektrum

Recent Posts

Gubernur Ahmad Luthfi Gandeng MUI Jadi Penyejuk Suasana di Jateng

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menggandeng Majelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai penyejuk (cooling…

37 menit ago

Waspada Kosmetik Ilegal di Era Digital, Dosen Farmasi UMS Ingatkan Bahaya Klaim Instan

SOLO - Di tengah derasnya arus tren beauty digital dan promosi kosmetik di media sosial,…

57 menit ago

Ahmad Luthfi Instruksikan Pemetaan Potensi Ekonomi Kreatif di Jateng

SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kabupaten/kota segera memetakan potensi ekonomi kreatif…

6 jam ago

Polri Perluas Layanan Perpanjangan SIM Online di Jateng, Ini Daftar Wilayahnya

SOLO - Polri menghadirkan kemudahan dalam proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai upaya meningkatkan…

6 jam ago

UNS dan East China Normal University Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Akademik

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan East China Normal University…

7 jam ago

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Jateng Pertemukan 111 Produsen dan 99 Pembeli Komoditas

SEMARANG — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah mempertemukan 111 produsen dan 99 offtaker…

7 jam ago

This website uses cookies.