Jumat, 21 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Gelar Solo Bersholawat 2026, BI Solo dan Masjid Sheikh Zayed Perkuat Ekonomi Syariah

Indospektrum by Indospektrum
19 Agustus 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Ribuan jemaah memadati acara Solo Bersholawat 2026 di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo pada 7 Agustus 2026. Foto: Ist.

SOLO – Kegiatan Solo Bersholawat 2026 yang digelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Solo bersama Masjid Raya Sheikh Zayed Solo mendapat sambutan antusias. Sekitar 5.500 jemaah memadati Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam kegiatan yang berlangsung 7 Agustus 2026.

Mengusung tema “Ibadah yang Menguatkan Umat, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi”, kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat nilai spiritual sekaligus mendorong peran masyarakat dalam menggerakkan perekonomian Solo Raya. Kegiatan dihadiri Kepala Perwakilan BI Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat, Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf, Imam Besar Masjid Raya Sheikh Zayed Solo K.H. Abdul Rozaq Shofawi, Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Munajat, Ph.D., jajaran Forkopimda Kota Surakarta, para ulama dan kiai, imam masjid, tokoh masyarakat, serta ribuan jamaah dari berbagai wilayah Solo Raya dan sekitarnya.

Solo Bersholawat merupakan bagian dari rangkaian Syiar Ekonomi Syariah dan Pesantren (Syekaten), program KPw BI Solo yang diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi masyarakat di wilayah Solo Raya.

Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan BI Solo Dwiyanto Cahyo Sumirat menyampaikan bahwa nilai-nilai Islam seperti kejujuran, amanah, disiplin, kerja keras, dan kepedulian terhadap sesama merupakan fondasi penting dalam membangun ekonomi yang kuat dan berkeadilan. Di tengah ketidakpastian ekonomi global, masyarakat didorong untuk tidak hanya menjadi penerima dampak, tetapi turut mengambil peran melalui berbagai langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dan bersama-sama.

“Perubahan besar selalu dimulai dari langkah-langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama,” ujar Dwiyanto dalam keterangan tertulis yang dikutip, Rabu (19/8/2026).

Untuk itu, Bank Indonesia mengajak jamaah menerapkan Tujuh Ikhtiar Ekonomi Masyarakat, yaitu: (1) mencintai dan mengutamakan produk lokal guna memperkuat perputaran ekonomi masyarakat; (2) berbelanja secara bijak sesuai kebutuhan; (3) memperkuat gotong royong dengan mendukung dan mempromosikan usaha masyarakat; (4) membiasakan transaksi yang aman dan modern, termasuk pemanfaatan QRIS; (5) terus meningkatkan kompetensi dan memanfaatkan teknologi untuk menciptakan peluang; (6) mengelola keuangan keluarga secara sehat melalui tabungan dan dana darurat; serta (7) menghidupkan zakat, infak, sedekah, dan wakaf sebagai bagian dari penguatan ekonomi umat.

Menurut Dwiyanto, ekonomi yang kuat tidak hanya dibangun oleh pemerintah, perbankan, dan pelaku usaha, tetapi juga oleh masyarakat melalui perilaku ekonomi yang produktif, disiplin mengelola keuangan, gemar menolong, serta mencintai produk bangsa. Karena itu, penguatan ekonomi daerah membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

“Mari jadikan Solo Raya sebagai teladan bahwa kota yang religius juga mampu menjadi kota yang maju ekonominya, berkembang UMKM-nya, maju ekonomi syariahnya, dan modern sistem pembayarannya,” tegas Dwiyanto.

Melalui Solo Bersholawat, Bank Indonesia juga terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, pondok pesantren, masjid, pelaku UMKM, dan masyarakat untuk mendorong pengembangan UMKM, ekonomi dan keuangan syariah, literasi serta pengelolaan keuangan, dan digitalisasi sistem pembayaran.

Direktur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Munajat, Ph.D., menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Solo Bersholawat 2026 yang menjadi ruang bagi masyarakat untuk memperkuat ukhuwah, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta kepedulian terhadap kemajuan umat. Ia juga menekankan pentingnya sinergi masjid, pemerintah, dan masyarakat dalam menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.

Habib Syech bin Abdul Qadir Assegaf dalam kesempatan tersebut mengajak jamaah untuk menjadikan majelis sholawat sebagai momentum memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW, menjaga persatuan, serta memperbanyak amal kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran ribuan jamaah menjadi cerminan kuatnya semangat masyarakat Solo Raya dalam menjaga tradisi sholawat dan kebersamaan umat.

Syekaten Berlanjut di Solo Square

Semangat penguatan ekosistem ekonomi syariah tersebut akan dilanjutkan melalui rangkaian Syekaten pada 28–30 Agustus 2026 di Solo Square. Rangkaian kegiatan akan menghadirkan berbagai aktivitas yang memadukan syiar keagamaan dengan penguatan ekonomi masyarakat, antara lain pameran UMKM dan produk unggulan pondok pesantren, lomba Islami, serta tausiyah dari ulama dan dai nasional, di antaranya Ustadz Hanan Attaki dan Ustadz Hilman Fauzi.

Rangkaian tersebut diharapkan menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, pelaku UMKM, pesantren, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memperluas jejaring sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Solo Raya.

Melalui semangat “Ibadah yang Menguatkan Umat, Ikhtiar yang Menggerakkan Ekonomi”, Bank Indonesia mengajak masyarakat Solo Raya menjadikan nilai spiritual sebagai energi untuk terus berkarya, berdaya, dan memberikan manfaat bagi sesama. Dengan kolaborasi yang kuat, Solo Raya diharapkan mampu menjadi daerah yang religius sekaligus maju, dengan UMKM yang semakin berkembang, ekonomi syariah yang semakin kuat, dan sistem pembayaran yang semakin modern.

Tags: Bank IndonesiaBI SoloMasjid Raya Sheikh Zayed SoloSolo Bersholawat 2026
Previous Post

HUT ke-81 Jateng Digelar Sederhana, Gubernur Ahmad Luthfi Pimpin Doa Bersama untuk Korban bencana NTT

Next Post

RTM dan Rakerpim 2026: UMS Integrasikan AI dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Indeks

UMS Berkunjung ke Telkom University Guna Perkuat Kerjasama Riset Akademik

by Indospektrum
20 Agustus 2026
Indeks

UMS Sumbangkan Revenue Hasil Penjualan Bulan Pertama 58mart untuk Korban Gempa NTT

by Indospektrum
20 Agustus 2026
Gaya Hidup

Pemprov Jateng Kerja Keras Tingkatkan Minat Baca Warga

by Indospektrum
20 Agustus 2026
Ekonomi

Job Fair Hari Jadi Jateng Sediakan Ribuan Loker Bagi Penyandang Disabilitas

by Indospektrum
20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meluncurkan Pilot Project Desa/Kelurahan Mandiri Sejahtera Berbasis Pemberdayaan Pemuda di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Rabu, 19 Agustus 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Pemprov Jateng Uji Coba Model Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Pemuda

by Indospektrum
19 Agustus 2026
Next Post
Suasana RTM dan dan Rakerpim UMS di Gedung Ahmad Syafii Maarif FEB UMS, Rabu (19/8/2026). Foto: Ist.

RTM dan Rakerpim 2026: UMS Integrasikan AI dan Pengambilan Keputusan Berbasis Data

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Indeks

UMS Berkunjung ke Telkom University Guna Perkuat Kerjasama Riset Akademik

20 Agustus 2026
Indeks

UMS Sumbangkan Revenue Hasil Penjualan Bulan Pertama 58mart untuk Korban Gempa NTT

20 Agustus 2026
Gaya Hidup

Pemprov Jateng Kerja Keras Tingkatkan Minat Baca Warga

20 Agustus 2026
Ekonomi

Job Fair Hari Jadi Jateng Sediakan Ribuan Loker Bagi Penyandang Disabilitas

20 Agustus 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen meluncurkan Pilot Project Desa/Kelurahan Mandiri Sejahtera Berbasis Pemberdayaan Pemuda di Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Kota Solo, Rabu, 19 Agustus 2026. Foto: Ist.
Ekonomi

Pemprov Jateng Uji Coba Model Pengentasan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Pemuda

19 Agustus 2026
Sekda Provinsi Jawa Tengah, Sumarno melaporkan perkembangan kesiapan MTQ Nasional ke-31 kepada Gubernur Ahmad Luthfi, Selasa, 18 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Persiapan MTQ Nasional XXXI di Semarang Capai 90%, Jateng Siap Menyambut Kafilah

19 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum