Categories: IndeksPendidikan

Gunakan Pakaian Tradisional Fiji, Wisudawati Internasional UMS Curi Perhatian

Wisudawati asal Fiji, Veville Volatabu Nabalarua mengenakan pakaian khas negaranya saat mengikuti prosesi wisuda di UMS, Sabtu (4/4/2026). Foto: Ist.

SOLO – Penampilan Veville Volatabu Nabalarua menyita perhatian saat mengikuti prosesi wisuda di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS). Wisudawati internasional asal Fiji tersebut, tampil mengenakan pakaian tradisional khas negaranya.

Veville Volatabu Nabalarua yang akrab disapa Ve, merupakan alumni Program Studi Manajemen S1 UMS. Dia memperkenalkan busana budaya yang sarat makna dalam momen wisuda yang penuh haru.

Upacara Wisuda Sarjana, Magister, dan Doktor Periode III Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar di Gedung Edutorium KH Ahmad Dahlan, Sabtu (4/4/2026), menjadi panggung istimewa bagi Ve untuk menampilkan identitas budayanya di hadapan civitas akademika.

Dalam prosesi tersebut, Ve mengenakan pakaian tradisional Fiji yang biasa digunakan dalam perayaan penting seperti pernikahan, ulang tahun, maupun pencapaian besar. Busana tersebut memiliki keunikan tersendiri karena terbuat dari bahan alami.

“Ini adalah pakaian tradisional kami, biasanya dipakai saat perayaan besar. Terbuat dari bahan alami, seperti pohon yang diproses secara khusus. Ini melambangkan pencapaian besar,” jelas Ve.

Bagi Ve, mengenakan pakaian tradisional di hari wisuda bukan sekadar penampilan, melainkan simbol perjalanan panjang yang telah ia lalui selama menempuh pendidikan di UMS. Ia menilai momen tersebut menjadi penanda keberhasilan, sekaligus kebanggaan bagi dirinya dan keluarganya di Fiji.

Dalam momen wisuda yang penuh kebahagiaan itu, Rektor UMS, Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum., turut menyoroti perjalanan Ve sebagai wisudawan dengan jarak tempuh terjauh. Ia harus menempuh perjalanan selama dua hari dari Fiji menuju Indonesia untuk memulai studinya di UMS.

“Perjalanan saya ke UMS memakan waktu dua hari. Dari Fiji ke Singapura sekitar 10 jam, lalu transit dan menginap, kemudian lanjut penerbangan sekitar 2 jam ke Indonesia,” ungkapnya.

Meski datang dari negara yang jauh, Ve mengaku merasa nyaman selama berkuliah di UMS. Lingkungan yang ramah membuatnya cepat beradaptasi dan menjadikan Indonesia sebagai rumah kedua.

“Teman-teman di sini baik, dosen-dosen juga sangat ramah. Saya merasa aman dan bahagia di sini,” ujarnya.

Namun, di balik kebanggaan mengenakan pakaian tradisional dan meraih kelulusan, terselip rasa haru yang mendalam. Ve mengaku kerap menahan tangis saat menyadari masa studinya di Indonesia telah usai.

“Indonesia seperti rumah kedua saya. Setiap kali memikirkan harus pulang, rasanya seperti meninggalkan rumah dan keluarga. Empat tahun di sini sangat berarti,” tuturnya.

Ve merupakan penerima beasiswa selama menempuh studi di UMS. Ia berharap semakin banyak mahasiswa dari Fiji dapat merasakan pengalaman serupa, termasuk mengenalkan budaya mereka di lingkungan internasional seperti UMS.

“Saya berharap lebih banyak mahasiswa dari Fiji datang ke UMS, karena UMS sangat luar biasa. Saya sangat mencintai tempat ini,” ungkapnya.

Ke depan, Ve membuka peluang untuk kembali melanjutkan studi jenjang magister di UMS, sekaligus melanjutkan keterikatannya dengan Indonesia yang telah ia anggap sebagai rumah kedua.

“Saya sedih harus pulang. Kalau bisa, saya ingin tetap di sini. Mungkin nanti saya akan kembali untuk S2,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Kalahkan 374 Pesaing, Desain Achmad Nugroho Terpilih Jadi Logo Resmi Hari Jadi ke-81 Jateng

SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah resmi menetapkan logo Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Tengah.…

13 menit ago

Telkom Raih Penghargaan Kategori Talent Management di Lestari Award 2026

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) meraih Lestari Award 2026 pada kategori Talent…

53 menit ago

10 PNS Pemprov Jateng Raih Beasiswa S2 dan S3 Skema Cost Sharing Bappenas di Universitas Negeri

JAKARTA — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berkomitmen meningkatkan sinergisitas dengan Kementerian Perencanaan Pembangunan (PPN) atau…

2 jam ago

UMS Gelar Pelatihan Ecoprint dan Branding untuk Dorong Ekonomi Kreatif Desa Wisata Jarum Klaten

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id terus memperkuat pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan ekonomi kreatif…

8 jam ago

MPAI UMS Gelar Workshop Systematic Literature Review untuk Tingkatkan Kualitas Riset Mahasiswa

SOLO - Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menyelenggarakan…

8 jam ago

Tolak Pelabelan ‘Londo Ireng’, Wartawan di Soloraya Gelar Aksi di Monumen Pers

SOLO - Puluhan wartawan dan lembaga pers mahasiswa (LPM) di Soloraya menggelar unjuk rasa di…

9 jam ago

This website uses cookies.