Rabu, 26 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Indonesia Masuk 10 Negara Terkotor, Pakar UMS Soroti Kemalasan Membuang Sampah

Indospektrum by Indospektrum
25 Agustus 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat UMS, Rezania Asyfiradayati, SKM., M.P.H. Foto: Ist.

SOLO – Dalam laporan Ultimate Kilimanjaro pada tahun 2025, Indonesia termasuk dalam kategori 10 negara terkotor di dunia.

Aktivitas pabrik-pabrik industri yang tidak memfasilitasi tempat pembuangan limbah menjadi alasan utama. Selain itu, kesadaran masyarakat dalam membuang sampah juga menjadi sorotan publik, pasalnya banyak ditemui sampah-sampah yang menggenangi sungai maupun lautan.

Dosen Prodi Kesehatan Masyarakat Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ Rezania Asyfiradayati, SKM., M.P.H., yang ahli dalam bidang kesehatan lingkungan merespons permasalahan tersebut. Ia menyoroti permasalahan sampah yang tidak kunjung tuntas di Indonesia, disebabkan atas kemalasan masyarakat dalam membuang sampah. Menurutnya, untuk merubah perilaku masyarakat tidak dapat dilakukan secara instan dan membutuhkan proses panjang.

Dalam teori of planned behavior, manusia mengadopsi suatu kebiasaan lewat tiga faktor tertentu. Pertama, dampak yang dianggap terlalu jauh atau tidak dirasakan secara langsung bagi masyarakat. Kedua, tingginya hambatan dari operasional yang ada di sekitar masyarakat. Ketiga, adanya gap atau kesenjangan antara pengetahuan dengan tindakan/aktualisasi yang sangat jauh dalam masyarakat.

Untuk memperbaiki kondisi lingkungan bersih sampah, diperlukan pemahaman tentang pengelolaan sampah. Ia menilai bahwa keluarga menjadi faktor yang paling besar dalam permasalahan tersebut. Kebiasaan dalam keluarga dalam mendidik dan memfasilitasi menjadi pondasi utama dalam membentuk karakter generasi yang peka terhadap sampah.

“Tumbuhnya tanggung jawab moral nantinya pada anak-anak karena kebiasaan yang dibentuk sejak kecil. Rasa empati itu akan tumbuh terhadap lingkungan sekitar, meskipun terhadap hal-hal yang kecil,” jelasnya, Selasa (25/8/2026).

Rezania menyebutkan bahwa terdapat tiga faktor terkait dengan perilaku manusia, yakni motivasi, fasilitas, dan pemicu. Menurutnya, pemicu berupa sanksi dan reward yang masih rendah serta belum terkondisikan secara menyeluruh di Indonesia menjadi alasan mengapa sampah masih belum terkelola dengan baik.

Dalam konteks pengelolaan sampah, proses pemilahan sampah menjadi tahapan paling awal. Tetapi, ia menyatakan terdapat paradigma berpikir yang salah di kalangan masyarakat. Banyak yang menganggap pemilahan sampah menjadi suatu hal yang sia-sia, karena pada akhirnya diangkut secara bercampuran. Padahal, pemilahan sampah menurut Rezania memiliki nilai utama.

“Pemilahan sampah dalam skala kecil dapat memudahkan pekerja TPS dalam memilih sampah dengan kuantitas yang lebih besar untuk dikelola, kemudian juga dapat meminimalisir kontaminasi sampah, yang menyebabkan kerusakan alam,” tegasnya.

Ia menerangkan bahwa sampah dapat menghasilkan nilai jual tinggi atau yang sering disebut dengan ekonomi sirkular. Sampah atau limbah tidak dibuang, tetapi diolah kembali menjadi produk tertentu.

Untuk menciptakan model ekonomi sirkular, masyarakat perlu memulai dengan memilah dan membedakan pembuangan sampah organik dan anorganik, sehingga nantinya menghasilkan produk dengan kebermanfaatan tertentu.

“Sampah sisa-sisa sayur masakan rumah dapat diolah menjadi kompos cair, sedangkan kulit-kulit buah dapat diolah menjadi eco-enzyme. Sehingga dari pengolahan-pengolahan tersebut dapat menciptakan produk kebutuhan-kebutuhan keluarga yang dapat dimanfaatkan kembali,” terangnya.

Rezania juga menyebut sebagian masyarakat telah mulai memanfaatkan dan mengolah sampah menjadi produk bermanfaat. Seperti, tumpukan sampah di daerah Putri Cempo, menurutnya, telah dikelola untuk dijadikan sebagai sumber tenaga listrik meskipun belum berjalan secara sempurna.

Lebih lanjut, Rezania menerangkan peran penting universitas sebagai salah satu Institusi pendidikan. Menurutnya, universitas dapat mengambil peran melalui inovasi dan pengabdian masyarakat.

“Pada aslinya masyarakat tidak sekedar butuh penyuluhan saja, tapi masyarakat perlu adanya aksi nyata dari para akademisi lewat institusi-institusi tertentu,” tuturnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Boyong 28 UMKM ke KKI 2026, BI Solo Cetak Omzet Rp3,5 Miliar

Next Post

Kebakaran Rumah Produksi Kursi Busa di Solo, Dua Anak Alami Luka Bakar

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Study visit tim manajemen UMS ke Malaysia. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Internasionalisasi, Prodi Manajemen UMS Jelajahi Program Double Degree Bersama MSU Malaysia

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd., melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen periode 2026–2030. Foto: Ist.
Indeks

Nasrul Harahab Dilantik Jadi Kepala SD UMS Global Citizen Lab School Periode 2026–2030

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Ilustrasi - FAS sebagai entitas anak Blibli hadir tak hanya sebagai penyedia operasional, tetapi juga mitra strategis yang mendorong pertumbuhan brand. Foto: Ist.
Bisnis

Bantu Brand Scaling Up Tanpa Modal Raksasa, FAS Hadirkan Solusi All-in-One Enabler

by Indospektrum
26 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menghadiri seremoni Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur (25/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Investasi Rp1,6 Triliun, Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur Resmi Dimulai

by Indospektrum
25 Agustus 2026
Ilustrasi - Kekeringan di musim kemarau. Foto: Google Gemini
Indeks

Pemprov Jateng Dorong Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan Panjang

by Indospektrum
25 Agustus 2026
Next Post
Lokasi kebakaran di Kampung Tunggulsari, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Selasa (25/8/2026). Foto: Ist.

Kebakaran Rumah Produksi Kursi Busa di Solo, Dua Anak Alami Luka Bakar

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Study visit tim manajemen UMS ke Malaysia. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Internasionalisasi, Prodi Manajemen UMS Jelajahi Program Double Degree Bersama MSU Malaysia

26 Agustus 2026
Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan Pengkaderan PDM Kabupaten Sukoharjo, Dr. H. Sri Lahir, M.Pd., melantik Nasrul Harahab, S.Pdl., Gr., M.Pd., sebagai Kepala SD UMS Global Citizen periode 2026–2030. Foto: Ist.
Indeks

Nasrul Harahab Dilantik Jadi Kepala SD UMS Global Citizen Lab School Periode 2026–2030

26 Agustus 2026
Ilustrasi - FAS sebagai entitas anak Blibli hadir tak hanya sebagai penyedia operasional, tetapi juga mitra strategis yang mendorong pertumbuhan brand. Foto: Ist.
Bisnis

Bantu Brand Scaling Up Tanpa Modal Raksasa, FAS Hadirkan Solusi All-in-One Enabler

26 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menghadiri seremoni Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur (25/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Investasi Rp1,6 Triliun, Groundbreaking PLTS Terapung Gajah Mungkur Resmi Dimulai

25 Agustus 2026
Ilustrasi - Kekeringan di musim kemarau. Foto: Google Gemini
Indeks

Pemprov Jateng Dorong Modifikasi Cuaca untuk Atasi Ancaman Kekeringan Panjang

25 Agustus 2026
Lokasi kebakaran di Kampung Tunggulsari, Kelurahan Pajang, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, Selasa (25/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Kebakaran Rumah Produksi Kursi Busa di Solo, Dua Anak Alami Luka Bakar

25 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum