Categories: IndeksPendidikan

Inovasi Aplikasi Pertolongan Pertama RESQ Bawa Mahasiswa UMS Raih Dua Penghargaan Internasional

Calista Atha Yumna, mahasiswa Farmasi UMS meraih dua penghargaan dalam International Youth Innovation Summit (IYIS) di Malaysia dan Singapura. Foto: Ist.

SOLO – Situasi darurat dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons penanganan yang cepat dan tepat, pengetahuan mengenai pertolongan pertama dapat menjadi bekal penting sebelum tenaga medis tiba.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Calista Atha Yumna, mahasiswa Program Studi Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, mengembangkan RESQ, inovasi digital yang dirancang untuk memudahkan masyarakat mengakses panduan pertolongan pertama. Gagasan ini mengantarkannya meraih dua penghargaan dalam International Youth Innovation Summit (IYIS), yakni Most Innovative Delegate dan 3rd Best Video Innovation, dalam program internasional di Malaysia dan Singapura.

Perjalanan Calista menuju ajang internasional tersebut bermula ketika ia menemukan informasi IYIS melalui media sosial. Ketertarikannya terhadap program yang mengangkat isu-isu Sustainable Development Goals (SDGs) mendorongnya untuk mengambil kesempatan tersebut. Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi, ia terpilih sebagai delegasi dengan fasilitas fully funded, sehingga dapat mengikuti program tanpa mengeluarkan biaya pribadi.

“Bagi saya, pencapaian ini sangat berarti karena semuanya berawal dari keberanian untuk mencoba. Pengalaman ini mengajarkan saya untuk tidak membatasi kemampuan diri hanya karena rasa ragu, sebab kesempatan besar bisa datang ketika kita berani mengambil langkah pertama,” ungkap Calista, Sabtu (17/10/2026).

Dalam IYIS, Calista memperkenalkan RESQ, sebuah inovasi digital di bidang kesehatan yang dirancang untuk membantu masyarakat mengakses panduan pertolongan pertama. Gagasan tersebut berangkat dari kepeduliannya terhadap pentingnya pengetahuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, terutama ketika pertolongan tenaga medis belum tiba. Melalui pemanfaatan teknologi, ia ingin menjadikan informasi pertolongan pertama lebih mudah dijangkau dan dipahami.

RESQ mengusung tagline “Stay Calm, resQ Here” yang mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan mengetahui langkah awal yang tepat ketika menghadapi keadaan darurat. Bagi Calista, pengetahuan tentang pertolongan pertama merupakan bagian penting dari kepedulian sosial. Ia ingin mendorong pemahaman bahwa membantu sesama dapat dimulai dengan mengenali tindakan awal yang tepat sesuai kondisi dan panduan yang benar.

Pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu keunggulan yang ditawarkan RESQ. Calista berupaya mengembangkan gagasan yang tidak hanya relevan secara akademik, tetapi juga berangkat dari kebutuhan masyarakat. Dua penghargaan yang diraihnya menjadi apresiasi atas partisipasinya dalam kompetisi tersebut sekaligus pengalaman untuk terus mengembangkan potensi inovasi di bidang kesehatan.

Bagi Calista, mengikuti kompetisi internasional juga menjadi ruang pembelajaran untuk bertukar gagasan dan pengalaman dengan delegasi dari berbagai latar belakang. Ia mengaku bersyukur atas dukungan Universitas Muhammadiyah Surakarta, lingkungan akademik, keluarga, teman-teman, serta komunitas IYIS yang memberikan dorongan selama proses tersebut. Dalam perjalanan akademiknya, Calista juga mendapat bimbingan dari dosen apt. Peni Indrayudha, M.Biotech, Ph.D.

Pengalaman tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui berbagai bidang keilmuan. Sebagai mahasiswa Farmasi UMS, Calista menunjukkan bagaimana pengetahuan di bidang kesehatan dapat dipadukan dengan teknologi digital untuk merancang gagasan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Baginya, prestasi internasional bukan sekadar pencapaian personal, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kontribusi yang lebih bermakna.

Ke depan, Calista berharap RESQ dapat terus dikembangkan agar manfaatnya semakin luas. Ia merencanakan penyempurnaan sembilan fitur, evaluasi kebutuhan pengguna, serta kolaborasi dengan pihak yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan dan teknologi. Melalui pengembangan tersebut, ia ingin menjadikan RESQ sebagai salah satu upaya edukasi untuk meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi keadaan darurat. Prestasi di IYIS pun menjadi pijakan bagi Calista untuk terus mengeksplorasi potensi diri, mengembangkan inovasi, dan menghadirkan gagasan yang berorientasi pada kemanfaatan bagi sesama.

Indospektrum

Recent Posts

Polda Jateng Tindak Penyalahgunaan BBM dan LPG, Pertamina Pastikan Penyaluran Energi Tetap Aman

SEMARANG - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah mengapresiasi langkah Polda Jateng dalam…

5 menit ago

Pengusaha Travel Haji Khusus Mengaku Tak Ikhlas Setor Uang Miliaran Rupiah ke KPK

JAKARTA - Sebanyak 10 saksi dari Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) atau pengusaha travel haji…

1 jam ago

Wajib Halal Berlaku 18 Oktober 2026, Pakar UMS Highlight Kesiapan UMKM dan Bahan Baku

SOLO - Sertifikasi halal bukan sekadar urusan label produk. Bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan…

14 jam ago

Raih Danantara CX100 Award 2026, BSI Masuk Top 5 Grand Champion Lintas BUMN

JAKARTA – Kepercayaan 24,3 juta nasabah mengantarkan PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) meraih…

14 jam ago

Tiba-Tiba Teringat Seseorang Lalu Dia Menghubungi? Jangan Baper, Ini Penjelasan Psikolog UMS

SOLO - Pernah tiba-tiba teringat seseorang, lalu tidak lama kemudian orang tersebut menghubungi atau muncul…

15 jam ago

Ahmad Luthfi Apresiasi Bakti TNI AD 2026 untuk Kesejahteraan Masyarakat Jateng

BANYUMAS — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi membuka kegiatan Bakti TNI AD untuk Rakyat 2026…

15 jam ago

This website uses cookies.