Categories: IndeksPendidikan

Isi Perkuliahan Akuntansi Undip, Sekda Jelaskan Soal Perbedaan Mendasar Antara Akuntansi Komersial dan Pemerintahan

Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno mengisi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023,Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas Diponegoro, di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa, (3/2/2026). Foto : Ist.

SEMARANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Jateng Sumarno menjelaskan perbedaan mendasar antara akuntansi komersial dan akuntansi pemerintahan. Akuntansi komersial bentuknya kinerja keuangan, laporannya berupa laba-rugi perusahaan. Sedangkan akuntansi di pemerintahan bentuknya pertanggungjawaban akuntabilitas.

Hal itu dikatakan Sekda, saat mengisi Kuliah Kerja Lapangan (KKL), Mahasiswa Program Studi Akuntansi Angkatan Tahun 2023,Fakultas Ekonomika Bisnis Universitas Diponegoro, di Gedung Grhadika Bakti Praja, Selasa, (3/2/2026).

“Sederhananya, akuntansi komersial bentuknya kinerja keuangan, laporannya berupa laba rugi perusahaan. Sedangkan akuntansi di pemerintahan bentuknya pertanggungjawaban akuntabilitas. Laporannya adalah capaian kinerja yang tertuang dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah atau LKPD,” urai Sumarno.

Ratusan mahasiswa yang dipimpin Ketua Program Studi Undip, Totok Dewayanto itu, sengaja datang ke Gubernuran untuk mendengarkan paparan langsung dari Sekda Sumarno, terkait akuntansi untuk pengelolaan keuangan pemerintah daerah.

Sumarno menekankan, pentingnya prinsip transparan dan akuntabel dalam pengeloaan keuangan pemerintah. Pasalnya, neraca yang menjadi wajah keuangan, harus ‘balance’.

“Belajar akuntansi, mindsetnya yang tertanam adalah transparan dan akuntabel. Mudah-mudahan adik-adik nantinya juga menjadi virus – virus yang menjaga transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah,” tegasnya.

Ditemui usai acara, Sumarno mengatakan, kegiatan KKL mahasiswa Akuntansi Undip ini diharapkan akan memberikan gambaran mengenai pengelolaan keuangan pemerintah daerah. Pasalnya, selama ini mahasiswa yang belajar di universitas lebih mendalami akuntansi komersial.

“Mudah-mudahan mahasiswa jadi tahu gambarannya, sehingga bisa menyaring informasi mengenai hiruk pikuk APBD di media-media sosial. Ini kesempatan untuk menyaring informasi, hoaks atau tidak. Sehingga bisa menjadi bagian untuk sosialisasi kepada masyarakat tentang realita pengelolaan APBD,” katanya.

Sumarno juga membuka kesempatan seluas-luasnya kepada kampus yang lain untuk belajar pengelolaan keuangan pemerintah di Pemprov Jateng. Menurutnya, belajar tidak melulu di meja kuliah. Hal lain yang lebih penting adalah berinteraksi dan menjalin komunikasi, yang akan terasakan manfaatnya saat memasuki dunia kerja.

Pada kesempatan tersebut, para mahasiswa juga menyampaikan pertanyaan seputar pengelolaan keuangan pemerintah. Halim, mahasiswa asal Bekasi bertanya tentang cara Pemprov Jateng mengelola budgeting dan realisasi anggaran. Sedangkan Zakiya Nur Azizi, bertanya mengenai pengelolaan aset tetap pemerintah. Mahasiswa yang lain, Evan, bertanya seputar pengelolaan pajak oleh pemerintah.

Perwakilan mahasiswa, Muhammad Dhiya Ulfikri mengatakan, sangat berterima kasih kepada Pemprov Jawa Tengah yang sudah menyambut hangat kedatangan para mahasiswa. Usai mendengarkan paparan langsung dari Sekda Provinsi Jawa Tengah, dia menjadi tahu bagaimana tata kelola keuangan pada sektor publik.

“Bapak Sekda menjelaskan banyak hal dan memberikan gambaran sistem yang ada di pemerintahan. Ini menjadi bekal bagi kami di beberapa tahun ke depan,” ujar mahasiswa yang aktif dalam organisasi Badan Audit Kemahasiswaan Akuntasi 2023 ini.

Indospektrum

Recent Posts

Perkuat Sinergi Pendidikan Kesehatan, UNS dan Unimus Jalin Kerja Sama Pengembangan PPDS

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo dan Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus) memperkuat sinergi antarperguruan…

5 menit ago

Pemprov Jateng Salurkan 6,8 Juta Liter Air Bersih ke Daerah Terdampak Kekeringan

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama sejumlah stakeholder terus mendistribusikan air bersih ke sejumlah…

29 menit ago

Hilirisasi Dorong Investasi Semester I 2026 Tembus Rp1.010 Triliun, Pengamat UMS: Indonesia Masih Dilirik Investor

  SOLO – Realisasi investasi Indonesia pada semester I 2026 yang menembus Rp1.010,6 triliun menjadi…

7 jam ago

PMB UMS 2026: Pendaftar Meningkat, Calon Mahasiswa Diimbau Segera Amankan Kuota

SOLO - Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id Tahun Akademik 2026/2027 menunjukkan…

7 jam ago

Terima Kunjungan Penasihat Khusus Presiden, Ahmad Luthfi Paparkan Jurus Pemprov Jateng Sejahterakan Buruh

SEMARANG – Beragam program dan kebijakan digulirkan oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi dalam memperkuat…

7 jam ago

Buka Munas XIX BEM SI, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak Mahasiswa Jadi Mitra Strategis Pembangunan

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak mahasiswa mengambil peran lebih besar dalam pembangunan…

8 jam ago

This website uses cookies.