Senin, 20 Juli 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Jawa Tengah Targetkan Swasembada Pangan 2026, Produksi Padi Diproyeksi Naik 12%

Indospektrum by Indospektrum
20 Februari 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi saat panen raya di lahan sawah Desa/Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, Jumat, 20 Februari 2026. Foto: Ist.

SEMARANG — Provinsi Jawa Tengah memulai panen raya padi secara serentak di 35 kabupaten/kota untuk periode Januari-Maret 2026.

Panen raya ini secara simbolis dipusatkan di lahan sawah Desa Jambu, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang dan dipimpin langsung oleh Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi, Jumat, 20 Februari 2026.

Diperkirakan, panen raya padi di Jawa Tengah periode Januari-Maret 2026 akan mencapai sekitar 3,35 juta ton gabah kering giling (GKG). Meningkat sebesar 413.698 ton GKG atau sekitar 14% dari periode yang sama tahun 2025 lalu. Perkiraan tersebut merupakan hasil penghitungan kerangka sampel area (KSA) Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi mengatakan, arah kebijakan tahun 2026 di Jawa Tengah adalah swasembada pangan. Target luas tanam padi untuk seluruh wilayah Jateng periode Januari—Desember 2026 sekitar 2,38 Juta hektare.

Realisasi hingga 18 Februari 2026 seluas 216.098 hektare. Sementara target produksi padi Jateng 2026 sebesar 10,55 juta ton GKG atau naik 12,22% dari realisasi 2025 sebesar 9,3 juta ton.

“Tahun 2025 kemarin kita bisa dapat kontribusi 15% untuk nasional, tahun 2026 harus lebih meningkat,” katanya usai mengawali panen raya didampingi oleh Bupati Semarang Ngesti Nugraha dan Kepala Bulog Jateng Sri Muniati.

Guna memenuhi target tersebut, Luthfi menginstruksikan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares meningkatkan konektivitas dengan 35 kabupaten/kota. Komitmen bersama dengan seluruh bupati dan walikota juga sudah dilakukan Januari lalu di Surakarta.

“Konektivitas dengan 35 kabupaten/kota dalam mempertahankan lahan, mekanisasi terkait alat, serta tidak kalah pentingnya adalah Gapoktan kita openi dari mulai pembibitan, pemupukan, sampai pascapanen,” katanya.

Sementara itu, dalam panen raya kali ini juga memperkenalkan sistem dan mekanisasi panen menggunakan mesin. Cara panen ini dikenal dengan sistem sepur yang dapat mempersingkat waktu panen dan tanam.

“Pakai alat tadi terbukti memang lebih cepat,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jawa Tengah Defransisco Dasilva Tavares mengatakan, sistem sepur yang dimaksud adalah pemakaian alat panen, pengolahan sawah, dan mesin tanam dalam satu waktu.

Cara kerjanya adalah bagian depan combine harvester yang digunakan untuk panen padi. Di belakangnya berjarak 2-3 meter sudah berjalan mesin pengolah sawah, dan drone untuk menyiram cairan dekomposer jerami untuk mempercepat mengubah menjadi bahan organik. Setelah itu ada mesin race transplanter untuk tanam padi ketika lahan sudah siap.

“Saking berurutan seperti sepur atau kereta. Ini mempersingkat waktu. Jadi panen-tanam, panen-tanam. Sistem ini untuk optimalisasi lahan. Petani di sini susah kami latih,” katanya.

Sistem sepur ini dapat mempersingkat dan menghemat waktu dan lahan sampai sekitar 90 persen dibandingkan dengan pengolahan manual. Misal, untuk lahan seluas 2 hektare, pengolahan menggunakan sistem sepur dan alat mekanis tersebut bisa selesai dalam satu hari. Kalau menggunakan tenaga manual bisa sampai 10 hari.

“Ubinan juga sudah kami lakukan dengan ukuran 25 meter persegi, hasil rata-rata 6 ton per kotak ubinan. Jika maksimal, satu hektare bisa mencapai rata-rata 9,6 ton. Ini tergantung dengan irigasi, pemupukan, dan pembibitan juga,” jelasnya.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa Tengah
Previous Post

Mahasiswa Magister Hukum UMS Terpilih Jadi Anggota DPRemaja 4.0, Siap Kawal Kebijakan Kesehatan

Next Post

UMS Gelar Pengabdian Internasional di Jepang, Bekali Diaspora Literasi Keuangan dan Ketahanan Mental

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama putranya, Mohammad Alif Daffa mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu pagi (19/7/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Momen Hangat Ahmad Luthfi Dorong Kursi Roda Putranya di Sukoharjo Spektakuler Run 2026

by Indospektrum
19 Juli 2026
Suasana Sukoharjo Spektakuler Run 2026 di Sentra Niaga The Park Mall Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Demam Lari di Jawa Tengah: Saat Olahraga Berubah Menjadi Budaya dan Gaya Hidup

by Indospektrum
19 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi mengikuti acara Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sukoharjo Spektakuler Run 2026: Diikuti 2.000 Pelari Bersama Ahmad Luthfi, Sukses Dongkrak Hotel dan UMKM

by Indospektrum
19 Juli 2026
PBSI FKIP UMS menggelar Review dan FGD Kurikulum Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Siapkan Lulusan Unggul di Dunia Kerja, PBSI FKIP UMS Gelar Review dan FGD Kurikulum 2026

by Indospektrum
18 Juli 2026
Suasana PMB UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Tembus 25 Ribu Pendaftar, Ini Deretan Prodi Paling Ketat di PMB UMS 2026

by Indospektrum
18 Juli 2026
Next Post
UMS menggelar PkM-KI yang menyasar diaspora Indonesia di wilayah Tokyo dan sekitarnya. Foto: Ist.

UMS Gelar Pengabdian Internasional di Jepang, Bekali Diaspora Literasi Keuangan dan Ketahanan Mental

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi bersama putranya, Mohammad Alif Daffa mengikuti Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu pagi (19/7/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Momen Hangat Ahmad Luthfi Dorong Kursi Roda Putranya di Sukoharjo Spektakuler Run 2026

19 Juli 2026
Suasana Sukoharjo Spektakuler Run 2026 di Sentra Niaga The Park Mall Solobaru, Kabupaten Sukoharjo, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Demam Lari di Jawa Tengah: Saat Olahraga Berubah Menjadi Budaya dan Gaya Hidup

19 Juli 2026
Gubernur Ahmad Luthfi mengikuti acara Sukoharjo Spektakuler Run 2026, Minggu, 19 Juli 2026. Foto: Ist.
Indeks

Sukoharjo Spektakuler Run 2026: Diikuti 2.000 Pelari Bersama Ahmad Luthfi, Sukses Dongkrak Hotel dan UMKM

19 Juli 2026
PBSI FKIP UMS menggelar Review dan FGD Kurikulum Tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Siapkan Lulusan Unggul di Dunia Kerja, PBSI FKIP UMS Gelar Review dan FGD Kurikulum 2026

18 Juli 2026
Suasana PMB UMS tahun 2026. Foto: Ist.
Indeks

Tembus 25 Ribu Pendaftar, Ini Deretan Prodi Paling Ketat di PMB UMS 2026

18 Juli 2026
Grand Closing Peksimida Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Jumat malam (17/7/2026). Foto: Ist.
Indeks

Sukses Gelar Peksimida 2026, Jateng Bidik Hattrick Juara Umum Peksiminas

18 Juli 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum