Sabtu, 19 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Ekonomi

JTAB Petani Gajian: Terobosan Pemprov Jateng Beri Kepastian Modal, Gaji UMK, dan Pasar bagi Petani

Indospektrum by Indospektrum
17 September 2026
in Ekonomi, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Gubernur Ahmad Luthfi menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026. Foto: Ist.

SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah melalui PT Jawa Tengah Agro Berdikari (JTAB) menggulirkan program JTAB Petani Gajian di sejumlah daerah. Program untuk melindungi kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas panen dan harga komoditas.

Direktur Utama PT JTAB, Totok Agus Siswanto mengatakan per September 2026 ini sudah ada sekitar 80 petani dengan luas lahan sekitar 200-an hektare yang mengikuti program JTAB Petani Gajian.

Petani yang terlibat tidak hanya mereka yang memiliki lahan, tetapi juga petani penggarap. Meliputi komoditas padi, bawang merah, dan jagung. Petani tersebut berada di Kabupaten Sukoharjo, Sragen, Klaten, Semarang, dan daerah lain di Jawa Tengah.

“Melalui Program JTAB Petani Gajian ini, kita memberikan kepastian hasil kepada kepada petani, bantuan modal, pengaturan komoditas yang ditanam, lalu kami kasih penghasilan (gaji) sesuai UMK per hektare, dan kemudian kami sebagai off taker (pembeli) hasil panen,” kata Totok usai melakukan audiensi dengan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi di Kota Semarang pada Kamis, 17 September 2026.

Mekanismenya, PT JTAB memberikan modal kepada petani. Kompensasinya, para petani akan menjual semua hasil panennya kepada PT JTAB. Harga jualnya sesuai dengan strandar yang dikeluarkan pemerintah. Hasil penjualan itu dipotong untuk modal produksi dan gaji selama masa tanam yang diberikan oleh PT JTAB. Kalau hasilnya penjualannya masih ada sisa, maka akan dikembalikan kepada petani.

Terkait permodalan dan gaji petani tersebut, pihaknya menggandeng PT BPR BKK. Selain itu, JTAB juga menggandeng Jamkrida untuk kredit petani dan Jasindo untuk asuransi gagal panen. JTAB menargetkan sekitar seribuan petani akan terakomodir melalui program tersebut.

“Harapan kami dengan adanya kejelasan dan masa depan yang bagus, nanti akan membuat petani-petani muda kita mau terjun ke sawah. Dari awal kita sudah ada kesepakatan harga beli hasil panen,” jelasnya.

Program JTAB Petani Gajian juga sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh para petani yang terlibat. Salah satu contohnya adalah Ruswanto, seorang petani padi di Kabupaten Sukoharjo. Melalui program tersebut ia tidak kesulitan lagi untuk mencari modal karena sudah dibantu dari awal pengolahan lahan, penanaman, pemupukan, sampai panen.

“Penjualan padi juga sudah ditampung oleh PT JTAB. Saya dukung dan semoga bisa diperluas dan ditambah jaringannya,” ujar Ruswanto.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi mengatakan program JTAB Petani Gajian secara konsep dan pelaksanaan sudah bagus. Ia berharap program tersebut dapat diperluas karena di Jawa Tengah ada sekitar 1,5 juta hektare lahan pertanian. Sebisa mungkin luasan itu dan petani yang menggarap dapat merasakan manfaat dan perlindungan dari program tersebut.

“Ini bagus. Harus diperluas. JTAB koordinasi lagi dengan Dinas Pertanian dan Peternakan yang punya datanya, kabupaten mana yang bisa di-cover program ini. Kalau bisa tercover semua maka akan aman karena ada kepastian untuk petani,” katanya saat menerima audiensi Direktur Utama PT JTAB.

Tags: Ahmad LuthfiGubernur Jawa TengahJTAB Petani GajianPT Jawa Tengah Agro Berdikari
Previous Post

Investor Asal Dubai Puas Langkah Cepat Jateng Realisasikan Investasi Mini Refinery

Next Post

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Solo Red Cross Festival 2026  resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

by Indospektrum
18 September 2026
Cinta Laura Kiehl sebagai Changemaker Partner LMM 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

by Indospektrum
18 September 2026
MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara lain. Foto : Ist.
Indeks

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

by Indospektrum
18 September 2026
Penandatangan kerja sama antara Communication USIM dan Ilmu Komunikasi UMS. Foto : Ist.
Indeks

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

by Indospektrum
18 September 2026
Benchmarking UNAMIN ke UMS di ruang sidang rektorat lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026). Foto : Ist.
Indeks

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

by Indospektrum
18 September 2026
Next Post
Penandatanganan nota kesepakatan antara pemerintah pusat, Pemprov Jawa Tengah, dan Pemprov DIY di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jakarta, Kamis (17/9/2026) terkait pemanfaatan candi sebagai ruang ibadah. Foto : Ist.

Resmi jadi Ruang Ibadah, Taj Yasin Bidik Potensi Wisata Religi Candi Prambanan hingga Borobudur

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Solo Red Cross Festival 2026  resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

18 September 2026
Cinta Laura Kiehl sebagai Changemaker Partner LMM 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

18 September 2026
MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara lain. Foto : Ist.
Indeks

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

18 September 2026
Penandatangan kerja sama antara Communication USIM dan Ilmu Komunikasi UMS. Foto : Ist.
Indeks

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

18 September 2026
Benchmarking UNAMIN ke UMS di ruang sidang rektorat lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026). Foto : Ist.
Indeks

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

18 September 2026
Dalang cilik, Aditya Ghandi, siswa MI Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) Kartasura mementaskan wayang kulit bertajuk Srikandi Krida. Foto : Ist.
Indeks

Wayang Kulit Berlakon “Srikandi Krida” Dipertunjukkan dalam Milad 68 Tahun FKIP UMS

18 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum