Categories: BisnisIndeks

KA Bandara Adi Soemarmo Jadi Primadona, Penumpang Melonjak 183 Persen Sepanjang 2025

KA Bandara Adi Soemarmo (KA BIAS). Foto: Ist.

SOLO – Tren penggunaan transportasi publik berbasis rel di wilayah Solo dan sekitarnya menunjukkan peningkatan tajam. KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat telah melayani sebanyak 847.701 penumpang Kereta Api (KA) Bandara Adi Soemarmo (BIAS) sepanjang tahun 2025.

Angka ini menandakan lonjakan drastis sebesar 183 persen dibandingkan tahun 2024 yang hanya mencatat total 299.078 penumpang. KA BIAS kini menjadi moda transportasi andalan yang menghubungkan Bandara Adi Soemarmo Solo dengan berbagai wilayah, bahkan menjangkau relasi hingga Madiun dan Caruban.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh frekuensi perjalanan yang teratur dan kapasitas angkut yang besar.

“KA BIAS memiliki 10 perjalanan atau 5 perjalanan pulang-pergi (PP) setiap harinya. Dengan total kapasitas 2.850 tempat duduk per hari, tingkat kapasitas angkut kami bisa mencapai 150%. Hal ini memungkinkan kami melayani lebih banyak penumpang, baik yang duduk maupun berdiri,” ujar Feni, Kamis (15/1/2026).

Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 411.171 penumpang berangkat dan 436.530 penumpang tiba di berbagai stasiun pelayanan KA BIAS wilayah Daop 6. Stasiun Solo Balapan mengukuhkan posisinya sebagai titik pusat pergerakan penumpang tertinggi.

Daftar Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi Tahun 2025:

1. Stasiun Solo Balapan: 210.990 penumpang

2. Stasiun Sragen: 66.780 penumpang

3. Stasiun Solo Jebres: 61.309 penumpang

4. Stasiun Adi Soemarmo: 57.118 penumpang

5. Stasiun Kadipiro: 8.066 penumpang

6. Stasiun Palur: 6.908 penumpang

Sementara itu, untuk arus kedatangan, Stasiun Solo Balapan juga memimpin dengan 211.835 penumpang, disusul oleh Stasiun Solo Jebres dengan 95.805 penumpang.

Dikatakannya, faktor keselamatan, ketepatan waktu, dan kenyamanan menjadi alasan utama masyarakat beralih ke KA BIAS. Selain menjadi solusi menghindari kemacetan jalan raya, kereta api ini dinilai lebih ramah lingkungan.

“Peningkatan signifikan ini membuktikan bahwa KA BIAS adalah alternatif transportasi yang efektif, terutama saat masa liburan dan long weekend,” tambah Feni.

Menutup keterangannya, Feni menegaskan komitmen KAI Daop 6 untuk terus meningkatkan integrasi antarmoda.

“Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi kelancaran konektivitas antar kota, sehingga perjalanan penumpang tetap lancar, nyaman, dan terintegrasi,” pungkasnya.

Indospektrum

Recent Posts

15 Santri Jateng Tembus Beasiswa Luar Negeri, Puluhan Calon Mahasiswa S1-S3 Jalani Tes Akhir Wawancara

SEMARANG - Seleksi calon penerima beasiswa santri dan pengasuh pesantren Pemprov Jateng tahun 2026 memasuki…

17 jam ago

Momen Hari Anak Nasional, DPD PP PAUD Jateng Dorong Pendidikan Karakter dan Pengasuhan Komprehensif

SEMARANG – Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) harus menjadi momentum bagi seluruh orang tua, pendidik,…

18 jam ago

Perkuat Sinergi Pendidikan, BIM University Sambangi SMA Santo Yoseph Denpasar

DENPASAR - BIM University kembali melaksanakan kunjungan ke sekolah menengah atas di Bali sebagai bagian…

23 jam ago

Debut Manis di Vietnam, Atlet Tapak Suci UMS Kirana Tias Raih Emas Kejuaraan Pencak Silat Asia 2026

SOLO - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id di kancah internasional.…

1 hari ago

Gelar Temu Alumni 2026, FHIP UMS Pererat Silaturahmi dan Perluas Jejaring Profesional Lintas Angkatan

SOLO – Fakultas Hukum dan Ilmu Politik (FHIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Temu…

1 hari ago

Diserbu Ratusan Pendaftar Mancanegara, Summer Camp Internasional FT UMS Sukses Beri Kesan Mendalam

SOLO - Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menutup rangkaian Science & Engineering…

1 hari ago

This website uses cookies.