Selasa, 13 Oktober 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Krisis Perawat Global 2030: Guru Besar UMS Ingatkan Urgensi Pemerataan dan Kompetensi di Indonesia

Indospektrum by Indospektrum
20 Mei 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Guru Besar Ilmu Keperawatan Jiwa FIK UMS, Prof. Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., Ph.D. Foto: Ist.

SOLO – Krisis kekurangan tenaga perawat dunia diprediksi masih menjadi tantangan serius hingga 2030. Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dunia masih akan mengalami kekurangan sekitar 4,5 juta perawat dalam beberapa tahun mendatang. Kondisi tersebut dinilai menjadi alarm penting bagi Indonesia untuk memperkuat kualitas, distribusi, dan daya saing tenaga keperawatan nasional.

Guru Besar Ilmu Keperawatan Jiwa Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Prof. Arum Pratiwi, S.Kp., M.Kes., Ph.D., mengatakan Indonesia sebenarnya memiliki potensi besar karena jumlah institusi pendidikan keperawatan cukup banyak dan minat generasi muda terhadap profesi perawat masih tinggi. Namun, tantangan utama bukan sekadar jumlah lulusan, melainkan pemerataan tenaga kesehatan dan kualitas kompetensi.

“Indonesia bisa menghadapi paradoks. Lulusan perawat banyak, tetapi kebutuhan layanan kesehatan berkualitas belum sepenuhnya terpenuhi karena persoalannya ada pada distribusi, kompetensi, dan keberlanjutan profesi,” ujar Arum, Rabu (20/5).

Menurutnya, hingga kini masih terjadi ketimpangan jumlah tenaga perawat antara wilayah perkotaan dan daerah terpencil. Selain itu, sebagian perawat juga dinilai belum bekerja sesuai kompetensi optimal akibat keterbatasan jenjang karir maupun kesejahteraan profesi.

Di tengah transformasi dunia kesehatan berbasis teknologi, Arum menilai peran perawat juga akan berkembang signifikan. Pemanfaatan artificial intelligence (AI), telemedicine, digital health, hingga electronic medical records disebut akan menjadi bagian dari sistem pelayanan kesehatan masa depan.

Meski demikian, ia menegaskan teknologi tidak akan menggantikan peran dasar seorang perawat. Menurutnya, empati, komunikasi terapeutik, sentuhan kemanusiaan, dan nilai spiritual tetap menjadi aspek utama yang tidak dapat digantikan mesin.

“AI bisa membantu membaca data kesehatan, tetapi tidak bisa menggantikan ketulusan perawat saat mendampingi pasien atau keluarga dalam situasi sulit. Teknologi harus tetap diarahkan untuk memuliakan manusia,” jelasnya.

Arum menjelaskan, perawat masa depan dituntut tidak hanya unggul secara klinis, tetapi juga memiliki kemampuan adaptasi terhadap perubahan global. Kompetensi yang harus diperkuat meliputi literasi digital, kemampuan berpikir kritis, komunikasi interpersonal, kolaborasi interprofesional, hingga sensitivitas budaya dan kecerdasan spiritual serta etika profesi.

Dalam perspektif Muhammadiyah, lanjutnya, ilmu pengetahuan dan akhlak tidak dapat dipisahkan. Karena itu, UMS terus mengembangkan pendidikan keperawatan berbasis integrasi ilmu, teknologi, dan nilai kemanusiaan.

“Mahasiswa tidak hanya dibekali keterampilan klinik, tetapi juga penguatan riset, teknologi kesehatan, evidence-based nursing, komunikasi profesional, serta kepedulian sosial. Kami ingin lulusan UMS menjadi tenaga kesehatan yang profesional sekaligus humanis,” tuturnya.

Arum juga mengingatkan bahwa penguatan profesi perawat harus menjadi perhatian serius pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan. Jika tidak, dampaknya akan besar terhadap ketahanan sistem kesehatan nasional, mulai dari meningkatnya beban kerja tenaga kesehatan, burnout, hingga penurunan mutu pelayanan kesehatan masyarakat.

Ia menambahkan, pandemi COVID-19 menjadi pelajaran penting bahwa perawat merupakan garda terdepan pelayanan kesehatan yang mendampingi pasien selama 24 jam. Karena itu, investasi terhadap profesi perawat dinilai sama pentingnya dengan investasi terhadap masa depan kesehatan bangsa.

“Ketahanan sistem kesehatan tidak hanya ditentukan teknologi atau fasilitas rumah sakit, tetapi juga kualitas sumber daya manusianya. Memuliakan profesi perawat berarti memuliakan upaya menjaga kehidupan masyarakat,” pungkasnya.

Tags: tenaga keperawatanUMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Akhiri Penantian Panjang, Gubernur Ahmad Luthfi Resmikan SMAN 1 Kemalang di Lereng Merapi

Next Post

Hadiri Haul ke-7 Mbah Moen di Demak, Gus Yasin Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Kontingen Indonesia mengikuti rangkaian acara pengukuhan dan pelepasan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Pendopo Balaikota Surakarta, Senin (12/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Indonesia Ditarget Masuk Sepuluh Besar Asian Para Games di Nagoya

by Indospektrum
12 Oktober 2026
UMS mendorong peningkatan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah bagi siswa MI Muhammadiyah Gedongan, Karanganyar. Foto : Ist.
Indeks

UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan agar Peduli Lingkungan

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Zahin Snack memproduksi aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik usus, hingga balung kethek (balket) yang memanfaatkan bahan baku lokal. Foto : Ist.
Ekonomi

UMS Dampingi Pelaku Usaha Kecil Dukung Akselerasi Kemandirian Ekonomi

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Mahasiswa FHIP UMS, Jody Julian Putra Caesar raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026. Foto : Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Tim BATIKALIVE meraih tiga penghargaan yakni juara umum 2, medali emas dan juara favorit poster dalam ajang PENA Essay Nasional 3 di Politeknik TEDC, Bandung. Foto : Ist.
Indeks

Aplikasi BATIKALIVE Hantar Mahasiswa UMS Raih Tiga Penghargaan Nasional

by Indospektrum
12 Oktober 2026
Next Post
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen menghadiri Peringatan Haul ke-7 KH Maimoen Zubair di Serambi Masjid Agung Demak, Selasa malam, 19 Mei 2026. Foto: Ist.

Hadiri Haul ke-7 Mbah Moen di Demak, Gus Yasin Ajak Masyarakat Teladani Perjuangan Ulama

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Kontingen Indonesia mengikuti rangkaian acara pengukuhan dan pelepasan oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir di Pendopo Balaikota Surakarta, Senin (12/10/2026). Foto : Ist.
Indeks

Indonesia Ditarget Masuk Sepuluh Besar Asian Para Games di Nagoya

12 Oktober 2026
UMS mendorong peningkatan kepedulian lingkungan sejak dini melalui edukasi pemilahan sampah bagi siswa MI Muhammadiyah Gedongan, Karanganyar. Foto : Ist.
Indeks

UMS Edukasi Siswa MI Muhammadiyah Gedongan agar Peduli Lingkungan

12 Oktober 2026
Zahin Snack memproduksi aneka makanan ringan seperti keripik singkong, keripik tempe, keripik usus, hingga balung kethek (balket) yang memanfaatkan bahan baku lokal. Foto : Ist.
Ekonomi

UMS Dampingi Pelaku Usaha Kecil Dukung Akselerasi Kemandirian Ekonomi

12 Oktober 2026
Mahasiswa FHIP UMS, Jody Julian Putra Caesar raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026. Foto : Ist.
Indeks

Mahasiswa UMS Raih Most Inspiring Participant Future Leader Summit 2026

12 Oktober 2026
Tim BATIKALIVE meraih tiga penghargaan yakni juara umum 2, medali emas dan juara favorit poster dalam ajang PENA Essay Nasional 3 di Politeknik TEDC, Bandung. Foto : Ist.
Indeks

Aplikasi BATIKALIVE Hantar Mahasiswa UMS Raih Tiga Penghargaan Nasional

12 Oktober 2026
UMS memperkuat tata kelola kelembagaan dan kapasitas kewirausahaan digital Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kartasura. Foto : Ist.
Indeks

UMS Dorong Digitalisasi Tata Kelola dan Kewirausahaan Majelis Dikdasmen PCM Kartasura

12 Oktober 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum