Categories: IndeksNews

Libur Isra Mikraj 2026, KAI Commuter Tambah 4 Perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur

Ilustrasi – Suasana penumpang Commuter Line Yogyakarta–Palur. Foto: Ist.

YOGYAKARTA – KAI Commuter Wilayah 6 Yogyakarta kembali menambah 4 perjalanan Commuter Line Yogyakarta–Palur pada libur panjang Isra Mikraj pada 16-18 Januari 2026. Selama periode tersebut, total jumlah perjalanan Commuter Line Yogyakarta menjadi 31 perjalanan per hari, dan Commuter Line Prameks 10 perjalanan per harinya.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, menyampaikan penambahan perjalanan ini untuk peningkatan layanan perjalanan Commuter Line Yogyakarta pada momen libur panjang.

“Penambahan perjalanan ini juga merupakan upaya KAI Commuter untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pengguna Commuter Line Yogyakarta yang terjadi pada hari-hari libur,” jelas Karina melalui keterangan tertulis, Kamis (15/1/2026).

Dari data yang terkumpul, pada periode libur panjang anak sekolah ini diperkirakan akan terjadi lonjakan volume pengguna Commuter Line jika dibandingkan dengan hari-hari lainnya. Diprediksi sebanyak 32-34 ribu orang akan menggunakan Commuter Line Yogyakarta pada libur panjang Isra Mikraj esok.

“Angka naik sekitar 35-40 persen jika dibandingkan dengan rata-rata pengguna pada libur akhir pekan biasa yang hanya sekitar 23-25 ribu orang per harinya,” tambah Karina.

Pada periode libur panjang ini KAI Commuter mengoperasikan 15 perjalanan dari Stasiun Palur menuju Stasiun Yogyakarta mulai pukul 05.00-20.42 WIB, dan 16 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta menuju Stasiun Palur mulai pukul 05.05-22.35 WIB.

Sedangkan Commuter Line Prameks, perjalanannya mulai pukul 06.40–18.05 WIB pemberangkatan Yogyakarta tujuan Kutoarjo, dan mulai pukul 05.10–18.45 WIB pemberangkatan Kutoarjo tujuan Yogyakarta.

Selain itu, untuk mendukung layanan dan kelancaran operasional, KAI Commuter juga menyiagakan petugas pengamanan dan petugas kesehatan yang ditempatkan di stasiun dan di perjalanan Commuter Line. Fasilitas layanan pengguna juga terus dilengkapi dan pembangunan ruang tunggu stasiun terus dilakukan untuk memberikan kenyamanan pengguna saat menunggu perjalanannya.

Lebih lanjut Karina menambahkan pada hari-hari libur terutama libur panjang, Stasiun Yogyakarta selalu menjadi stasiun dengan volume pemberangkatan terbanyak dengan 8-10 ribu pengguna setiap harinya, sedangkan Stasiun Lempuyangan sebanyak 4-5 ribu pengguna per hari.

Untuk itu KAI Commuter mengimbau kepada pengguna agar menghindari kepadatan di Stasiun Yogyakarta dengan memilih Stasiun Lempuyangan sebagai alternatif stasiun keberangkatan menuju Klaten dan Solo dengan menggunakan Commuter Line.

Selama menggunakan Commuter Line, pengguna diimbau untuk selalu menjaga kenyamanan penumpang lain dengan tidak duduk di lantai, menjaga kebersihan, serta mengawasi anak-anak.

“Perhatikan jadwal perjalanan sebelum datang ke stasiun dan sesuaikan waktu kedatangan agar tidak terlalu lama menunggu di stasiun maupun terburu-buru masuk ke kereta,” tutup Karina.

Indospektrum

Recent Posts

Ahmad Luthfi Instruksikan Pemetaan Potensi Ekonomi Kreatif di Jateng

SALATIGA — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi meminta seluruh kabupaten/kota segera memetakan potensi ekonomi kreatif…

4 jam ago

Polri Perluas Layanan Perpanjangan SIM Online di Jateng, Ini Daftar Wilayahnya

SOLO - Polri menghadirkan kemudahan dalam proses perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) sebagai upaya meningkatkan…

4 jam ago

UNS dan East China Normal University Tandatangani Kesepakatan Kerja Sama Akademik

SOLO - Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menjalin kerja sama dengan East China Normal University…

4 jam ago

Jaga Stabilitas Pangan, TPID Jateng Pertemukan 111 Produsen dan 99 Pembeli Komoditas

SEMARANG — Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Jawa Tengah mempertemukan 111 produsen dan 99 offtaker…

5 jam ago

Webinar UMS: Mengubah Tantangan AI Menjadi Peluang Belajar Matematika

SOLO - Program Studi Pendidikan Matematika Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta…

6 jam ago

Ekspor Satu Pintu BUMN: Solusi Amankan Devisa atau Potensi Beban Pengusaha? Ini Kata Pakar UMS

SOLO - Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Dr. Akbar…

8 jam ago

This website uses cookies.