Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa FKG UMS Bedah Tuntas Penanganan TMJ Disorder Bersama Pakar dari Malaysia

Dosen tamu internasional dari Universiti Malaya Malaysia Prof. Dr. Firdaus Hariri saat menyampaikan materi. Foto: Ist.

SOLO – Fakuktas Kedokteran Gigi (FKG) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar kuliah umum dengan menghadirkan dosen internasional yang digelar di RSGM Soelastri, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen institusi dalam memperkuat kolaborasi internasional sekaligus memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi ternama dunia.

Dalam kuliah tamu tersebut, dosen internasional dari Universiti Malaya Prof. Dr. Firdaus Hariri yang akrab disapa Hariri memaparkan materi mengenai Temporomandibular Joint Disorder (TMJ Disorder). Materi tersebut merupakan bagian dari pembelajaran di bidang Bedah Mulut dan Maksilofasial.

Hariri menjelaskan bahwa kasus TMJ merupakan kondisi yang kerap ditemui oleh dokter gigi dalam praktik sehari-hari. Ia menegaskan bahwa profesi dokter gigi memiliki peran utama dalam penanganan gangguan sendi temporomandibular.

“Jadi tidak ada profesi lain dalam pelayanan kesehatan yang lebih baik daripada dokter gigi dalam menangani sendi temporomandibular. Jadi kalian harus menemukan cara untuk memahami sendi temporomandibular dan bagaimana mengelola gangguan tersebut,” katanya.

Ia menyebutkan, kasus TMJ umumnya terjadi pada rentang usia 20 hingga 40 tahun. Secara global, sekitar 5–12 persen populasi mengalami gangguan TMJ.

Selain memaparkan materi terkait TMJ, mahasiswa juga mendapatkan pembelajaran praktik mengenai tata cara melakukan barthon sling bandage. Para mahasiswa tampak antusias mengikuti praktik tersebut sembari memperoleh arahan dan masukan langsung dari Hariri.

Sementara itu, Dekan FKG UMS Dr. drg. Noor Hafida Widyastuti, Sp.KG., menyampaikan bahwa gangguan TMJ merupakan kasus yang sering dijumpai dalam praktik kedokteran gigi dan banyak ditemukan di masyarakat. Gejala yang dialami pasien umumnya berupa nyeri sendi, nyeri rahang, bunyi sendi seperti clicking (klik), hingga rasa tidak nyaman saat mengunyah.

“Oleh karena itu, pemahaman tentang gangguan TMJ menjadi semakin penting bagi profesional dokter gigi, baik dalam diagnosis maupun manajemen pasien secara komprehensif,” ungkapnya.

Menurutnya, penyelenggaraan kuliah tamu tersebut bertujuan untuk meningkatkan dan memperluas pengetahuan ilmiah serta pemahaman klinis bagi mahasiswa pendidikan dokter gigi tingkat sarjana maupun profesi.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap mahasiswa kami akan mendapatkan pengetahuan terbaru mengenai etiologi, diagnosis, faktor risiko, pendekatan pengobatan, dan manajemen multidisiplin dari gangguan TMJ,” ujarnya.

Ia menambahkan, topik TMJ sangat relevan bagi calon dokter gigi masa depan. Sebab, dokter gigi tidak hanya dituntut mampu melakukan prosedur klinis, tetapi juga memahami keluhan pasien secara menyeluruh serta memberikan pengobatan berbasis bukti atau evidence-based treatment.

Melalui kegiatan akademik ini, FKG UMS berharap dapat memperkuat kemampuan berpikir klinis mahasiswa, mendorong diskusi ilmiah, serta memotivasi mereka untuk terus mengembangkan kompetensi sesuai perkembangan ilmu kedokteran gigi modern.

Indospektrum

Recent Posts

FAI UMS Jadi Lokasi Riset Kolaboratif, Soroti Literasi Tafsir Al-Qur’an Mahasiswa di Era Digital

SOLO - Kemampuan mahasiswa dalam menyaring informasi keagamaan di ruang digital menjadi salah satu tantangan…

2 jam ago

Usung Collaborative Government, Gubernur Ahmad Luthfi Ajak UGM Ikut Bangun Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak kepada sivitas akademika Universitas Gajah Mada (UGM)…

4 jam ago

Jadikan Solo Raya Percontohan Ekonomi Aglomerasi, Ahmad Luthfi Sabet Penghargaan Regional Leadership

KARANGANYAR — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Agglomeration Leadership Award untuk kategori Regional…

9 jam ago

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Sinergi Lintas Sektor untuk Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Jawa Tengah

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, pengembangan sektor pariwisata di wilayahnya membutuhkan sinergi…

19 jam ago

Antisipasi Penimbunan Jelang Nataru, Ahmad Luthfi Minta Satgas Pengendalian Harga Diperkuat

MAGELANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menginstruksikan agar dilakukan penguatan Satuan Tugas (Satgas) Pengendalian…

20 jam ago

Pemprov Jateng Gulirkan 19 Program Intervensi di Sragen, Genjot Pengentasan Kemiskinan dan Stunting

SRAGEN – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menggulirkan 19 bentuk intervensi di Desa Gemantar, Kecamatan Mondokan,…

23 jam ago

This website uses cookies.