Sabtu, 19 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Mahasiswa KKN-Dik UMS Luncurkan Program GEBRAK: Edukasi Anti Perundungan dan Literasi Gadget di MI Muhammadiyah Kuwang

Indospektrum by Indospektrum
9 Februari 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Siswa MI Muhammadiyah Kuwang saling merangkul dan memberi dukungan saat sesi refleksi dalam kegiatan “GEBRAK” oleh Mahasiswa KKN-Dik UMS sebagai upaya menumbuhkan empati dan kepedulian terhadap korban perundungan. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pendidikan (KKN-Dik) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) melaksanakan program kerja bertajuk Gerakan Bersama Anti Perundungan dan Kendali Gadget (GEBRAK) pada hari Kamis, (22/1/2026). Kegiatan dilakukan di MI Muhammadiyah Kuwang, Kecamatan Giritontro, Kabupaten Wonogiri.

Program ini bertujuan untuk menanamkan etika digital sejak dini serta meningkatkan kesadaran siswa terhadap bahaya perundungan dan penggunaan gadget yang tidak terkontrol.

Kegiatan edukatif ini dilaksanakan sebagai respons atas meningkatnya penggunaan gawai di kalangan anak usia sekolah dasar yang berpotensi mempengaruhi perilaku sosial dan perkembangan karakter siswa.

Melalui pendekatan yang komunikatif dan ramah anak, mahasiswa KKN-Dik UMS berupaya menghadirkan pembelajaran nonformal yang mudah dipahami dan menyenangkan.

Fathison Akbar, selaku Koordinator KKN-Dik UMS di MI Muhammadiyah Kuwang menyampaikan bahwa program GEBRAK dirancang untuk membangun kesadaran siswa agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi serta mampu menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan bebas dari perundungan.

“Kami melihat pentingnya edukasi etika digital sejak usia dini. Anak-anak perlu dibekali pemahaman tentang bagaimana bersikap baik kepada teman, baik secara langsung maupun di dunia digital,” ujarnya, Senin (9/2/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengenalan materi mengenai pengertian perundungan, jenis-jenis perundungan, serta dampak negatif yang ditimbulkan bagi korban maupun lingkungan sekitar.

Selain itu, siswa juga diberikan pemahaman tentang pentingnya mengendalikan penggunaan gadget agar tidak mengganggu proses belajar dan interaksi sosial.

Untuk memperkuat pemahaman, mahasiswa KKN mengajak siswa mengikuti diskusi interaktif dan simulasi kasus sederhana yang sering ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Suasana kegiatan dibuat santai dan menyenangkan agar siswa berani menyampaikan pendapat serta aktif berpartisipasi.

“Kami tidak hanya menyampaikan materi, tetapi juga mengajak siswa berdiskusi dan bermain peran supaya mereka benar-benar memahami dan bisa menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,” tambah Dinda, salah satu mahasiswa KKN-Dik.

Ahmad Yasin, selaku Kepala Sekolah MI Muhammadiyah Kuwang menyambut baik pelaksanaan program GEBRAK dan mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN-Dik UMS dalam mendukung pembentukan karakter siswa.

“Kegiatan ini sangat relevan dengan tantangan pendidikan di era digital saat ini. Antusiasme siswa terlihat jelas selama kegiatan berlangsung. Mereka aktif menjawab pertanyaan, mengikuti simulasi, serta menunjukkan pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya bersikap sopan, saling menghargai, dan membatasi penggunaan gadget,” ungkapnya.

Melalui program GEBRAK, mahasiswa KKN-Dik UMS berharap siswa MI Muhammadiyah Kuwang dapat tumbuh menjadi generasi yang beretika digital, mampu memanfaatkan teknologi secara positif, serta menjauhi perilaku perundungan baik di lingkungan sekolah maupun di media digital.

“Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata pengabdian mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta kepada masyarakat, khususnya dalam mendukung pendidikan karakter dan literasi digital di lingkungan sekolah dasar,” pungkasnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Tegaskan Tak Ada SMA Negeri Baru di Margoyoso, Wagub Jateng Fokus Atasi Blank Spot di Tambakromo dan Jaken

Next Post

Mahasiswa KKN UMS Kenalkan Bela Diri Tapak Suci di Sekolah Indonesia Jeddah

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Solo Red Cross Festival 2026  resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

by Indospektrum
18 September 2026
Cinta Laura Kiehl sebagai Changemaker Partner LMM 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

by Indospektrum
18 September 2026
MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara lain. Foto : Ist.
Indeks

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

by Indospektrum
18 September 2026
Penandatangan kerja sama antara Communication USIM dan Ilmu Komunikasi UMS. Foto : Ist.
Indeks

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

by Indospektrum
18 September 2026
Benchmarking UNAMIN ke UMS di ruang sidang rektorat lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026). Foto : Ist.
Indeks

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

by Indospektrum
18 September 2026
Next Post
Mahasiswa KKN UMS perkenalkan Tapak Suci di Jeddah Arab Saudi. Foto: Ist.

Mahasiswa KKN UMS Kenalkan Bela Diri Tapak Suci di Sekolah Indonesia Jeddah

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Solo Red Cross Festival 2026  resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis (17/9/2026). Foto: Ist.
Indeks

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

18 September 2026
Cinta Laura Kiehl sebagai Changemaker Partner LMM 2026. Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

18 September 2026
MPAI UMS raih kepercayaan mahasiswa dari Indonesia hingga empat negara lain. Foto : Ist.
Indeks

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

18 September 2026
Penandatangan kerja sama antara Communication USIM dan Ilmu Komunikasi UMS. Foto : Ist.
Indeks

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

18 September 2026
Benchmarking UNAMIN ke UMS di ruang sidang rektorat lantai 6, Gedung Induk Siti Walidah UMS, Jumat (18/9/2026). Foto : Ist.
Indeks

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

18 September 2026
Dalang cilik, Aditya Ghandi, siswa MI Muhammadiyah Program Khusus (MIM PK) Kartasura mementaskan wayang kulit bertajuk Srikandi Krida. Foto : Ist.
Indeks

Wayang Kulit Berlakon “Srikandi Krida” Dipertunjukkan dalam Milad 68 Tahun FKIP UMS

18 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum