Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa PBI UMS Terapkan Pembelajaran Fonetik Interaktif di Santi Witya Serong School Thailand

Mahasiswi PBI UMS, Nuha saat menerapkan pembelajaran fonetik di ruang kelas Santi Witya Serong School, Thailand. Foto: Ist.

SOLO – Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali menunjukkan kiprah globalnya di bidang pendidikan. Melalui pembelajaran fonetik bahasa Inggris yang interaktif, Nuha yang merupakan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMS, hadir langsung di ruang kelas Santi Witya Serong School, Pattani, Thailand, untuk meningkatkan kemampuan pelafalan dan kepercayaan diri siswa dalam berbahasa Inggris.

Santi Witya Serong School merupakan salah satu sekolah swasta di Pattani, Thailand, yang menjadi lokasi penempatan mahasiswa UMS dalam program pembelajaran lintas negara tersebut. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program pengabdian dan praktik pembelajaran mahasiswa UMS di lingkungan pendidikan internasional, yang berlangsung selama kurang lebih dua pekan, mulai 26 Januari hingga 6 Februari 2026.

“Saya mengajar siswa di berbagai tingkatan kelas dengan fokus pada pengenalan fonetik bahasa Inggris sebagai upaya meningkatkan kemampuan pelafalan dan pengucapan kosakata secara tepat,” ungkap Nuha, Selasa (3/2/2026).

Mahasiswa PBI FKIP UMS tersebut dibimbing langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Miftakhul Huda, S.Pd., M.Pd., yang memberikan pendampingan akademik selama kegiatan pembelajaran berlangsung di sekolah mitra.

Nuha menjelaskan, pembelajaran fonetik dilakukan melalui metode yang sederhana dan komunikatif, dimulai dengan penjelasan singkat mengenai dasar-dasar fonetik bahasa Inggris, dilanjutkan dengan pemberian contoh pelafalan bunyi oleh mahasiswa.

Setelah itu, lanjutnya, siswa diajak mempraktikkan pengucapan secara langsung dengan menirukan bunyi-bunyi fonetik yang dicontohkan, sehingga proses pembelajaran berlangsung secara interaktif dan partisipatif.

Menurut Nuha, selama kegiatan siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti latihan pengucapan, terutama dalam membedakan bunyi-bunyi dasar bahasa Inggris yang sebelumnya dirasakan sulit.

“Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terhadap pengucapan kosakata bahasa Inggris yang benar, serta tumbuhnya keberanian siswa untuk mempraktikkan pengucapan kata secara langsung di depan kelas,” ujarnya.

Selain meningkatkan kemampuan pelafalan, ia memandang kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan diri siswa dalam menggunakan bahasa Inggris, baik dalam kegiatan membaca maupun berbicara di kelas.

Bagi Nuha, pengalaman mengajar di sekolah swasta luar negeri ini menjadi sarana penerapan ilmu fonetik dan pedagogi bahasa Inggris secara langsung, sekaligus melatih kemampuan mengelola kelas multikultural.

Melalui kegiatan ini, diharapkan pembelajaran fonetik dapat memberikan kontribusi berkelanjutan bagi peningkatan kualitas pembelajaran bahasa Inggris di Santi Witya Serong School, serta memperkuat peran mahasiswa UMS dalam pengabdian masyarakat di bidang pendidikan internasional.

Indospektrum

Recent Posts

Dukung Asta Cita, Korem 074/Warastratama Fokus pada Ketahanan Pangan hingga Makan Bergizi Gratis

SOLO - Komandan Korem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, S.I.P., M.I.Pol., M.Han., menegaskan pentingnya…

6 jam ago

Bukan Superman Tapi Super Team, Pesan Ahmad Luthfi untuk Kader PMII Jawa Tengah

SEMARANG — Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyampaikan, butuh keterlibatan para mahasiswa dalam upaya bersama-sama…

7 jam ago

Rayakan Dies Natalis ke-50, UNS Hadirkan Peraih Nobel Ekonomi 2024 Daron Acemoglu

SOLO — Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta kembali menegaskan kiprahnya di panggung global melalui penyelenggaraan…

8 jam ago

Mahasiswa UMS Sabet Juara di JCC International Conference Usai Teliti Program CSR di Kudus

SOLO – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Salwa Talitha Zahra…

9 jam ago

Ahmad Luthfi Dorong Sertifikasi Halal bagi 17.500 Pedagang Bakso di Jawa Tengah

SEMARANG — Pedagang bakso di Jawa Tengah berdasarkan catatan Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso Nusantara…

10 jam ago

Dosen FAI UMS Kupas Tuntas Perbedaan Makna Infak dan Sedekah dalam Islam

SOLO - Agama Islam merupakan agama yang tidak berkutat pada urusan spiritual. Islam juga menekankan…

10 jam ago

This website uses cookies.