Categories: IndeksPendidikan

Mahasiswa UMS Manfaatkan Vermikompos sebagai Sarana Penguatan Psikologis Disabilitas

emaparan Vermikompos oleh tim PKM-PM HealSpace UMS kepada mitra Tim HealSpace bersama para mitra. Foto : Ist.

SURAKARTA – Tim Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian Masyarakat (PKM-PM) HealSpace Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id resmi memulai tahapan inti pendampingan melalui agenda Pelatihan Vermikompos 1. Sebagai langkah pembuka dalam rangkaian program edukasi lingkungan dan penguatan psikologis, pelatihan tahap pertama ini difokuskan pada penyampaian materi teoritis.

Materi teoritis ditujukan untuk memberikan fondasi pemahaman yang kuat bagi para peserta mengenai proses dasar pembuatan vermikompos sebelum nantinya melangkah ke tahap aksi lapangan. Dalam sesi pemaparan, tim HealSpace menjelaskan secara mendalam mengenai konsep vermikompos, yaitu metode pembuatan pupuk organik berkualitas tinggi yang memanfaatkan cacing tanah (seperti jenis eisenia fetida atau lumbricus rubellus) untuk menguraikan sisa-sisa bahan organik.

Selain menghasilkan pupuk yang kaya nutrisi bagi tanaman, proses interaksi dengan media alam ini diperkenalkan sebagai bagian dari horticultural therapy (terapi hortikultura). Aktivitas menyentuh tanah, merawat makhluk hidup, dan melihat proses pertumbuhan dipercaya secara ilmiah mampu menurunkan kadar stres, melatih motorik halus, serta memberikan rasa pencapaian (sense of achievement) yang sangat baik untuk stabilitas emosional penyandang disabilitas mental.

Ketua Tim PKM-PM HealSpace UMS, Abqory Anis Subekti menyampaikan, bahwa pemahaman teori secara berkala sangat penting bagi teman-teman dari Komunitas Disabilitas Karya Manunggal agar esensi dari terapi ini dapat terserap secara optimal.

“Kami mengenalkan media vermikompos bukan sekadar sebagai materi lingkungan, melainkan sebagai instrumen terapi yang ramah dan mudah dipahami. Kami ingin memastikan teman-teman disabilitas memiliki gambaran yang matang mengenai jenis pakan cacing, kelembapan media, hingga cara menjaga suhu sarang sebelum mereka melakukan praktik langsung,” jelasnya, Jumat (17/7/2026).

Mengingat dinamika kefokusan peserta penyandang disabilitas mental dan fisik yang bervariasi, kegiatan edukatif Sanggar Komunitas Karya Manunggal Desa Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, tim HealSpace menerapkan metode penyampaian yang adaptif. Guna menjaga konsentrasi, semangat, serta kenyamanan psikologis para peserta selama sesi penyampaian materi, tim menghadirkan sesi ice breaking yang interaktif di sela-sela kegiatan.

Melalui permainan konsentrasi ringan dan senam motorik sederhana yang dipandu oleh mahasiswa, suasana ceria dan penuh kehangatan pun tercipta. Sesi ini berhasil mencairkan ketegangan, mengembalikan fokus, sekaligus mempererat hubungan emosional yang inklusif antara mahasiswa dan seluruh mitra yang hadir.

Melalui perpaduan antara penyampaian materi yang humanis dan interaksi yang menyenangkan tersebut, sebanyak 20 warga difabel yang hadir tampak sangat antusias. Mereka aktif mengajukan pertanyaan sederhana mengenai cara merawat cacing tanah dan pemanfaatannya untuk tanaman perkebunan di sekitar sanggar. Respons positif ini menjadi modal penting bagi tim untuk mempersiapkan para peserta dalam menyambut tahapan praktik pembuatan vermikompos pada agenda berikutnya.

Sementara itu, dosen pembimbing program Siti Azizah Susilawati S.Si M.P Ph.D turut memberikan apresiasi atas konsistensi dan kedalaman materi yang dibawakan tim di lapangan. Menurutnya, pendekatan bertahap yang mengombinasikan teori mendalam dan metode rekreatif merupakan strategi ilmiah yang tepat untuk mengoptimalkan penerimaan materi tanpa memberikan beban psikologis yang berat bagi peserta.

Usai Pelatihan Vermikompos 1 ini, tim PKM-PM HealSpace UMS akan melanjutkan program dengan pendampingan praktik langsung berupa penyiapan wadah, pencampuran media tumbuh, dan pelepasan cacing tanah di rumah Ibu Yani, salah satu orang tua penyandang disabilitas.

Indospektrum

Recent Posts

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

SOLO - Rangkaian Solo Red Cross Festival 2026 resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis…

14 jam ago

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

JAKARTA – Langkah Membumi kembali hadir untuk kelima kalinya dengan mengusung konsep Market. Menjelang acara…

14 jam ago

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

SURAKARTA - Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali…

16 jam ago

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

MALAYSIA - Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)…

16 jam ago

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

SURAKARTA - Pengalaman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id dalam mengelola kehumasan, media, laman perguruan tinggi,…

16 jam ago

Wayang Kulit Berlakon “Srikandi Krida” Dipertunjukkan dalam Milad 68 Tahun FKIP UMS

SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperingati Milad…

16 jam ago

This website uses cookies.