Sabtu, 29 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Mahasiswa UMS Raih Gold Award di Malaysia Berkat Inovasi Nanospray Luka Diabetes

Indospektrum by Indospektrum
19 Juni 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Tim mahasiswa UMS meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh. Foto: Ist.

SOLO – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id. Tim mahasiswa lintas program studi berhasil meraih Gold Award dalam kompetisi inovasi internasional di Malaysia melalui pengembangan MoriFresh (Moringa and Neem Nano Spray).

MoriFresh merupakan sebuah inovasi nanospray berbahan ekstrak daun kelor dan daun mimba yang dirancang untuk membantu perawatan luka diabetes. Tim ini diketuai oleh mahasiswa Program Studi Psikologi, Muhammad Raihan Arrasyid. Ia bersama rekannya dari berbagai disiplin ilmu, yakni Taqiyyah Nurul ‘Azzah (Fisioterapi), Irfan Malik Tamroini (Pendidikan Agama Islam), Hanin Shohwati Muthi’ah dan Sri Kusuma Dewi (Farmasi), serta Alfa Utami (Psikologi) mengembangkan inovasi tersebut hingga mendapatkan juara.

Muhammad Raihan Arrasyid atau Rasyid akrabnya, menjelaskan bahwa MoriFresh lahir dari kepedulian terhadap tingginya kasus luka diabetes yang kerap berujung pada komplikasi serius. Menurutnya, infeksi pada luka diabetes masih menjadi salah satu penyebab utama disabilitas yang sebenarnya dapat dicegah.

“Daun mimba berfungsi mempercepat penutupan luka, sedangkan daun kelor berperan sebagai antibakteri. Jadi selain membantu membersihkan bakteri, produk ini juga berupaya mempercepat proses penyembuhan luka diabetes,” jelasnya, Jumat (19/6/2026).

Ia menerangkan bahwa teknologi nanospray dipilih karena ukuran partikelnya yang sangat kecil sehingga lebih mudah diserap kulit dan mampu menjangkau pori-pori secara lebih efektif dibandingkan sediaan konvensional.

“Ukuran partikel nano lebih kecil sehingga penyerapannya lebih optimal. Sejauh yang kami ketahui, nanospray berbahan daun kelor dan daun mimba untuk luka diabetes masih sangat jarang bahkan belum kami temukan produk serupa,” tambahnya.

Melalui kajian literatur yang dilakukan tim, perawatan luka diabetes saat ini masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari infeksi berulang akibat bakteri seperti Staphylococcus aureus dan Pseudomonas aeruginosa, efek samping antiseptik kimia yang berlebihan, tingginya biaya perawatan jangka panjang, keterbatasan akses layanan luka modern di negara berkembang, hingga meningkatnya resistensi antimikroba. Kondisi tersebut mendorong tim untuk menghadirkan alternatif berbasis bahan alami yang lebih aman dan terjangkau.

Daun kelor (Moringa oleifera) diketahui mengandung senyawa fenolik, flavonoid, dan tanin yang memiliki aktivitas antioksidan dan antibakteri. Sementara daun mimba (Azadirachta indica) mengandung terpenoid, limonoid, saponin, serta senyawa aktif seperti azadirachtin dan nimbin yang berpotensi membantu proses penyembuhan luka serta menghambat pertumbuhan mikroorganisme penyebab infeksi.

Menariknya, pengembangan MoriFresh juga memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Tim menggunakan platform pemodelan molekuler Boltz-2 untuk memetakan interaksi senyawa bioaktif daun kelor terhadap protein target bakteri penyebab infeksi luka.

Pendekatan ini membantu memvalidasi potensi efektivitas bahan aktif sebelum memasuki tahapan pengujian laboratorium dan klinis.
Perjalanan lahirnya inovasi tersebut tidak berlangsung mulus. Awalnya, tim berencana mengembangkan produk berbahan ekstrak umbi gadung sebagai penangkal nyamuk Aedes aegypti. Namun berbagai kendala dalam proses pengujian membuat mereka harus mencari alternatif inovasi yang lebih memungkinkan untuk direalisasikan.

Kehadiran mahasiswa Farmasi dalam tim kemudian menjadi titik terang yang mengarahkan mereka pada pemanfaatan daun kelor dan daun mimba sebagai bahan utama inovasi.

Dalam pembagian tugas, setiap anggota tim memiliki peran sesuai bidang keahlian masing-masing. Mahasiswa Psikologi dan Fisioterapi bertanggung jawab pada administrasi, penyusunan proposal, pengelolaan sponsor, serta koordinasi kegiatan lomba. Mahasiswa PAI berkontribusi dalam bidang desain, dokumentasi, presentasi, dan komunikasi berbahasa Inggris. Sementara mahasiswa Farmasi menangani aspek teknis, mulai dari riset, formulasi, pengujian laboratorium, hingga pengembangan produk.

Meski berasal dari latar belakang yang berbeda dan belum saling mengenal dekat sebelumnya, Rasyid mengaku proses kolaborasi justru menjadi pengalaman berharga bagi seluruh anggota tim.

“Awalnya kami belum akrab satu sama lain. Bahkan ada beberapa anggota yang baru pertama kali bertemu saat membentuk tim. Namun karena memiliki tujuan yang sama, kami bisa saling percaya dan menyelesaikan semua tantangan hingga akhirnya meraih Gold Award,” ungkapnya.

Saat ini, MoriFresh masih berada pada tahap prototipe dan memerlukan serangkaian pengujian lanjutan sebelum dapat diproduksi secara massal. Tim menargetkan ukuran partikel produk berada di bawah 100 nanometer agar penyerapan pada jaringan kulit semakin optimal dan mampu mendukung proses penyembuhan luka secara lebih efektif.

Ke depan, tim telah menyusun peta jalan pengembangan produk. Dalam jangka pendek, mereka akan melakukan uji antimikroba in vitro, pengujian keamanan produk, optimalisasi formulasi, serta studi stabilitas produk. Tahap berikutnya meliputi pengujian praklinis, standardisasi senyawa bioaktif, hingga produksi skala pilot. Dalam jangka panjang, MoriFresh ditargetkan dapat menjalani validasi klinis dan diproduksi secara luas untuk mendukung perawatan luka diabetes yang lebih terjangkau, khususnya di negara berkembang.

Rasyid juga mengungkapkan bahwa saat mengikuti kompetisi di Malaysia, timnya mendapat perhatian dari perusahaan kosmetik asal Malaysia, Kursani Technology, yang menunjukkan minat untuk menjalin kerja sama pengembangan dan komersialisasi produk.

“Harapan kami tentu inovasi ini tidak berhenti sampai di sini. Masih banyak pengujian yang harus dilakukan agar produk semakin matang. Kami juga ingin terus mengembangkan riset ini dan membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak,” tuturnya.

Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas disiplin ilmu mampu melahirkan inovasi yang tidak hanya berdaya saing di tingkat internasional, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Jateng Wajibkan SPPG Serap Telur dan Daging Ayam Lokal untuk Program MBG

Next Post

Pertamina Tambah Stok Pertalite di Jateng-DIY saat Libur Sekolah

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Calon mahasiswa baru melakukan registrasi di kantor PMB UMS. Foto: Ist.
Indeks

Sukses Gelar PMB 2026, UMS Tembus 8 Ribu Mahasiswa Baru

by Indospektrum
29 Agustus 2026
Kiri-kanan: Moderator; Dr. Aviliani, Ekonom Senior INDEF; dan Krizia Maulana, CAIA, Associate Director, Head of Investment Specialist, Eastspring Investments Indonesia dalam sesi sharing Permata Bank Wealth Wisdom di Kota Semarang. Foto: Ist.
Bisnis

Wealth Wisdom 2026: Cara Permata Bank Dampingi Nasabah Kelola Kekayaan dan Tangkap Peluang Investasi

by Indospektrum
29 Agustus 2026
UNS menggelar wisuda Periode VII Tahun 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Sabtu (29/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode VII UNS: Luluskan 10 Mahasiswa Asing dari Nigeria hingga Jepang

by Indospektrum
29 Agustus 2026
drg. Amelia Elizabeth Pranoto, Sp.BMM mempraktikkan penggunaan Barton bandage. Foto: Ist.
Indeks

Dari SSC Hingga Bedah Mulut, FKG UMS Padukan Standar Evaluasi Praktikum Mahasiswa

by Indospektrum
29 Agustus 2026
Program Studi S1 PAP FKIP UNS menggelar pembekalan PLP tingkat program studi bagi 103 mahasiswa semester tujuh. Foto: Ist.
Indeks

Bukan Cuma Teknis, FKIP UNS Soroti Bobot Nilai Etika dan Kepribadian Mahasiswa PLP di Sekolah Mitra

by Indospektrum
29 Agustus 2026
Next Post
Ilustrasi - Pertamina menambah stok pertalite di Jateng dan DIY saat periode libur sekolah pada 22 Juni hingga 3 Juli 2026. Foto: Ist.

Pertamina Tambah Stok Pertalite di Jateng-DIY saat Libur Sekolah

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Calon mahasiswa baru melakukan registrasi di kantor PMB UMS. Foto: Ist.
Indeks

Sukses Gelar PMB 2026, UMS Tembus 8 Ribu Mahasiswa Baru

29 Agustus 2026
Kiri-kanan: Moderator; Dr. Aviliani, Ekonom Senior INDEF; dan Krizia Maulana, CAIA, Associate Director, Head of Investment Specialist, Eastspring Investments Indonesia dalam sesi sharing Permata Bank Wealth Wisdom di Kota Semarang. Foto: Ist.
Bisnis

Wealth Wisdom 2026: Cara Permata Bank Dampingi Nasabah Kelola Kekayaan dan Tangkap Peluang Investasi

29 Agustus 2026
UNS menggelar wisuda Periode VII Tahun 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Sabtu (29/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Wisuda Periode VII UNS: Luluskan 10 Mahasiswa Asing dari Nigeria hingga Jepang

29 Agustus 2026
drg. Amelia Elizabeth Pranoto, Sp.BMM mempraktikkan penggunaan Barton bandage. Foto: Ist.
Indeks

Dari SSC Hingga Bedah Mulut, FKG UMS Padukan Standar Evaluasi Praktikum Mahasiswa

29 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima penghargaan saat acara Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi regional Jawa-Bali batch II-2026 di Bali Nusa Dua Convention Center Bali, Jumat malam, 28 Agustus 2026. Foto: Ist.
Uncategorized

Jateng Raih Penghargaan Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI 2026

29 Agustus 2026
Program Studi S1 PAP FKIP UNS menggelar pembekalan PLP tingkat program studi bagi 103 mahasiswa semester tujuh. Foto: Ist.
Indeks

Bukan Cuma Teknis, FKIP UNS Soroti Bobot Nilai Etika dan Kepribadian Mahasiswa PLP di Sekolah Mitra

29 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum