Rabu, 12 Agustus 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Memahami Hakikat Takziah Menurut Akademisi UMS: Pengingat Ajal dan Penguat Kesabaran

Indospektrum by Indospektrum
11 Agustus 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen UMS sekaligus Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Tengah Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.

SOLO – Solidaritas masyarakat Indonesia sangat kuat, pasalnya disetiap seruan pengumuman orang meninggal dunia, masyarakat sekitarnya bergegas berbondong-bondong untuk membantu keluarga almarhum (yang ditinggal meninggal).

Tradisi yang bertujuan untuk membantu, menghibur, dan meringankan beban keluarga almarhum dikenal dengan takziah atau melayat. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi takziah mulai bergeser orientasinya, menjadi seperti kegiatan bertamu biasa dengan suguhan hidangan.

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. menjelaskan secara runtut tata cara dan fungsi melayat kepada orang meninggal.

Arti takziah secara etimologi adalah sabar dalam menghadapi musibah kehilangan, yang lebih berhubungan dengan kematian seseorang yang dekat dengannya. Isman mengutip penjelasan Imam Nawawi bahwa takziah adalah menguatkan kesabaran dengan motivasi dan meringankan beban shohibul jenazah bagi yang tertimpa musibah.

Menurutnya, dalam takziah terdapat dua dimensi, yaitu dimensi internal dan dimensi eksternal. Pertama, dimensi internal dalam takziah sebagai pengingat untuk mempersiapkan diri menjelang datangnya ajal yang tidak pernah terduga. Kedua, dimensi eksternal sebagai respon sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pada hakikatnya, takziah sebagai pengingat kita terhadap ajal yang akan datang pada kita,” jelasnya, Selasa (11/8/2026)

Isman menegaskan bahwa perlu disadari bagi seluruh masyarakat bahwa kehidupan di dunia sifatnya fana atau sementara, sehingga nantinya ada kehidupan yang abadi, yakni kehidupan di akhirat. “Kematian adalah perantara manusia dari kehidupan yang abadi di akhirat,” tegasnya.

Dalam QS An-Nisa ayat 78 disebut bahwa kematian pasti akan datang pada semua hamba Allah. Meskipun manusia berupaya untuk menghindar. Akan tetapi, kematian merupakan suatu takdir yang telah direncanakan oleh Allah.

Menurut Isman, adanya kematian yang selalu diingatkan oleh Allah dalam kitabnya, merupakan pendorong hambanya untuk menjadi hamba yang produktif dalam beramal secara vertikal (manusia-Allah) dan secara horizontall (manusia-manusia).

“Perlu dipahami bahwa kematian itu merupakan hal yang pasti dan tidak dapat dielak oleh manusia. Maka, kita harus mempersiapkan itu semua dengan memperbanyak amalan baik,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam pembahasan fikih takziah, pembahasan pertama yang termaktub di dalamnya mengenai perihal bekal yang perlu dipersiapkan oleh manusia dalam menjalani kehidupan. Isman mengatakan bahwa bekal yang paling utama yakni ketaqwaan, sehingga dapat mendorong diri untuk mengerjakan amalan-amalan sholeh.

“Pembahasan takziah sering berhubungan dengan makna-makna kunci dalam kehidupan, terutama sebagai bentuk penyadaran tuhan kepada hamba-hambanya,” ujarnya.

Melihat realita hari ini, orientasi kegiatan takziah hampir mirip dengan kegiatan bertamu. Menurutnya takziah dan kebiasaan ramah tamah merupakan dua amalan yang berbeda. Secara pembahasan fiqih, keduanya memiliki pembahasan yang berbeda.

“Perlu dipahami oleh masyarakat mengenai adab-adab bertamu yang tidak dapat dibawa dalam bertakziah,” tuturnya.

Hukum takziah adalah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Karena dengan adanya takziah kepada kerabat yang ditinggal meninggal oleh keluarganya, akan menjadikan dirinya merasa tidak kesepian dan kesusahan.

“Sejak awal bertakziah, perlu diniatkan bertakziah secara autentik, bukan untuk bertamu yang kemudian mengharapkan jamuan tuan rumah. Karena esensi daripada bertakziah adalah tolong menolong,” tegasnya.

Lebih lanjut, bertakziah tidak hanya dibatasi tiga hari saja. Islam menganjurkan untuk menghibur dan menguatkan kesabaran kapan saja yang dibutuhkan, tanpa ada batasan waktu. Menurutnya muncul pernyataan waktu tiga hari bertakziah itu atas dasar keluarga Jafar (sepupu Rasul) agar tidak terlalu meratapi kematian jafar.

“Adanya batasan 3 hari itu menjadi masa berduka yang wajar sebagai bentuk empati dan penghomatan bagi jenazah yang telah pulang ke Rahmatullah,” pungkasnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Mengusung Tema “Spirit of Harmony”, Dieng Culture Festival 2026 Gelar Jazz Atas Awan Hingga Potong Rambut Gimbal

Next Post

Antisipasi Ancaman Siber Kuantum, Pemerintah Akselerasi Kebijakan Post-Quantum Computing

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

FEB UMS siapkan inkubator bisnis berbasis mata kuliah, implementasikan RPS Kewirausahaan AFEB PTMA. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Pembelajaran Kewirausahaan, FEB UMS Implementasikan RPS AFEB PTMA

by Indospektrum
12 Agustus 2026
Kemenko Polkam, BSSN, Telkom, serta perwakilan kementerian, lembaga, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber memperkuat kolaborasi nasional melalui Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Menghadapi Post-Quantum Computing (PQC), Kamis (6/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Antisipasi Ancaman Siber Kuantum, Pemerintah Akselerasi Kebijakan Post-Quantum Computing

by Indospektrum
11 Agustus 2026
Panitia Dieng Culture Festival 2026 saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Selasa, 11 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Mengusung Tema “Spirit of Harmony”, Dieng Culture Festival 2026 Gelar Jazz Atas Awan Hingga Potong Rambut Gimbal

by Indospektrum
11 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima audiensi pengurus WCD Jawa Tengah di kantornya, Selasa (11/8/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gubernur Ahmad Luthfi Minta World Cleanup Day Jadi Gerakan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial

by Indospektrum
11 Agustus 2026
Gubernur Lemhannas, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si saat menghadiri PKKMB di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (11/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Pesan Gubernur Lemhannas ke Mahasiswa Baru UNS: Jangan Hanya Jadi Penonton, Jaga Integritas!

by Indospektrum
11 Agustus 2026
Next Post
Kemenko Polkam, BSSN, Telkom, serta perwakilan kementerian, lembaga, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber memperkuat kolaborasi nasional melalui Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Menghadapi Post-Quantum Computing (PQC), Kamis (6/8/2026). Foto: Ist.

Antisipasi Ancaman Siber Kuantum, Pemerintah Akselerasi Kebijakan Post-Quantum Computing

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

FEB UMS siapkan inkubator bisnis berbasis mata kuliah, implementasikan RPS Kewirausahaan AFEB PTMA. Foto: Ist.
Indeks

Perkuat Pembelajaran Kewirausahaan, FEB UMS Implementasikan RPS AFEB PTMA

12 Agustus 2026
Kemenko Polkam, BSSN, Telkom, serta perwakilan kementerian, lembaga, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber memperkuat kolaborasi nasional melalui Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Menghadapi Post-Quantum Computing (PQC), Kamis (6/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Antisipasi Ancaman Siber Kuantum, Pemerintah Akselerasi Kebijakan Post-Quantum Computing

11 Agustus 2026
Dosen UMS sekaligus Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Tengah Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.
Gagasan

Memahami Hakikat Takziah Menurut Akademisi UMS: Pengingat Ajal dan Penguat Kesabaran

11 Agustus 2026
Panitia Dieng Culture Festival 2026 saat bertemu Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, Selasa, 11 Agustus 2026. Foto: Ist.
Indeks

Mengusung Tema “Spirit of Harmony”, Dieng Culture Festival 2026 Gelar Jazz Atas Awan Hingga Potong Rambut Gimbal

11 Agustus 2026
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menerima audiensi pengurus WCD Jawa Tengah di kantornya, Selasa (11/8/2026). Foto: Ist.
Gaya Hidup

Gubernur Ahmad Luthfi Minta World Cleanup Day Jadi Gerakan Berkelanjutan, Bukan Sekadar Seremonial

11 Agustus 2026
Gubernur Lemhannas, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si saat menghadiri PKKMB di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram UNS, Selasa (11/8/2026). Foto: Ist.
Indeks

Pesan Gubernur Lemhannas ke Mahasiswa Baru UNS: Jangan Hanya Jadi Penonton, Jaga Integritas!

11 Agustus 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum