Kamis, 10 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Gagasan

Memahami Hakikat Takziah Menurut Akademisi UMS: Pengingat Ajal dan Penguat Kesabaran

Indospektrum by Indospektrum
11 Agustus 2026
in Gagasan, Indeks
0
Share on FacebookShare on Twitter
Dosen UMS sekaligus Sekretaris Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Tengah Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. Foto: Ist.

SOLO – Solidaritas masyarakat Indonesia sangat kuat, pasalnya disetiap seruan pengumuman orang meninggal dunia, masyarakat sekitarnya bergegas berbondong-bondong untuk membantu keluarga almarhum (yang ditinggal meninggal).

Tradisi yang bertujuan untuk membantu, menghibur, dan meringankan beban keluarga almarhum dikenal dengan takziah atau melayat. Namun, seiring berjalannya waktu, tradisi takziah mulai bergeser orientasinya, menjadi seperti kegiatan bertamu biasa dengan suguhan hidangan.

Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ Dr. Isman, S.H.I., S.H., M.H. menjelaskan secara runtut tata cara dan fungsi melayat kepada orang meninggal.

Arti takziah secara etimologi adalah sabar dalam menghadapi musibah kehilangan, yang lebih berhubungan dengan kematian seseorang yang dekat dengannya. Isman mengutip penjelasan Imam Nawawi bahwa takziah adalah menguatkan kesabaran dengan motivasi dan meringankan beban shohibul jenazah bagi yang tertimpa musibah.

Menurutnya, dalam takziah terdapat dua dimensi, yaitu dimensi internal dan dimensi eksternal. Pertama, dimensi internal dalam takziah sebagai pengingat untuk mempersiapkan diri menjelang datangnya ajal yang tidak pernah terduga. Kedua, dimensi eksternal sebagai respon sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

“Pada hakikatnya, takziah sebagai pengingat kita terhadap ajal yang akan datang pada kita,” jelasnya, Selasa (11/8/2026)

Isman menegaskan bahwa perlu disadari bagi seluruh masyarakat bahwa kehidupan di dunia sifatnya fana atau sementara, sehingga nantinya ada kehidupan yang abadi, yakni kehidupan di akhirat. “Kematian adalah perantara manusia dari kehidupan yang abadi di akhirat,” tegasnya.

Dalam QS An-Nisa ayat 78 disebut bahwa kematian pasti akan datang pada semua hamba Allah. Meskipun manusia berupaya untuk menghindar. Akan tetapi, kematian merupakan suatu takdir yang telah direncanakan oleh Allah.

Menurut Isman, adanya kematian yang selalu diingatkan oleh Allah dalam kitabnya, merupakan pendorong hambanya untuk menjadi hamba yang produktif dalam beramal secara vertikal (manusia-Allah) dan secara horizontall (manusia-manusia).

“Perlu dipahami bahwa kematian itu merupakan hal yang pasti dan tidak dapat dielak oleh manusia. Maka, kita harus mempersiapkan itu semua dengan memperbanyak amalan baik,” tambahnya.

Selanjutnya, dalam pembahasan fikih takziah, pembahasan pertama yang termaktub di dalamnya mengenai perihal bekal yang perlu dipersiapkan oleh manusia dalam menjalani kehidupan. Isman mengatakan bahwa bekal yang paling utama yakni ketaqwaan, sehingga dapat mendorong diri untuk mengerjakan amalan-amalan sholeh.

“Pembahasan takziah sering berhubungan dengan makna-makna kunci dalam kehidupan, terutama sebagai bentuk penyadaran tuhan kepada hamba-hambanya,” ujarnya.

Melihat realita hari ini, orientasi kegiatan takziah hampir mirip dengan kegiatan bertamu. Menurutnya takziah dan kebiasaan ramah tamah merupakan dua amalan yang berbeda. Secara pembahasan fiqih, keduanya memiliki pembahasan yang berbeda.

“Perlu dipahami oleh masyarakat mengenai adab-adab bertamu yang tidak dapat dibawa dalam bertakziah,” tuturnya.

Hukum takziah adalah sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam. Karena dengan adanya takziah kepada kerabat yang ditinggal meninggal oleh keluarganya, akan menjadikan dirinya merasa tidak kesepian dan kesusahan.

“Sejak awal bertakziah, perlu diniatkan bertakziah secara autentik, bukan untuk bertamu yang kemudian mengharapkan jamuan tuan rumah. Karena esensi daripada bertakziah adalah tolong menolong,” tegasnya.

Lebih lanjut, bertakziah tidak hanya dibatasi tiga hari saja. Islam menganjurkan untuk menghibur dan menguatkan kesabaran kapan saja yang dibutuhkan, tanpa ada batasan waktu. Menurutnya muncul pernyataan waktu tiga hari bertakziah itu atas dasar keluarga Jafar (sepupu Rasul) agar tidak terlalu meratapi kematian jafar.

“Adanya batasan 3 hari itu menjadi masa berduka yang wajar sebagai bentuk empati dan penghomatan bagi jenazah yang telah pulang ke Rahmatullah,” pungkasnya.

Tags: UMSUniversitas Muhammadiyah Surakarta
Previous Post

Mengusung Tema “Spirit of Harmony”, Dieng Culture Festival 2026 Gelar Jazz Atas Awan Hingga Potong Rambut Gimbal

Next Post

Antisipasi Ancaman Siber Kuantum, Pemerintah Akselerasi Kebijakan Post-Quantum Computing

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

by Indospektrum
9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

by Indospektrum
9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

by Indospektrum
9 September 2026
Next Post
Kemenko Polkam, BSSN, Telkom, serta perwakilan kementerian, lembaga, industri, akademisi, dan komunitas keamanan siber memperkuat kolaborasi nasional melalui Rapat Koordinasi Urgensi Penyusunan Kebijakan Menghadapi Post-Quantum Computing (PQC), Kamis (6/8/2026). Foto: Ist.

Antisipasi Ancaman Siber Kuantum, Pemerintah Akselerasi Kebijakan Post-Quantum Computing

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

9 September 2026
Bangkai ikan sapu-sapu di Bendung Karet Sungai Juana, Kabupaten Pati. Foto: Ist.
Indeks

Atasi Bau Bangkai Ikan di Bendung Karet Pati, Bangkai Akan Dikubur dan Aliran Air Dikaji

9 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum