
SOLO – Solo Times tumbuh menjadi salah satu media lokal yang dikenal luas oleh masyarakat Solo Raya di tengah pesatnya perkembangan media digital.
Berawal dari kanal YouTube sederhana, media ini berkembang menjadi platform informasi yang hadir di berbagai kanal digital, mulai dari TikTok, Instagram, hingga portal berita resmi www.solotimes.id.
Sebagai media yang lahir di Kota Solo, Solo Times secara konsisten menghadirkan berbagai informasi mengenai perkembangan Kota Bengawan dan wilayah sekitarnya. Pemberitaan yang disajikan mencakup berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, budaya, ekonomi, pendidikan, olahraga, hingga berbagai peristiwa yang menjadi perhatian masyarakat.
Nama Solo Times mulai dikenal luas saat aktif memberitakan berbagai aktivitas tokoh-tokoh penting yang memiliki keterkaitan dengan Kota Solo, di antaranya pemberitaan mengenai Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, saat masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, hingga dinamika yang terjadi di lingkungan Keraton Kasunanan Surakarta. Berbagai liputan turut mendorong pertumbuhan audiens dan memperkuat posisi Solo Times sebagai media yang dekat dengan isu-isu lokal.
Seiring perkembangan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat, Solo Times memperluas jangkauan pemberitaannya melalui media sosial. Kehadiran di TikTok dan Instagram memungkinkan informasi tersampaikan lebih cepat kepada masyarakat, khususnya generasi muda yang menjadikan platform digital sebagai sumber utama memperoleh berita.
Saat ini, Solo Times terus berkembang sebagai media multiplatform yang menggabungkan kekuatan video, media sosial, dan portal berita. Kehadirannya menjadi salah satu referensi bagi masyarakat yang ingin mengikuti perkembangan terbaru di Kota Solo dan kawasan Solo Raya.
Owner Solo Times, Larasati Reyma mengatakan media yang dibangunnya lahir dari keinginan untuk menghadirkan informasi lokal yang dekat dengan masyarakat dan mudah diakses melalui berbagai platform digital.
“Kami memulai Solo Times dari platform YouTube dengan semangat sederhana, yaitu menghadirkan informasi tentang Solo kepada masyarakat. Seiring waktu, kebutuhan audiens terus berkembang sehingga kami memperluas jangkauan ke Instagram, TikTok, hingga website agar informasi bisa diakses lebih luas dan lebih cepat,” ujar Laras.
Menurutnya, kekuatan media lokal terletak pada kedekatannya dengan masyarakat dan kemampuannya menghadirkan informasi yang relevan dengan kehidupan sehari-hari warga.
“Solo memiliki banyak cerita yang menarik untuk disampaikan, mulai dari pemerintahan, budaya, pariwisata, hingga kehidupan masyarakatnya. Kami ingin menjadi bagian dari perjalanan kota ini dan menghadirkan informasi yang akurat, cepat, serta bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Kini, Solo Times menjadi salah satu media yang selalu dinantikan para pengikutnya untuk mendapatkan kabar terbaru mengenai Kota Solo dan daerah sekitarnya.
Dengan terus mengembangkan kualitas konten dan memperluas jangkauan digital, Solo Times berupaya menjadi media lokal yang mampu tumbuh bersama masyarakat dan menjadi ruang informasi bagi berbagai perkembangan yang terjadi di Solo Raya.











