Senin, 9 November 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Menuju Kampus Ramah Disabilitas, Ini 11 Perguruan Tinggi Peraih UNS-KND Inclusion Metrics 2026

Indospektrum by Indospektrum
29 Juli 2026
in Indeks, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter
Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si bersama Komisioner KND, Rachmita Harahap menyerahkan Penghargaan UNS-KND Inmnclusion Metrics 2026 di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Selasa malam (28/7/2026). Foto: Ist.

SOLO – Sebanyak 11 perguruan tinggi di Indonesia berhasil meraih penghargaan UNS-KND Inclusion Metrics 2026. Penghargaan menggambarkan seberapa tinggi tingkat inklusivitas sebuah kampus.

Penghargaan diukur dengan sebuah instrumen pengukuran yang dikembangkan oleh Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk menilai tingkat inklusivitas perguruan tinggi dalam memberikan layanan kepada mahasiswa penyandang disabilitas.

Penghargaan UNS-KND Inmnclusion Metrics 2026 diserahkan langsung oleh Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. didampingi Komisioner KND, Rachmita Harahap dalam acara Malam Anugerah Insan Berprestasi UNS 2026 dan penutupan Dies Natalis ke-50 UNS di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram, Selasa malam (28/7/2026).

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan, penghargaan UNS–KND Inclusion Metrics Tahun 2026 diikuti oleh 19 perguruan tinggi di Indonesia. Prof. Hartono menyampaikan apresiasi kepada seluruh perguruan tinggi peserta yang telah berpartisipasi dalam proses penilaian ini.

“Kami juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh institusi yang berperan dalam mendukung penyelenggaraan UNS–KND Inclusion Metrics Tahun 2026. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi pemantik perguruan tinggi di Indonesia untuk membangun ekosistem pendidikan tinggi yang semakin inklusif dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh warga kampus,” terang Prof. Hartono.

Ketua Tim UNS-KND Inclusion Metrics, Prof. Dr. Sunardi, M.Sc., menyampaikan bahwa upaya mewujudkan pendidikan tinggi yang inklusif di Indonesia memasuki babak baru melalui hadirnya UNS-KND Inclusion Metrics sebagai instrumen untuk mengukur tingkat inklusivitas perguruan tinggi. Menurutnya, instrumen ini diharapkan menjadi acuan bagi perguruan tinggi dalam mengevaluasi sekaligus meningkatkan kebijakan, layanan, dan lingkungan kampus yang lebih aksesibel serta ramah bagi penyandang disabilitas.

Prof. Sunardi menjelaskan bahwa semakin banyak perguruan tinggi yang menyatakan diri sebagai kampus inklusif. Namun, hingga kini belum tersedia instrumen yang dapat mengukur sejauh mana komitmen tersebut benar-benar diterapkan.
“Sejak tahun 2022 kami mengembangkan metrik ini dengan mengacu pada berbagai regulasi yang berlaku di Indonesia, termasuk peraturan mengenai penyelenggaraan pendidikan tinggi inklusif,” ujarnya.

Mulai tahun ini, instrumen tersebut dikembangkan bersama KND sehingga resmi menggunakan nama UNS-KND Inclusion Metrics sebagai instrumen nasional untuk mengukur praktik pendidikan tinggi yang inklusif.

UNS-KND Inclusion Metrics menilai tiga aspek utama, yakni budaya, kebijakan, dan praktik. Aspek budaya mengukur sejauh mana sivitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa, memiliki sikap positif dan menghargai keberadaan penyandang disabilitas.

Sementara itu, aspek kebijakan menilai komitmen institusi melalui berbagai regulasi yang mendukung penyelenggaraan pendidikan inklusif. Lalu aspek praktik mengukur implementasi kebijakan tersebut dalam kehidupan kampus. Penilaian praktik mencakup berbagai indikator, mulai dari proses Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) yang memberikan kesempatan setara bagi calon mahasiswa penyandang disabilitas hingga penyelenggaraan layanan pembelajaran yang menyediakan dukungan sesuai kebutuhan mahasiswa. Selain itu, asesmen juga menilai ketersediaan lingkungan fisik yang aksesibel, seperti jalur landai (ramp), lift, toilet aksesibel, serta fasilitas parkir khusus untuk mendukung mobilitas dan kemandirian penyandang disabilitas.

Selain itu, metrik juga menilai dukungan sosial yang diberikan perguruan tinggi, seperti layanan konseling, pendampingan, beasiswa, maupun bentuk bantuan lain yang mendukung keberhasilan studi mahasiswa penyandang disabilitas.

Pada implementasi perdana tahun 2026, KND mengundang sekitar 150 perguruan tinggi mitra untuk mengikuti sosialisasi UNS-KND Inclusion Metrics. Dari jumlah tersebut, sekitar 50 perguruan tinggi mengikuti kegiatan sosialisasi, sementara 19 perguruan tinggi melanjutkan proses pengisian instrumen asesmen.

Hasil penilaian menunjukkan sebanyak 11 perguruan tinggi berhasil meraih kategori “Baik”, sedangkan perguruan tinggi lainnya masih berada pada kategori “Cukup”. Perguruan tinggi yang memperoleh kategori Baik diundang untuk menerima apresiasi atas komitmen mereka dalam mewujudkan kampus yang inklusif.

11 perguruan tinggi tersebut adalah Universitas Padjadjaran, Universitas Islam Bandung, Universitas Pendidikan Indonesia, Universitas Diponegoro, Universitas PGRI Argopuro Jember, Universitas Telkom, Universitas Lampung, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Hamzanwadi, Universitas Negeri Padang, dan Universitas Sebelas Maret.

Penghargaan ini diberikan berdasarkan hasil penilaian UNS-KND Inclusion Metrics yang mengukur aspek budaya, kebijakan, dan praktik penyelenggaraan pendidikan inklusif di lingkungan perguruan tinggi. Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi perguruan tinggi lain untuk terus memperkuat komitmen dalam menyediakan lingkungan belajar yang setara, aksesibel, dan ramah bagi seluruh mahasiswa, termasuk penyandang disabilitas.

Ke depan, UNS-KND Inclusion Metrics diharapkan menjadi salah satu rujukan dalam penguatan tata kelola pendidikan tinggi inklusif di Indonesia. Seiring meningkatnya perhatian terhadap aspek inklusivitas dalam akreditasi dan berbagai skema pendanaan, sertifikat UNS-KND Inclusion Metrics diharapkan menjadi bukti objektif atas komitmen perguruan tinggi dalam menyelenggarakan pendidikan tinggi yang inklusif. Sertifikat tersebut juga dapat memperkuat kredibilitas institusi dengan menunjukkan bahwa layanan, kebijakan, dan lingkungan kampus telah memenuhi standar pendidikan yang ramah, aksesibel, dan setara bagi penyandang disabilitas.

Tags: Universitas Sebelas MaretUNSUNS-KND Inclusion Metrics 2026
Previous Post

Tutup Rangkaian Dies Natalis ke-50, UNS Gelar Anugerah Insan Berprestasi dan UNS–KND Inclusion Metrics 2026

Next Post

DSDMO UMS Gelar “DSDMO Menyapa”, Tingkatkan Layanan Kesejahteraan hingga Kesehatan Mental Pegawai

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Tim HATTA UMS menorehkan prestasi dalam ajang ADIYC 2026. Foto: Ist.
Indeks

Angkat Inovasi Platform Digital dan Ketahanan Pangan, Delegasi UMS Bersinar di ADIYC 2026

by Indospektrum
8 November 2026
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jawa Tengah, Urip Sihabudin mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara peluncuran Program Gentengisasi dan KUR Perumahan di Majalengka, Jawa Barat, Minggu (8/11/2026). Foto: Ist.
Ekonomi

Penuhi Kebutuhan Program, Jateng Siapkan Sejuta Keping Genteng dari 17 IKM Lokal

by Indospektrum
8 November 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno seusai mengikuti Half Marthon PLN Electric Run 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Minggu (8/11/2026). Foto : Ist.
Indeks

Optimalkan Pendapatan dari Sektor Pajak, Pemprov Jateng Tebar Casback

by Indospektrum
8 November 2026
UMS menghibahkan satu unit mobil kepada Diktilitbang PP Muhammadiyah, Sabtu (7/11/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Hibahkan Satu Unit Mobil untuk Dukung Mobilitas Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

by Indospektrum
8 November 2026
Penutupan rangkaian CMSE 2026 pada Sabtu (7/11/2026). Foto: Ist.
Ekonomi

CMSE 2026 Ditutup: Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung dan Lonjakan Antusiasme Pasar Modal

by Indospektrum
8 November 2026
Next Post
DSDMO UMS menggelar kegiatan DSDMO UMS Menyapa di Auditorium Moh. Djazman Kampus I UMS, Selasa (28/7/2026). Foto: Ist.

DSDMO UMS Gelar "DSDMO Menyapa", Tingkatkan Layanan Kesejahteraan hingga Kesehatan Mental Pegawai

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Tim HATTA UMS menorehkan prestasi dalam ajang ADIYC 2026. Foto: Ist.
Indeks

Angkat Inovasi Platform Digital dan Ketahanan Pangan, Delegasi UMS Bersinar di ADIYC 2026

8 November 2026
Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekda Jawa Tengah, Urip Sihabudin mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam acara peluncuran Program Gentengisasi dan KUR Perumahan di Majalengka, Jawa Barat, Minggu (8/11/2026). Foto: Ist.
Ekonomi

Penuhi Kebutuhan Program, Jateng Siapkan Sejuta Keping Genteng dari 17 IKM Lokal

8 November 2026
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno seusai mengikuti Half Marthon PLN Electric Run 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Minggu (8/11/2026). Foto : Ist.
Indeks

Optimalkan Pendapatan dari Sektor Pajak, Pemprov Jateng Tebar Casback

8 November 2026
UMS menghibahkan satu unit mobil kepada Diktilitbang PP Muhammadiyah, Sabtu (7/11/2026). Foto: Ist.
Indeks

UMS Hibahkan Satu Unit Mobil untuk Dukung Mobilitas Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah

8 November 2026
Penutupan rangkaian CMSE 2026 pada Sabtu (7/11/2026). Foto: Ist.
Ekonomi

CMSE 2026 Ditutup: Catat Rekor 15.372 Pengunjung Langsung dan Lonjakan Antusiasme Pasar Modal

8 November 2026
Ahmad Luthfi saat mengikuti Immunity Run & Walk dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 di Kantor Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Sabtu (7/11/2026). Foto : Ist.
Indeks

Cek Kesehatan Gratis Speling Jangkau 20,84 Juta Warga Jateng di 1.603 Desa

8 November 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum