Categories: IndeksPendidikan

Naumi Fahma Raih Gelar Doktor di UMS, Kembangkan Media Pembelajaran untuk Berpikir Kritis Siswa SD

Promovenda Naumi Fahma, M.Pd resmi menyandang gelar Doktor setelah dinyatakan lulus dalam Sidang Promosi Doktor dengan disertasi yang disampaikan di Ruang Seminar Lt. 7 UMS. Foto: Ist.

SOLO – Program Studi Pendidikan Program Doktor, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) kembali melahirkan Doktor baru. Promovenda Naumi Fahma, M.Pd., resmi menyandang gelar Doktor setelah dinyatakan lulus dalam Sidang Promosi Doktor dengan disertasi berjudul “Pengembangan Media Pembelajaran IPAS Hybrid Berbasis Profetik untuk Menumbuhkembangkan Berpikir Kritis Siswa Sekolah Dasar”.

Disertasi Naumi Fahma yang disampaikan di Ruang Seminar Lt. 7 UMS menawarkan kebaruan dalam dunia pendidikan dasar, khususnya pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial). Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa video animasi grafis yang mengintegrasikan pendekatan hybrid learning dengan nilai-nilai profetik.

Hybrid learning yang dimaksud bukan sekadar perpaduan daring dan luring, melainkan penggabungan dua model pembelajaran, yaitu Natural Learning (konstruktivisme) dan Open-Ended Learning yang mendorong siswa berpikir melalui pertanyaan dan masalah terbuka.

“Kami mengembangkan enam tingkatan berpikir kritis yang disesuaikan dengan jenjang siswa SD, mulai kelas 1 hingga kelas 6. Media ini dirancang agar selaras dengan karakteristik perkembangan berpikir anak,” jelas Naumi usai sidang Selasa (10/2/2026).

Keunikan lain dari penelitian ini terletak pada integrasi nilai-nilai profetik, khususnya nilai liberasi, yang dikaitkan langsung dengan indikator berpikir kritis siswa. Nilai liberasi tersebut diwujudkan dalam aspek kreativitas, kerja keras, dan rasa ingin tahu.

“Meskipun dalam penelitian ini baru mengkaji nilai liberasi, ke depan kami berencana mengembangkan nilai profetik lainnya, seperti humanisme dan transendensi,” tambahnya.

Ia berharap pengembangan media IPAS Hybrid ini dapat mendorong guru sekolah dasar untuk lebih inovatif dalam menerapkan model pembelajaran. Pemanfaatan teknologi, menurutnya, menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan motivasi belajar siswa di era digital.

“Selama ini masih banyak pembelajaran yang bersifat satu arah. Dengan hybrid learning, pembelajaran menjadi lebih interaktif dan menantang daya pikir siswa,” ungkapnya.

Sidang promosi Doktor tersebut dipimpin oleh Prof. Dr. Anam Sutopo, M.Hum., yang mewakili Rektor UMS Prof. Dr. Harun Joko Prayitno, M.Hum. Dalam sambutannya, Anam menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas capaian akademik Dr. Naumi Fahma.

“Atas nama Universitas Muhammadiyah Surakarta, kami mengucapkan selamat kepada Dr. Naumi Fahma atas keberhasilannya. Ini bukan akhir dari proses belajar, tetapi justru awal dari tanggung jawab keilmuan sebagai seorang Doktor,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Rektor Universitas Muhammadiyah Klaten (UMKLA) beserta jajarannya yang telah mempercayakan Naumi Fahma menempuh pendidikan doktoral di UMS. Prof. Anam berharap sinergi antara UMS dan UMKLA dapat terus terjalin dan berkembang.

Promotor disertasi, Prof. Dr. Bambang Sumardjoko, M.Pd., turut menyampaikan apresiasi atas ketekunan dan progresivitas Dr. Naumi Fahma selama proses studi doktoralnya.

“Dr. Naumi adalah sosok yang gigih dan progresif. Inovasi media IPAS Hybrid yang dikembangkan merupakan terobosan penting bagi pendidikan dasar, terlebih dengan keberanian mengintegrasikan nilai-nilai profetik dalam pengembangan berpikir kritis siswa,” tutur Bambang.

Ia menegaskan bahwa gelar Doktor bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab keilmuan yang lebih besar, serta mendorong Naumi untuk terus mengembangkan penelitian dengan perspektif humanisme dan transendensi.

Sidang promosi Doktor ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh keluarga besar Naumi Fahma, sivitas akademika UMS, serta tamu undangan yang kebanyakan datang dari Universitas Muhammadiyah Klaten.

Indospektrum

Recent Posts

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

SOLO - Rangkaian Solo Red Cross Festival 2026 resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis…

9 jam ago

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

JAKARTA – Langkah Membumi kembali hadir untuk kelima kalinya dengan mengusung konsep Market. Menjelang acara…

9 jam ago

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

SURAKARTA - Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali…

11 jam ago

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

MALAYSIA - Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)…

11 jam ago

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

SURAKARTA - Pengalaman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id dalam mengelola kehumasan, media, laman perguruan tinggi,…

11 jam ago

Wayang Kulit Berlakon “Srikandi Krida” Dipertunjukkan dalam Milad 68 Tahun FKIP UMS

SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperingati Milad…

11 jam ago

This website uses cookies.