Categories: IndeksNews

Pemprov Jateng Kucurkan Rp374,2 Juta Bantuan Kos Gratis untuk 224 Mahasiswa NTT

Penyerahan secara simbolis bantuan biaya kos gratis untuk 224 mahasiswa NTT, Kamis, 8 Oktober 2026. Foto: Ist.

SEMARANG – Sebanyak 224 mahasiswa Nusa Tenggara Timur (NTT) menerima bantuan biaya kos gratis dari Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi. Mereka adalah mahasiswa asal NTT yang kuliah di Jateng dan keluarganya menjadi korban gempa pada Agustus lalu.

Total bantuan yang diberikan sebanyak Rp374,2 juta untuk 224 mahasiswa yang kini menempuh pendidikan di berbagai kampus di Kota Semarang. Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan Kepala Dinas Sosial Jawa Tengah, Imam Maskur, dan pelaksana Bidang Pendayagunaan baznas Provinsi Jateng, Imam Ihwandi pada Kamis, 8 Oktober 2026.

Imam Maskur menyampaikan, sebelumnya Gubernur Ahmad Luthfi telah berkunjung secara langsung di salah satu kos atau asrama mahasiswa NTT di Kota Semarang.

“Bapak Gubernur langsung memberikan perhatian pada adik-adik mahasiswa dengan memberikan bantuan biaya kos selama tiga bulan,” kata Imam Maskur.

Dengan adanya bantuan tersebut, harapannya bisa meringankan beban para mahasiswa sehingga tetap bisa fokus pada pendidikan, dan bagi mahasiswa semester akhir bisa segera menyelesaikan secara tepat waktu. Bantuan tersebut sangat berarti karena di antara mahasiswa ada yang kesulitan berkomunikasi dengan orangtuanya pascagempa.

Mahasiswa NTT pun mengucapkan terima kasihnya atas bantuan yang diberikan Gubernur Ahmad Luthfi. Meski saat penyerahan tidak hadir secara langsung, namun bantuan itu sangat terasa bagi mahasiswa.

“Terima kasih pada Bapak Gubernur Jateng atas bantuan kos selama tiga bulan ke depan,” kata mahasiswa.

Sebelumnya, Ahmad Luthfi telah mengunjungi kos mahasiswa NTT pada September lalu. Saat itu, bantaun logistik makanan juga diberikan pada mahasiswa. Selain itu Pemprov Jateng juga mengirimkan bantuan logistik, relawan, tenaga medis, obat-obatan ke NTT sebanyak dua tahap di bulan Agustus dan September.

Indospektrum

Recent Posts

Cegah Sengketa Waris, Dosen UMS Ungkap Solusi Islam Lewat Konsep Takharuj dan Tashaluh

SOLO - Pedoman pembagian harta waris telah dihimpun oleh agama Islam dalam satu cabang keilmuan,…

2 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ahmad Luthfi Minta BPKP Perkuat Pengawasan Keuangan Daerah di Jateng

SEMARANG - Keterbatasan fiskal menuntut pemerintah daerah semakin cermat mengelola anggaran agar setiap belanja publik…

2 jam ago

UMS Perkuat Kapasitas dan Ketahanan Komunitas Mahasiswa Muslim di Taiwan Lewat Program PkM-KI

SOLO - Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperkuat kapasitas komunitas mahasiswa Muslim di Taiwan melalui…

7 jam ago

Buka Kongres API, Wapres Gibran Minta Maaf Masih Ada Kasus Intoleransi

TANGERANG - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meminta maaf kepada Asosiasi Pendeta Indonesia (API)…

10 jam ago

Langkah Membumi Market 2026, Dorong Gaya Hidup Ramah Lingkungan Lewat Aksi Sederhana

JAKARTA — Apa yang biasanya terbayang di benak kita ketika mendengar kata sustainability? Memilah sampah?…

20 jam ago

OJK-APRDI Hadirkan SOSEDU 2026 di Yogyakarta untuk Perluas Literasi Reksa Dana Syariah

YOGYAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Asosiasi Pelaku Reksa Dana dan Investasi Indonesia (APRDI)…

21 jam ago

This website uses cookies.