Categories: IndeksNews

Pemprov Jateng Raih Rekor MURI Pengumpulan Minyak Jelantah Terbanyak oleh ASN dan BUMD

Pemprov Jateng meraih penghargaan dari MURI atas rekor pengumpulan minyak jelantah ASN dan pegawai BUMD terbanyak. Foto: Ist.

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meraih penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) atas rekor pengumpulan minyak jelantah oleh aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai badan usaha milik daerah (BUMD) terbanyak. Dari total 60.680 pegawai yang terlibat, terkumpul sebanyak 31.032,44 liter minyak jelantah.

Piagam penghargaan diserahkan Senior Representative MURI Wilayah Semarang dan Jawa Tengah, Ari Andriani kepada akil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, mewakili Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi. Penyerahan berlangsung dalam Rapat Koordinasi Tim Pembina Posyandu Kabupaten/Kota se-Jawa Tengah Tahun 2026 di Gedung Grhadika Bhakti Praja, Senin, 2 November 2026.

Taj Yasin mengatakan, gerakan pengumpulan minyak jelantah tidak hanya berkaitan dengan upaya menjaga lingkungan, tetapi juga menyangkut kesehatan masyarakat.

“Program pengumpulan minyak jelantah ini tidak hanya berbicara tentang lingkungan atau sampah, tetapi juga kesehatan. Bagaimana masyarakat kita tidak mengonsumsi minyak yang sudah berkali-kali digunakan sehingga lebih sehat,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Taj Yasin menyambut baik penguatan peran Posyandu dalam berbagai program yang diterapkan di Jawa Tengah. Menurutnya, pendampingan kader dapat membantu mengatasi persoalan ketidaktepatan data kemiskinan.

Ia menilai, peran Posyandu perlu diperluas, tidak sebatas memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam mengakses program perlindungan sosial.

Ketua Posyandu Jawa Tengah, Nawal Arafah Yasin, mengatakan gerakan pengumpulan minyak jelantah telah melibatkan 35 kabupaten/kota. Program tersebut terus diperluas melalui kerja sama dengan dunia usaha.

Melalui kolaborasi itu, disiapkan mesin ATM biodrop yang memungkinkan masyarakat menyetorkan minyak jelantah dan memperoleh nilai rupiah yang ditransfer ke rekening masing-masing.

Menurut Nawal, inovasi tersebut diharapkan semakin mendekatkan layanan kepada masyarakat sekaligus mendorong pengelolaan limbah rumah tangga yang lebih bijaksana.

Selain memberikan penghargaan atas gerakan lingkungan, rapat koordinasi tersebut juga menjadi momentum peluncuran Program Pandu Tangguh. Program ini diarahkan untuk memperkuat kapasitas kader Posyandu dalam mendampingi masyarakat, khususnya kelompok rentan, mengakses layanan dan bantuan sosial melalui aplikasi Perlinsos.

Nawal menjelaskan, kader Posyandu dari 35 kabupaten/kota akan mendapatkan pelatihan penggunaan aplikasi tersebut. Mereka diharapkan mampu membantu masyarakat yang menghadapi persoalan data kesejahteraan sosial, termasuk ketika data desil tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya maupun saat mengajukan sanggahan atas bantuan sosial.

Dalam kesempatan tersebut, Posyandu Jawa Tengah juga menjalin kerja sama dengan Universitas Diponegoro, khususnya bidang psikologi, untuk memperkuat layanan kesehatan mental di masyarakat.

Kolaborasi itu diharapkan dapat mendorong pengembangan layanan kesehatan mental di Posyandu, sekaligus membuka ruang keterlibatan mahasiswa melalui program KKN tematik dan penelitian.

Pada rapat koordinasi tersebut, juga dilaksanakan pemberian apresiasi kepada sejumlah Posyandu kabupaten/kota, desa, dan kelurahan atas dedikasi serta inovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Nawal menyampaikan jumlah Posyandu di Jawa Tengah yang telah terdata mencapai lebih dari 20.000 unit. Jawa Tengah menjadi provinsi dengan jumlah Posyandu teregistrasi terbanyak di Kementerian Kesehatan.

Indospektrum

Recent Posts

Pendapatan Telkom Capai Rp113,5 Triliun di Kuartal III 2026, Ditopang Pertumbuhan Layanan Digital

JAKARTA - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berhasil mempertahankan pertumbuhan sepanjang sembilan bulan pertama…

1 jam ago

Mahasiswa Arsitektur UMS Tantang Diri Rancang Kompleks Peternakan Terpadu Berbasis Agrowisata di Magelang

SOLO - Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ melaksanakan survei…

11 jam ago

Pemprov Jateng Perkuat Support Pesantren: Tali Asih Hafiz, Insentif Guru Agama, hingga Beasiswa Kuliah

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat dukungan terhadap pondok pesantren dan santri melalui…

23 jam ago

Ratusan Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Ukir Rekor MURI Lewat Investasi ETF Emas

SOLO – Kolaborasi strategis antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said…

23 jam ago

Bertabur Doorprize, Jalan Sehat Milad ke-68 UMS Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Peserta

SOLO - Ribuan peserta mengikuti jalan sehat dalam rangka Hari jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta…

23 jam ago

Libatkan Ratusan Relawan, Wagub Taj Yasin Galakkan Konservasi Alam Lewat Penanaman Pohon Produktif

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda untuk terlibat aktif…

1 hari ago

This website uses cookies.