Categories: EkonomiIndeks

Perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia Resmi Dilantik, Siap Perkuat Ekosistem Usaha Hulu ke Hilir

Perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia resmi mengukuhkan kepengurusan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat malam (31/7/2026). Foto: Ist.

WONOGIRI – Warga pribumi Wonogiri dan kaum Boro yang tergabung dalam Perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia resmi membentuk kepengurusan periode 2026-2033. Acara berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Wonogiri, Jumat (31/7/2026) malam.

Pengukuhan pengurus menjadi langkah awal memperkuat organisasi sekaligus membangun ekosistem usaha bakso dan mi ayam yang lebih terintegrasi, kuat, kokoh mulai dari hulu hingga hilir.

Ketua Perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia, Maryanto SBY, mengatakan terbentuknya kepengurusan baru bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk memajukan para pelaku usaha bakso asal Wonogiri.

Menurutnya, organisasi yang baru terbentuk menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi bagi para pelaku usaha yang selama ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia maupun di mancanegara.

“Bakso Wonogiri Mendunia ini adalah ruang ‘srawung’ untuk kita semua. Dari sinilah kita bisa saling mengenal, saling membantu, dan membangun kekuatan ekonomi bersama,” terangnya.

Pengusaha bakso di Bekasi itu mengungkapkan, pihaknya juga tengah menyusun buku mengenai perjalanan Bakso Wonogiri sebagai bagian dari upaya mendokumentasikan sejarah sekaligus memperkuat identitas kuliner khas daerah tersebut.

Dia menyebut, saat ini sudah sekitar 250 pelaku usaha bakso yang mendaftarkan diri sebagai anggota melalui situs resmi organisasi. Jumlah tersebut diharapkan terus bertambah agar kekuatan organisasi semakin besar.

“Kami berharap seluruh pelaku usaha bakso dan mi ayam asal Wonogiri bergabung menjadi anggota sehingga kita bisa tumbuh berkembang secara bersama-sama,” terangnya.

Saat menyampaikan sambutan, Pembina Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia, KPH Prof Dr Katno Hadi mengemukakan, tantangan utama yang dihadapi para pelaku usaha saat ini adalah tingginya harga bahan baku, terutama daging sapi.

Oleh karena itu, dia mendorong terbentuknya ekosistem peternakan sapi di Wonogiri sebagai solusi jangka panjang untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.

“Kami berharap ke depan bisa memulai pilot project peternakan sekitar 2.000 ekor sapi di Wonogiri, dan akan dimulai dari 200 ekor dulu untuk uji coba. Dengan begitu, rantai pasok bisa lebih efisien dan para pelaku usaha tidak terus bergantung pada fluktuasi harga daging,” tandas Katno Hadi yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Senkom Mitra Polri.

Owner D’Lawu Bistro & Mountain Cottage serta D’Gondangrejo Resto itu sempat bercerita tentang usahanya dalam pengembangan ternak ayam petelur yang terintegrasi dapat diterapkan pada sektor peternakan sapi untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha bakso.

Di sisi lain, Bupati Wonogiri Setyo Sukarno menyambut baik terbentuknya organisasi tersebut. Menurutnya, keberadaan Perkumpulan Pengusaha Bakso Wonogiri Mendunia akan memperkuat identitas kuliner Wonogiri di tingkat nasional hingga internasional.

“Kami berharap organisasi ini semakin solid, memperkuat kerja sama, pemasaran, dan branding sehingga masyarakat semakin percaya dengan Bakso Wonogiri maupun Mi Ayam Wonogiri,” urai Bupati.

Sebagai Kepala Daerah, Setyo juga mendukung upaya membangun ekosistem usaha, termasuk penguatan rantai pasok sebagaimana diusulkan para pembina organisasi.

Menurutnya, pengusaha bakso asal Wonogiri yang telah berkembang di berbagai daerah, bahkan hingga di luar negeri seperti di Arab Saudi dan Malaysia, menjadi modal besar untuk memperkenalkan brand Bakso Wonogiri ke pasar global.

“Peluangnya sangat besar. Harapan kami, ke depan Bakso Wonogiri benar-benar menjadi brand kuliner yang mendunia dan mampu membangkitkan perekonomian masyarakat Wonogiri,” paparnya.

Indospektrum

Recent Posts

Mahasiswa UMS Borong Penghargaan Internasional di Indonesian Golden Youth Summit 2026 Malaysia

SOLO - Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id, Syaban Al Musyaffa Ibnu Ahmad kembali mengharumkan…

11 menit ago

Tekan Fluktuasi Harga Daging, Katno Hadi Inisiasi Peternakan Sapi Terintegrasi

WONOGIRI - Untuk mengurangi ketergantungan harga daging bagi para pengusaha bakso Wonogiri, perlunya menyiapkan peternakan…

39 menit ago

Jateng ‘Minimarket’ Bencana, Ahmad Luthfi Minta PMI Tingkatkan Respons Cepat

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi meminta Palang Merah Indonesia (PMI) wilayah setempat meningkatkan…

23 jam ago

Jawa Tengah Raih Realisasi Kredit Program Perumahan Tertinggi se-Indonesia

BATANG — Provinsi Jawa Tengah menjadi daerah dengan realisasi Kredit Program Perumahan tertinggi di Indonesia.…

2 hari ago

Presiden Prabowo Resmikan Revitalisasi Stasiun Semarang Tawang, Ahmad Luthfi: Jaga Warisan Sejarah

SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendampingi Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan revitalisasi Stasiun…

2 hari ago

Cegah Beban APBD, Pemprov Jateng Mulai Siapkan Dana Cadangan Pilgub 2029

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mulai menyiapkan dana cadangan untuk pembiayaan Pemilihan Gubernur dan…

2 hari ago

This website uses cookies.