Categories: IndeksPendidikan

Prodi Arsitektur UMS Gelar Workshop “Bring Your Future” untuk Dorong Kelulusan Tepat Waktu

Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik UMS menggelar Workshop Peningkatan Penyelesaian Masa Studi, Rabu (20/5/2026) di Gedung Graha 58 UMS. Foto: Ist.

SOLO – Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id menggelar Workshop Peningkatan Penyelesaian Masa Studi bertajuk “Bring Your Future”, Rabu (20/5/2026), di Gedung Graha 58 UMS.

Kegiatan ini diikuti hampir 300 mahasiswa Arsitektur angkatan 2022, 2023, dan 2024 sebagai upaya mendorong penyelesaian studi tepat waktu melalui penguatan akademik, mental, dan profesional.

Dosen Arsitektur UMS, Fadhilla Tri Nugrahaini, S.T., M.Sc., menyampaikan materi “Strategi Akselerasi dan Manajemen Prosedur Tugas Akhir: Panduan Teknis Menuju Kelulusan Tepat Waktu”. Ia membekali mahasiswa dengan langkah-langkah sistematis dalam merencanakan dan menyelesaikan tugas akhir secara efektif.

Sementara itu, alumni Arsitektur UMS, Ihsanudin Yusuf N.H., S.Ars., turut berbagi pengalaman dalam sesi sharing bertajuk “Menaklukkan Tantangan Tugas Akhir dan Kesiapan Memasuki Dunia Profesional Arsitektur”. Ia menekankan pentingnya manajemen waktu, konsistensi, serta kesiapan menghadapi dunia profesional setelah lulus.

“Tema “Bring Your Future” menegaskan pentingnya mempersiapkan masa depan secara aktif melalui strategi akademik dan kesiapan profesional. Melalui kegiatan ini, Program Studi Arsitektur UMS berharap mahasiswa mampu meningkatkan motivasi, kesiapan mental, serta strategi penyelesaian studi agar dapat lulus tepat waktu dan siap memasuki dunia kerja,” ungkapnya melalui keterangan tertulis yang dikutip, Minggu (24/5/2026).

Workshop menghadirkan pakar psikologi pendidikan, Aad Satria Permadi, S.Psi., M.A., Ph.D., yang membawakan materi terkait penguatan mental juang mahasiswa. Dalam paparannya, ia menjelaskan bahwa keterlambatan penyelesaian tugas akhir tidak selalu disebabkan oleh rasa malas, melainkan dapat dipengaruhi trauma akademik yang tidak disadari.

“Mahasiswa yang lama menyelesaikan tugas akhir biasanya bukan karena malas, tetapi karena mengalami trauma akademik yang tidak disadari. Trauma ini dapat menimbulkan rasa takut, sedih, malu, hingga merasa tidak berharga sehingga skripsi justru dihindari,” jelas Aad Satria.

Ia juga memaparkan strategi meningkatkan kepercayaan diri, mengatasi kebiasaan menunda pekerjaan, memanfaatkan support system, hingga mengelola mood pribadi. Sesi tersebut berlangsung interaktif melalui diskusi dan tanya jawab bersama peserta.

Indospektrum

Recent Posts

Solo Red Cross Festival 2026 Resmi Ditutup, PMI Surakarta Apresiasi Pendonor 100 Kali

SOLO - Rangkaian Solo Red Cross Festival 2026 resmi berakhir di Solo Paragon Mall, Kamis…

13 jam ago

Gandeng Cinta Laura, Langkah Membumi Market 2026 Ajak Anak Muda Terapkan Better Living

JAKARTA – Langkah Membumi kembali hadir untuk kelima kalinya dengan mengusung konsep Market. Menjelang acara…

13 jam ago

MPAI UMS Makin Diminati Mahasiswa dari Indonesia hingga Mancanegara

SURAKARTA - Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id kembali…

14 jam ago

Ilmu Komunikasi UMS Jajaki Kerjasama Internasional dengan USIM Malaysia

MALAYSIA - Program Studi Sarjana Ilmu Komunikasi dan Magister Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)…

14 jam ago

Benchmarking Humas dan Protokoler UMS jadi Rujukan UNAMIN

SURAKARTA - Pengalaman Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id dalam mengelola kehumasan, media, laman perguruan tinggi,…

15 jam ago

Wayang Kulit Berlakon “Srikandi Krida” Dipertunjukkan dalam Milad 68 Tahun FKIP UMS

SURAKARTA – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) ums.ac.id memperingati Milad…

15 jam ago

This website uses cookies.