Categories: IndeksPendidikan

Rayakan Dies Natalis ke-50, RS UNS Gelar Khitan Massal bagi 100 Anak

RS UNS Solo menyelenggarakan khitan massal yang diikuti 100 anak, Minggu (21/6/2026). Foto: Ist.

SOLO – Rumah Sakit (RS) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo menyelenggarakan khitan massal, Minggu (21/6/2026). Kegiatan dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-50 UNS, diikuti 100 anak.

Kegiatan sekaligus mendukung program DIKTISAINTEK Berdampak, sejalan dengan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 361 Tahun 2025 tentang Indikator Dampak Sosial, Ekonomi, dan Lingkungan Pendidikan Tinggi di Lingkungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Rektor UNS, Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang aman, berkualitas, dan mudah diakses.

“Ini merupakan kegiatan rutin tahunan, sebagai bentuk pengabdian masyarakat. Khitan ini salah satu bentuk pengabdian masyarakat, karena nanti masih ada kegiatan pengabdian masyarakat lainnya,” kata Hartono.

Dalam khitan massal, panitia Dies Natalis UNS bekerja sama dengan RS UNS, Dharma Wanita Persatuan (DWP) UNS bersama DWP Unsur Pelaksana RS UNS dan sejumlah mitra lainnya.

Antusiasme masyarakat terhadap kegiatan ini sangat tinggi. Setelah melalui proses verifikasi administrasi, kemudian dilakukan skrining kesehatan untuk memastikan kelayakan tindakan khitan dari aspek kesehatan fisik maupun kondisi medis lainnya. Dari hasil skrining, sebanyak 100 anak dinyatakan layak mengikuti khitan massal.

Pelaksanaan khitan melibatkan sekitar 20 tenaga medis dan paramedis, termasuk dokter spesialis bedah. Seluruh peserta ditangani oleh tenaga medis profesional guna memastikan keamanan dan kenyamanan selama proses tindakan. Selain memberikan layanan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya khitan yang dilakukan oleh tenaga medis profesional.

Pada kegiatan ini digunakan metode sirkumsisi sesuai standar medis yang memberikan sejumlah keuntungan, antara lain perdarahan yang minimal serta proses penyembuhan yang relatif lebih cepat dan lebih bersih.

Wakil Direktur Pelayanan RS UNS, Dr. Coana Sukmagautama, dr., Sp.PD., M.Kes., FINASIM menambahkan, sebagai bentuk dukungan kepada peserta, panitia memberikan fasilitas pelayanan pascakhitan. Peserta memperoleh bingkisan seperti celana, obat-obatan, uang saku, serta layanan kontrol pascatindakan.

Seluruh peserta akan menjalani pemeriksaan lanjutan setelah tiga hari. Apabila kondisi luka belum sepenuhnya pulih, layanan perawatan dan kontrol akan terus diberikan hingga peserta dinyatakan sembuh.

“Pokoknya sampai tuntas, bahkan kalau ada apa-apa, kami berikan pelayanan 24 jam di RS UNS,” ujarnya.

Salah satu peserta khitan massal, Dania Ibnu Al Hafidz, mengaku tidak merasa takut saat akan menjalani proses khitan. Anak berusia 11 tahun tersebut mengetahui informasi mengenai kegiatan khitan massal di RS UNS dari tetangganya.

Dania yang merupakan warga Punden, Kecamatan Bulu, Kabupaten Sukoharjo, mengatakan, dirinya langsung menyatakan kesiapannya ketika ditawari untuk mengikuti program tersebut oleh sang ibu.

“Awalnya ibu saya yang mendapat informasi tentang khitan massal ini. Kemudian ibu bertanya apakah saya siap untuk dikhitan. Saya jawab siap. Setelah itu saya mengikuti pemeriksaan kesehatan dan Alhamdulillah dinyatakan lolos skrining,” ujar Dania.

Dengan penuh semangat, Dania mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga proses khitan berlangsung. Ia berharap dapat segera pulih sehingga bisa kembali beraktivitas dan bermain bersama teman-temannya.

Indospektrum

Recent Posts

Hadiri Rakorda PSI di Bekasi, Jokowi Buka Suara Alasan Baru Tunjukkan Kartu Anggota

BEKASI - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar safari politik ke Kabupaten Bekasi, Jawa Barat,…

2 jam ago

Maju ke Level Global, 50 Anak Muda Pamerkan Inovasi AI di YCWC 2026 Semarang

SEMARANG - Puluhan anak muda di Jawa Tengah unjuk gigi memamerkan dan melombakan berbagai aplikasi…

8 jam ago

Jembatani Lulusan ke Dunia Kerja, Prodi Profesi Fisioterapi UMS Gelar Campus Hiring

SOLO - Memberikan kesempatan lulusan menyiapkan diri dalam dunia kerja, Prodi Profesi Fisioterapis Fakultas Ilmu…

9 jam ago

Jaga Status Bebas Rabies, Pemprov Jateng Sediakan 10.000 Dosis Vaksin Gratis di 2026

SEMARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengalokasikan 10.000 dosis vaksin rabies gratis pada tahun…

9 jam ago

147 Mahasiswa Fisioterapi UMS Ikuti Sumpah Profesi Angkatan X, Rektor Sebut 80 Persen Sudah Bekerja

SOLO – Sebanyak 147 mahasiswa Program Studi Profesi Fisioterapis, Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK), Universitas Muhammadiyah…

9 jam ago

Event Lari Masif di Jawa Tengah: Dorong Gaya Hidup Sehat dan Geliat Sport Tourism

SOLO - Event olahraga lari kian masif di berbagai daerah Jawa Tengah beberapa tahun terakhir.…

13 jam ago

This website uses cookies.