Categories: GagasanIndeks

Resep Anti Berat Jalankan Salat: Dosen UMS Bedah Makna Kesabaran dalam Surat Thoha Ayat 132

Ilustrasi – Menunaikan ibadah salat. Foto: Ist.

SOLO – Begitu banyak ayat-ayat perintah salat yang ditegaskan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an. Ketegasan Allah menunjukkan bahwa salat merupakan amalan wajib bagi umat muslim.

Akan tetapi, seringkali manusia mengeluhkan salat menjadi suatu amalan yang berat. Dosen Fakultas Agama Islam (FAI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. memberikan resep untuk menghilangkan rasa keberatan dalam pelaksanaan salat lewat penjelasan surat Thoha ayat 132.

Secara jelas, surat Thoha mengandung perintah atas keluarga untuk melaksanakan salat. Namun, muncul sebuah pertanyaan penting, kenapa salat menjadi sebuah perintah dalam kehidupan berkeluarga? Ada dua poin penting dari Hakimuddin untuk memaknai perintah tersebut.

Pertama, salat merupakan fondasi agama
الصَّلَاةُ عِمَادُ الدِّيْنِ فَمَنْ أقَامَهَا فَقدْ أقَامَ الدِّيْنَ وَمنْ تَرَكَهَا فَقَدْ هَدَمَ الدِّيْنَ.

Mengutip dari hadis tersebut, Hakimuddin menegaskan bahwa salat adalah penopang utama agama Islam. “Jika salat tidak dikerjakan, maka fondasi agama Islam akan runtuh atau hancur,” tegasnya, Senin (9/3/2026).

Kedua, salat menjadi parameter kehidupan manusia. Rasulullah dalam hadisnya mengatakan bahwa jika seseorang salatnya baik, maka seluruh amalannya baik dan jika salatnya rusak, maka seluruh amalannya ikut rusak. Salat juga sebuah amalan ibadah yang akan dihisab pertama kali oleh Allah SWT di akhirat.

Ketiga, salat menjadi identitas pembeda antara umat Muslim dengan umat agama lainnya. Menurut Hakimuddin, identitas keislaman seseorang yang sebenarnya diukur dari tingkat keistiqomahan dalam mengerjakan salat.

“Identitas seorang muslim bukan dilihat dari KTPnya, atau baju kokonya. Tapi dari keistiqomahan dalam melaksanakan salat,” jelasnya.

Surat Thoha ayat 132 juga menjelaskan perintah untuk bersabar. Ibnu Katsir menjelaskan kalimat tersebut pada bagian bersabar dalam menunaikannya (menunaikan salat). Artinya, terdapat korelasi antara perintah salat dan perintah bersabar dalam ayat tersebut.

Hakimuddin menjelaskan bahwa kata sabar yang digunakan dalam surat Thoha ayat 132 yaitu “Wasthabir”. Para mufassir menjelaskan bahwa makna wasthabir adalah perintah kesabaran dengan tingkat paling tinggi.

Menurutnya salat adalah amalan berat, hanya orang-orang yang khusyuk atau kadar keimanannya tinggi dapat merasakan keringanan dalam mengerjakan salat. Kesabaran menjadi penting untuk mengerjakan perintah salat.

Lebih lanjut, Hakimuddin mengatakan terdapat kesabaran yang perlu diperhatikan lebih intens, yaitu sabar dalam mengajak mengajari salat kepada keluarga dan anak-anak, atau dalam konteks pendidikan mengajarkan salat pada peserta didik. Kesabaran menjadi asas penting untuk menumbuhkan kesadaran dalam beribadah.

“Pendidikan yang tidak memiliki asas kesabaran, cenderung doktrinal atau struktural. Maka, kesadaran tidak akan pernah muncul dalam lubuk hatinya,” kata Hakimuddin.

Kemudian, Hakimuddin mengklasifikasikan fase-fase mendidik anak-anak dalam mengenalkan perintah untuk menunaikan shalat. Pertama, Marhalah Al-Azm atau Fase Ketegasan. Mulai usia 10 tahun, diperbolehkan memukul untuk mengerjakan salat. Orientasi daripada pukulan tersebut adalah untuk mendidik. Ia menambahkan aturan-aturan dalam memukul anak untuk mengerjakan salat.

“Memukul untuk mengajarkan shalat kepada anak-anak ada batasan-batasan yang telah diatur oleh agama. Pertama, tidak menimbulkan luka apapun. Kedua, memukul jauh dari area tubuh yang fatal. Ketiga, tidak memukul muka. Keempat, memukul lebih dari 10 kali,” sebutnya.

Kedua, Marhalah Al-Amr atau Fase Memerintah. Pada usia 7 tahun, anak-anak cukup diperintahkan lewat lisan tanpa ada penegasan lebih. Terdapat rentang waktu 3 tahun untuk adaptasi anak-anak terhadap amalan salat.

Hakimuddin memberikan beberapa fase untuk mendukung proses Marhalah Al-Amr. Seperti mengajak ke masjid. Baginya, mengajak anak-anak ke masjid merupakan suatu langkah pendekatan kultural dalam mengajarkan anak-anak untuk mengerjakan salat.

Selain itu, terdapat Marhalatul Ta’lim atau Fase Pengajaran. Pengenalan atau pengajaran tentang kaifiyah shalat atau tata cara salat. Pengetahuan tentang kaifiyah salat menjadi langkah pokok dalam menapaki Marhalah Al-Amr.

Surat Thoha ayat 132 juga memiliki korelasi antara salat dengan Rezeki. Hakimuddin mengutip tafsir Ibnu Katsir yang menerangkan bahwa kesabaran dan keistiqomahan dalam mengerjakan salat dan mengajarkan salat pada keluarga atau anak-anak akan mendatangkan tanpa keterdugaan.

“Ketika kita istiqomah dalam mengerjakan salat, maka Allah SWT akan memberikan rezeki kepada kita setiap saat,” ungkapnya.

Hakimuddin menekankan pentingnya qudwah atau keteladanan bagi seorang pendidik. Seperti halnya Rasulullah ketika memerintahkan shalat, Rasulullah telah mengerjakan shalat jauh sebelumnya.

“Dalam konteks kampus, maka dosen atau pengajar harus memberikan cotoh keteladanan sebelum memerintahkan sesuatu,” tegasnya.

Indospektrum

Recent Posts

Mahasiswa Arsitektur UMS Tantang Diri Rancang Kompleks Peternakan Terpadu Berbasis Agrowisata di Magelang

SOLO - Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik (FT) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) https://www.ums.ac.id/ melaksanakan survei…

3 jam ago

Pemprov Jateng Perkuat Support Pesantren: Tali Asih Hafiz, Insentif Guru Agama, hingga Beasiswa Kuliah

SEMARANG – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah terus memperkuat dukungan terhadap pondok pesantren dan santri melalui…

15 jam ago

Ratusan Mahasiswa UIN Raden Mas Said Surakarta Ukir Rekor MURI Lewat Investasi ETF Emas

SOLO – Kolaborasi strategis antara Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Raden Mas Said…

15 jam ago

Bertabur Doorprize, Jalan Sehat Milad ke-68 UMS Sukses Sedot Antusiasme Ribuan Peserta

SOLO - Ribuan peserta mengikuti jalan sehat dalam rangka Hari jadi ke-68 Universitas Muhammadiyah Surakarta…

15 jam ago

Libatkan Ratusan Relawan, Wagub Taj Yasin Galakkan Konservasi Alam Lewat Penanaman Pohon Produktif

SEMARANG – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengajak generasi muda untuk terlibat aktif…

17 jam ago

UMS Resmikan Shelter Kuliner Sehat 58 Mart, Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Kampus

SOLO - Pengembangan ekosistem kewirausahaan dan aktivitas ekonomi di lingkungan kampus terus dilakukan Universitas Muhammadiyah…

18 jam ago

This website uses cookies.