Kamis, 10 September 2026
Indospektrum
Advertisement
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video
No Result
View All Result
Indospektrum
No Result
View All Result
Home Indeks

Ritual Cukur Rambut Gimbal Jadi Magnet Utama Dieng Culture Festival 2026

Indospektrum by Indospektrum
29 Agustus 2026
in Indeks, News
0
Share on FacebookShare on Twitter
Prosesi ritual cukur rambut gimbal saat acara Dieng Culture Festival 2026. Foto: Ist.

BANJARNEGARA – Kabut tipis perlahan turun di dataran tinggi Dieng. Di antara lanskap pegunungan, candi-candi kuno, dan udara dingin yang menusuk, masyarakat menyambut perhelatan budaya Dieng Culture Festival (DCF) 2026.

Mengusung tema “Spirit of Harmony”, festival yang memasuki penyelenggaraan ke-16 ini berlangsung 28-30 Agustus 2026. Selama tiga hari, kawasan wisata Dieng tidak hanya menjadi tujuan wisata, tetapi juga ruang perjumpaan antara tradisi, seni, masyarakat, dan pelaku ekonomi kreatif.

Beragam kegiatan budaya dan kesenian khas Dieng disiapkan di sejumlah lokasi, di antaranya kawasan Candi Arjuna, Pandawa, Gatotkaca, serta kompleks Candi Dieng.

Ketua Pelaksana DCF 2026, Alif Faozi, mengatakan, festival ini tidak sekadar menjadi agenda pariwisata semata tapi menjadi ruang merawat tradisi, memperkuat kebersamaan, sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Dieng kepada masyarakat luas.

Semangat itu, kata dia, dirangkum dalam tema “Spirit of Harmony”. Harmoni antara budaya, alam, pariwisata, dan kehidupan masyarakat lokal.

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah ritual Ruwatan Cukur Rambut Gimbal. Sebanyak 13 anak berambut gimbal mengikuti prosesi tersebut di kawasan Candi Arjuna.

Bagi masyarakat Dieng, anak gimbal bukan sekadar fenomena yang menarik perhatian wisatawan. Mereka dipercaya memiliki kedudukan khusus dalam tradisi setempat. Karena itu, prosesi pencukuran rambut dilakukan melalui rangkaian adat yang sarat makna dan tidak dapat dipisahkan dari permintaan sang anak.

Di tengah arus modernisasi dan perkembangan pariwisata, ritual tersebut tetap dipertahankan. Setiap tahun, prosesi anak gimbal menjadi magnet yang mampu menarik perhatian wisatawan dari berbagai daerah, bahkan mancanegara.

Tradisi itu pula yang membuat DCF memiliki karakter berbeda. Festival yang tak hanya menawarkan pertunjukan, tetapi juga menghadirkan pengalaman budaya yang tumbuh dari kehidupan masyarakat Dieng.

Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Provinsi Jawa Tengah, Hanung Triyono, mengatakan, DCF dapat menjadi contoh pengembangan pariwisata yang tumbuh dari masyarakat.

“Ini bisa menjadi contoh, karena bertumbuh dari masyarakat. Berawal dari Pokdarwis Pandawa dan kemudian disengkuyung oleh masyarakat Dieng, sehingga menjadi festival yang luar biasa dan terus berkembang,” ujar Hanung.

Diungkapkan, Pemprov Jawa Tengah telah berdiskusi dengan para pelaku pariwisata, ekonomi kreatif, dan kebudayaan, untuk mengembangkan Dieng sebagai salah satu pusat pariwisata di Jawa Tengah.

“Sehingga destinasi wisata di sekitarnya juga bisa diekspos dan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi wisata,” katanya.

Menurut Hanung, kekuatan DCF terletak pada perpaduan antara atraksi budaya, seni, dan tradisi masyarakat. Hal itu menjadi potensi besar untuk ditawarkan kepada wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara.

“Ini penting dan menarik. Ada pertunjukan Jazz Atas Awan, ritual cukur rambut gimbal, kontes domba, kirab, dan berbagai kegiatan budaya lain. Ini bisa kita tawarkan kepada wisatawan mancanegara, sehingga mereka tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga bisa ikut serta dan terlibat langsung dalam ritual budaya tersebut,” ujarnya.

Hanung menilai keterlibatan langsung wisatawan dalam pengalaman budaya menjadi nilai tambah bagi pengembangan pariwisata Dieng. Dengan demikian, wisata tidak hanya menghadirkan tontonan, tetapi juga pengalaman yang memperkuat daya tarik budaya sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat lokal.

Adapun Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, sebelumnya mengatakan, ajang DCF 2026 sebagai festival budaya yang menjadi ikon Jateng, bahkan nasional.

“Festival ini sangat spesial, karena sudah menjadi destinasi nasional dan internasional. Pemprov Jateng sangat mendukung event ini dilaksanakan berkelanjutan,” kata Ahmad Luthfi.

Menurutnya, festival budaya seperti DCF memiliki arti penting dalam menjaga identitas daerah sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Jawa Tengah. Tradisi lokal tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan. Kekayaan budaya harus terus dirawat, dikembangkan, dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Pelestarian tradisi perlu dilakukan dengan tetap melibatkan masyarakat sebagai pemilik kebudayaan,” ungkap Ahmad Luthfi.

Selain prosesi anak gimbal, DCF 2026 juga menghadirkan beragam kegiatan budaya dan hiburan. Rangkaian acara tersebut meliputi Dieng Bersih, Festival Domba Batur, Kongko Budaya bersama Kiai Kanjeng, pertunjukan seni tradisi, festival kopi, hingga panggung hiburan.

Atmosfer khas Dieng juga semakin terasa melalui “Jazz Atas Awan”. Sejumlah penyanyi tampil menghibur penonton, di antaranya Yura Yunita, Kunto Aji, Barasuara, Raim Laode, Pusakata.

Para pelaku UMKM lokal pun diberi ruang besar. Mereka dilibatkan untuk memasarkan produknya. Hampir semua penginapan di Dieng penuh. Perputaran ekonomi masyarakat pun terjadi.

DCF tidak hanya berbicara tentang panggung pertunjukan dan keramaian wisatawan. Di baliknya terdapat upaya untuk menjaga kesinambungan antara kebudayaan dan kesejahteraan masyarakat.

Dieng Culture Festival 2026 pada akhirnya menjadi gambaran tentang bagaimana tradisi dapat hidup berdampingan dengan perkembangan zaman. Candi-candi menjadi saksi, pegunungan menjadi panggung, sementara masyarakat menjadi penjaga utama kebudayaan. Spirit of Harmony pun tercipta di daerah yang dijuluki “Negeri Atas Awan”.

Tags: Cukur Rambut GimbalDCF 2026DiengDieng Culture Festival
Previous Post

Sukses Gelar PMB 2026, UMS Tembus 8 Ribu Mahasiswa Baru

Next Post

Hukum Melukis Makhluk Hidup untuk Komersial dalam Islam, Ini Penjelasan Pakar UMS

Indospektrum

Indospektrum

Related Posts

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

by Indospektrum
9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

by Indospektrum
9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

by Indospektrum
9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

by Indospektrum
9 September 2026
Next Post
Dosen Prodi Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Agama Islam UMS, Dr. Imron Rosyadi, M.Ag. Foto: Ist.

Hukum Melukis Makhluk Hidup untuk Komersial dalam Islam, Ini Penjelasan Pakar UMS

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Currently Playing

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video

Rekomendasi

Wakil Gubernur Taj Yasin membuka peringatan Haornas tingkat Provinsi Jawa Tengah di Stadion Jatidiri, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin: Momentum Haornas untuk Genjot Sport Industry dan Sport Tourism di Jateng

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen saat rapat checking terakhir kesiapan sebagai tuan rumah MTQ Nasional XXXI Tahun 2026 di Gedung Gradhika Bhakti Praja, Semarang, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

MTQ Nasional XXXI di Semarang Diproyeksikan Putarkan Uang Rp1,2 Triliun

9 September 2026
Dosen FAI UMS, Dr. Hakimuddin Salim, Lc., M.A. Foto: Ist.
Gagasan

Dosen UMS: Islam Tegaskan Pentingnya Siapkan Generasi Mandiri secara Finansial

9 September 2026
Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen menerima kunjungan kerja Komisi II DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur Jateng, Rabu, 9 September 2026. Foto: Ist.
Indeks

Wagub Taj Yasin Tegaskan Komitmen Jateng Sukseskan Penerapan Single Identity Number

9 September 2026
Fakultas Psikologi UMS menghadirkan program parenting bagi keluarga peserta didik. Foto: Ist.
Indeks

Fakultas Psikologi UMS Perkuat Pendampingan Keluarga Anak Berkebutuhan Khusus lewat Family Futures Planning

9 September 2026
Bangkai ikan sapu-sapu di Bendung Karet Sungai Juana, Kabupaten Pati. Foto: Ist.
Indeks

Atasi Bau Bangkai Ikan di Bendung Karet Pati, Bangkai Akan Dikubur dan Aliran Air Dikaji

9 September 2026
Facebook Instagram Twitter Youtube
Indospektrum

Indospektrum adalah portal berita yang mengonfirmasi data dan fakta dengan sumber informasi.

Kategori

  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Gagasan
  • Galeri
  • Gaya Hidup
  • Indeks
  • News
  • Olahraga
  • Pendidikan
  • Uncategorized
  • Video
  • Tentang Kami
  •  
  • Tim Redaksi
  •  
  • Kontak Kami

© 2026 - Indospektrum

No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Bisnis
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Gagasan
  • Indeks
  • Galeri
    • Foto
    • Video

© 2026 - Indospektrum